Senin, 26 Agustus 2019
Indonesia | English

KOMPOSCING (Kompos Cacing)

22 Mei 2009

Fotografer : Kurniawan
Beberapa bulan terakhir, relawan Yayasan Buddha Tzu Chi khususnya dari komunitas Sunter, mengerjakan proyek yang luar biasa, yaitu pembuatan kompos dengan sampah organik, dibantu fermentasi oleh cacin
Fotografer : Kurniawan
Di Depo komposcing Yayasan Buddha Tzu Chi di Pademangan Barat terdapat banyak rak untuk menyimpan sampah organik yang terlebih dahulu dihancurkan oleh mesin penghancur (tengah yang warna merah) dan di
Fotografer : Kurniawan
Sebelum masuk ke dalam rak kayu, sampah organik yang telah dihancurkan harus diendapkan dulu 1 hari, untuk memisahkan air dari sampah, kemudian 5 hari lagi setelah dimasukkan ke dalam karung plastik
Fotografer : Kurniawan
Setelah 5 hari, sampah organik dipindahkan ke dalam rak kayu yang tersusun rapi, untuk menjalani proses fermentasi oleh cacing Lumbricus Rubellus. Proses fermentasi di dalam rak berlangsung 3 sampai 4
Fotografer : Kurniawan
Sampah organik yang telah dihancurkan
Fotografer : Kurniawan
Cacing Lumbricus Rubellus sedang bekerja.
Fotografer : Kurniawan
Kompos masih kasar, dalam proses fermentasi.
Fotografer : Kurniawan
Kompos sudah halus, siap dikemas.
Fotografer : Kurniawan
Pak Wagirun (kiri) berharap model komposcing dapat diterapkan di banyak kelurahan di Jakarta. Ia sangat berterima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan relawan yang telah membantu mewujudkan komposc
Fotografer : Kurniawan
Proses pemilahan sampah oleh petugas depo sampah Pademangan Barat.
Artikel dibaca sebanyak : 1342 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha