Rabu, 19 September 2018
Indonesia | English

HUT 25 Tahun Tzu Chi Indonesia: Perjalanan Penuh Rasa Syukur

10 September 2018

Rasa syukur, bahagia, dan penuh sukacita sangat terasa dalam perayaan HUT Tzu Chi Indonesia ke-25 yang dilaksanakan pada 8 dan 9 September 2018 di Aula Jing Si Lt. 4, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Selain relawan dari Indonesia, momen bersejarah ini juga dihadiri oleh 81 relawan Tzu Chi dari berbagai negara, seperti Taiwan, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Fotografer : Yusniaty (He Qi Utara 1)
Perayaan HUT ke-25 Tahun Tzu Chi Indonesia dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, 8-9 September 2018 di Aula Jing Si Lt. 4, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Chia Wen Yu, relawan Komite Tzu Chi yang bertindak sebagai pembawa acara menyapa para peserta, relawan, dan tamu undangan sebelum acara dimulai.
Fotografer : Binawan ( He Qi Barat 2)
Liu Su Mei, Sugianto Kusuma, dan Franky O. Widjaja (Ketua dan Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia) menyampaikan pesan dan rasa terima kasih mereka kepada para relawan, donatur, dan masyarakat yang telah mendukung Tzu Chi di Indonesia.
Fotografer : Merry Hasan (He Qi Barat 2)
Ketiga pimpinan Tzu Chi Indonesia ini mengungkapkan kebahagiaan mereka atas keberadaan 25 Tahun Tzu Chi di Indonesia.
Fotografer : Anand Yahya
Twilite Orchestra yang dipimpin oleh Addie MS turut memeriahkan acara dengan membawakan 18 lagu, terdiri dari lagu-lagu kebangsaan dan nasional Indonesia, internasional, dan lagu-lagu Tzu Chi.
Fotografer : James Yip (He Qi Barat 2)
Para relawan Tzu Chi menampilkan lagu isyarat tangan Wu Li Yang Yi Jing (Sutra Makna Tanpa Batas) yang menjadi inti dari semangat Tzu Chi.
Fotografer : Merry Hasan (He Qi Barat 2)
Sastrani Dewantara yang dikenal sebagai penyanyi bersuara Spinto Soprano dengan diiringi Twilite Orchestra mampu menghipnotis para penonton.
Fotografer : Anand Yahya
Wu Liang Yi Jing merupakan salah satu dari Trilogi Sutra Bunga Teratai. Adapun Trilogi Sutra Bunga Teratai ini terdiri dari Sutra Makna Tanpa Batas, Sutra Bunga Teratai, dan Sutra Perenungan Praktik Samantabhadra. Sutra Makna Tanpa Batas sendiri terdiri dari tiga bab yaitu Bab Sifat Luhur, Bab Pembabaran Dharma, dan Bab Sepuluh Pahala.
Fotografer : Hendrik (He Qi Barat 1)
Relawan membawakan isyarat tangan (shou yu) Bodhisatwa Berlengan Seribu, yang bermakna sifat luhur Buddha yang membantu dan menolong semua makhluk yang menderita.
Fotografer : Merry Hasan (He Qi Barat 2)
Dr. Lin Chin Lon, Ketua Misi Kesehatan Tzu Chi Taiwan membacakan surat dari Master Cheng Yen untuk seluruh insan Tzu Chi Indonesia. Master Cheng Yen menyampaikan rasa terima kasih dan mendoakan insan Tzu Chi Indonesia untuk senantiasa berbahagia, selamat, harmonis, dan terus bersuka cita dalam Dharma.
Fotografer : Agus Darmawan (He Qi Barat 2)
Di hari pertama (Sabtu, 8 September 2018) kegiatan ini dihadiri oleh 2.296 orang yang terdiri dari para relawan dan staf dari badan misi Tzu Chi, sedangkan di hari kedua (Minggu, 9 September) dihadiri oleh para relawan, donatur, dan tamu undangan lainnya.
Fotografer : Merry Hasan (He Qi Barat 2)
Sugianto Kusuma, Eka Tjandranegara, dan Franky O. Widjaja menyanyikan lagu Jawaban (Da An) sebagai bentuk rasa hormat mereka terhadap Sang Guru, Master Cheng Yen.
Fotografer : Anand Yahya
Keharmonisan yang tergambar dalam video dokumenter berjudul Harmony terwujud dalam penampilan isyarat tangan Satu Keluarga yang dibawakan oleh para relawan Tzu Chi, santriwati dari Ponpes Nurul Iman, dan relawan Tzu Chi dari Pademangan (lokasi Program Bebenah Kampung Tzu Chi).  
Fotografer : Yusniaty (He Qi Utara 1)
Lambang Hati yang ditampilkan ini merupakan salah satu bagian dari isyarat tangan Satu Keluarga, yang memiliki makna saling menyayangi antar sesama tanpa memandang suku, agama, ras, maupun golongan.
Fotografer : Merry Hasan (He Qi Barat 2)
Dylan Yang (tengah, memakai jas hitam), eksekutif produser sekaligus sutradara film dokumenter The Answer to Meaningful Life (Kehidupan yang Bermakna) yang disajikan dalam 4 tema: Hope, Harmony, Our Master, The Answer).
Fotografer : Yusniaty (He Qi Utara 1)
Relawan Tzu Chi menyambut setiap tamu yang datang dengan penuh kehangatan.
Fotografer : Yusniaty (He Qi Utara 1)
Pameran foto Budaya Humanis Tzu Chi juga diadakan di Aula Jing Si Lt. 2 untuk memberikan kesempatan kepada para relawan, donatur, dan masyarakat mengetahui sejarah perjalanan Tzu Chi Indonesia.
Fotografer : Yusniaty (He Qi Utara 1)
Relawan Tzu Chi menjelaskan kepada para pengunjung tentang momen dan makna dalam foto yang ada di dalam pameran tersebut.
Fotografer : Basno (He Qi Barat 2)
Acara berdurasi 3 jam lebih ini dikemas dengan sangat baik dan indah sehingga membuat para peserta dapat menikmati setiap momen yang ditampilkan. Banyak sisi-sisi lain (perkembangan Tzu Chi dan relawan Tzu Chi Indonesia )yang bisa diketahui dari berbagai tayangan video dokumenter ini.
Artikel dibaca sebanyak : 1657 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha