Minggu, 21 Oktober 2018
Indonesia | English

Bantuan Bagi Korban Gempa Palu (2)

04 Oktober 2018

Proses pemberian bantuan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kepada para korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala terus dilakukan sejak keberangkatan relawan kloter pertama (1 Oktober 2018) yang memberikan bantuan di Makassar, Sulawesi Selatan maupun relawan kloter kedua (2 Oktober 2018) di Palu, Sulawesi Tengah.

Fotografer : Metta Wulandari
Relawan Tzu Chi melakukan pendataan pasien korban luka berat yang dirawat di RS Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar yang akan diberikan bantuan berupa uang pemerhati (dukacita) akibat gempa dan tsunami di Palu. 
Fotografer : Dok. Relawan Tzu Chi
Relawan Tzu Chi Makassar dan Jakarta membagi tugas memasuki ruang rawat inap untuk membagikan uang pemerhati (dukacita) kepada korban yang mengalami luka berat di RS Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan. 
Fotografer : Dok. Relawan Tzu Chi
Di Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo, ada 37 pasien luka berat yang menerima bantuan uang pemerhati (dukacita) dari Tzu Chi. 
Fotografer : Arimami SA
Tim Medis Tzu Chi mengecek kembali barang berupa obat-obatan yang akan dibawa dari Makassar menuju lokasi gempa di Palu, Sulawesi Tengah dengan menggunakan pesawat Hercules. 
Fotografer : Metta Wulandari
Relawan Tzu Chi Jakarta, Ricky Budiman telah tiba di Makassar setelah mengunjungi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bersama-sama relawan Tzu Chi Makassar membungkus barang-barang bantuan untuk para korban gempa dan tsunami di Palu. 
Fotografer : Arimami SA
Relawan Tzu Chi Jakarta bersama Tim Medis Tzu Chi tiba di Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu dengan menggunakan pesawat Hercules, Rabu, 3 Oktober 2018. 
Fotografer : Arimami SA
Sesampainya di Palu, relawan dan Tim Medis Tzu Chi mengunjungi para korban gempa dan tsunami yang mengungsi di bandara
Fotografer : Arimami SA
Relawan Tzu Chi juga mengunjungi posko Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk melakukan koordinasi penyaluran bantuan. 
Fotografer : Anand Yahya
Sementara itu, relawan Tzu Chi kloter ketiga telah tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar yang nantinya akan melanjutkan penerbangan menuju Palu, Sulawesi Tengah dengan menggunakan pesawat Hercules. 
Fotografer : Arimami SA
Relawan dan Tim Medis Tzu Chi membagikan roti kepada para korban dan keluarga yang akan dievakuasi menuju Makassar, Sulawesi Selatan dengan pesawat Hercules. 
Fotografer : Arimami SA
Para korban gempa yang dirawat dan keluarganya merasa senang menerima roti yang diberikan relawan Tzu Chi. 
Fotografer : Arimami SA
Relawan Tzu Chi dan tim medis juga memberikan bantuan berupa uang pemerhati (dukacita) bagi para korban luka berat yang sedang menjalani perawatan di RS Wirabuana, Palu. 
Fotografer : Arimami SA
Salah satu Tim Medis Tzu Chi, dr. Subekti memberikan uang pemerhati (dukacita) kepada 36 orang korban gempa dan tsunami yang dirawat di RS Wirabuana, Palu, Sulawesi Tengah. 
Fotografer : Arimami SA
Nenek Yuli (75) sangat terharu menerima uang pemerhati (dukacita) dari relawan Tzu Chi. Kondisi lukan Nenek Yuli cukup parah. Tangannya mengalami patah dan mukanya lebam akibat benturan saat terjadi gempa dan tsunami. Hong Tjhin, relawan Tzu Chi pun ikut terharu, dan kemudian memeluknya. 
Fotografer : Anand Yahya
Kamis, 4 Oktober 2018, relawan di Kantor Tzu Chi Makassar masih terus menyusun barang bantuan untuk korban bencana di Palu, di antaranya 200 dus biskuit, 5.000 buah sarung, 7.000 buah roti, 21 pak baju layak pakai, air mineral, mi instan, peralatan mandi, sandal, dan kebutuhan lainnya. 
Artikel dibaca sebanyak : 935 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha