Sabtu, 21 September 2019
Indonesia | English

Pemberkahan Awal Tahun 2017 (sesi umum 1): Budi Luhur dan Cinta Kasih Orang Tua

13 Februari 2017

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia mengadakan Pemberkahan Awal Tahun 2017 pada 11 Februari 2017 untuk sesi internal, dan 12 Februari 2017 untuk sesi umum yang dibagi menjadi 2 sesi. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Jing Si Lt. 4, PIK, Jakarta Utara ini dihadiri oleh 5.520 orang peserta (tiga sesi acara) yang terdiri dari staf di badan Misi Tzu Chi, relawan, donatur, dan masyarakat umum. Dalam kegiatan ini, para peserta yang hadir diajak untuk menyaksikan drama Budi Luhur Orang Tua Seluas Samudra serta dibagikan Angpau Berkah dari Master Cheng Yen.

Fotografer : Arimami Suryo A
PENYAMBUTAN. Para relawan Tzu Chi menyambut para tamu yang akan mengikuti Pemberkahan Awal Tahun 2017 sesi umum 1. 
Fotografer : dr. Ong Tjandra (He Qi Barat)
CELENGAN BAMBU. Para tamu yang mengikuti Pemberkahan Awal Tahun 2017 juga diajak untuk berdonasi melalui celengan bambu Tzu Chi. 
Fotografer : Basno (He Qi Barat)
KEINDAHAN FORMASI. Para wanita pemukul tambur yang terdiri dari staf Sekolah Tzu Chi Indonesia, Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi, dan TIMA melakukan formasi.
Fotografer : Markus (He Qi Barat)
TANDA AWAL. Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Sugianto Kusuma membunyikan lonceng sebagai tanda dimulainya Pemberkahan Awal Tahun 2017. 
Fotografer : Joe Suati (He Qi Utara 2)
BERBAKTI.  Siswa dan siswi Sekolah Tzu Chi Indonesia membawakan tarian Anak Kambing Berlutut dalam acara Pemberkahan Awal Tahun 2017. 
Fotografer : Arimami Suryo A
PESERTA UMUM. Aula Jing Si lantai 4 dipenuhi oleh 1600 orang peserta Pemberkahan Awal Tahun 2017 dalam sesi umum 1. 
Fotografer : Stefanus (He Qi Timur)
KONSEPTOR. Nelly Kosasih, Relawan Komite Tzu Chi yang menjadi sutradara dan penulis skenario drama Budi Luhur Orang Tua Seluas Samudra memperhatikan jalannya pementasan dari belakang panggung. 
Fotografer : Arimami Suryo A
RUANG KELUARGA. Kebahagiaan keluarga, khususnya kakek dan nenek yang menyambut kehadiran cucu tercinta dalam adegan drama Budi Luhur Orang Tua Seluas Samudra bagian 2: Kelahiran Bayi. 
Fotografer : Arimami Suryo A
SIKLUS. Adegan drama yang menceritakan tentang Masa Kehamilan seorang ibu dari awal hingga menjelang melahirkan. 
Fotografer : Arimami Suryo A
PELAN-PELAN. Perhatian orang tua dan kisah keseharian merawat dan menjaga bayi terutama saat menjelang tidur tergambar dalam adegan bagian 4: Melihat Album Keluarga. 
Fotografer : Arimami Suryo A
PENYESALAN. Adegan terakhir drama Budi Luhur Orang Tua Seluas samudra tentang kesedihan seorang anak yang terlambat berbakti kepada orang tua, hanya penyesalan yang ada ketika orang tua telah tiada. 
Fotografer : Arimami Suryo A
MENANGIS. Keharuan Vera Hidayat saat menyaksikan drama Budi Luhur Orang Tua Seluas Samudra dalam Pemberkahan Awal Tahun 2017 bersama ibunda Denna Haryanto.
Fotografer : Arimami Suryo A
BERBARIS. Relawan berjalan teratur membawa lilin teratai yang akan digunakan untuk berdoa oleh para peserta Pemberkahan Awal Tahun 2017.
Fotografer : dr. Ong Tjandra (He Qi Barat)
BERSYUKUR. Ketua dan Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bersama seluruh pemain drama Budi Luhur Orang Tua Seluas Samudra mengucapkan Gan En (terima kasih dan bersyukur) kepada seluruh peserta Pemberkahan Awal Tahun 2017.
Artikel dibaca sebanyak : 1158 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha