Selasa, 13 April 2021
Indonesia | English

100 Paket Beras untuk Warga Kampung Beting Remaja

23 Maret 2021 Jurnalis : Anand Yahya
Fotografer : Anand Yahya


Nenek Tama, salah satu penerima bantuan 10 kg beras dan 20 lembar masker medis sangat senang menerima bantuan beras.

Pembagian 1 juta paket beras dan masker untuk wilayah Jadetabek terus berlanjut. Kali ini, relawan Tzu Chi komunitas He Qi Utara 1  berkesempatanmembagikan kupon 100 paket beras untuk warga Kampung Beting Remaja khususnya Rw. 19, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara pada Selasa, 23 Maret 2021.

Koordinator pembagian kupon beras Tjiu Bun Fu dalam sambutannya mengatakan bantuan beras ini terkumpul dari donatur yang tergabung dalam Pengusaha Peduli NKRI untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Hari ini kita segera membagikan kupon bantuan 100 paket beras. Mereka sudah di survei oleh ketua Rt masing-masing dan rata-rata dari mereka adalah pekerja harian, ada yang pemulung, juru parkir, dagang warung. Semoga bantuan ini sedikit bisa meringankan penderitaan warga yang terdampak pandemi Covid-19,” ungkap Tjiu Bun Fu.


Nenek Tama menerima langsung bantuan diambil di Balai Warga Rw.19 Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.


Relawan Tzu Chi Bersama Babinsa dari Kodim 0502/JU satu persatu menghampiri warga untuk membagikan kupon beras yang akan ditukarkan dengan 10 kg beras dan 20 lembar masker medis.

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Utara 1 dibagi dalam lima kelompok untuk membagikan 100 kupon beras untuk warga Kampung Beting Remaja khususnya di Rt.004, 005, 006, 007, dan 008 di Rw. 19. Kupon beras ini juga langsung dapat ditukarkan dengan 10 kg beras dan 20 lembar masker medis di Balai Warga Rw.19. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan warga di masa pandemi Covid-19.

Salah satu penerima bantuan adalah Nenek Tama (62). Ia sangat bersyukur menerima bantuan beras dari Tzu Chi karena sang suami Syamsul (67) yang bekerja sebagai juru parkir dan kuli panggul di Semper, Jakarta Utara berpenghasilan tidak menentu. ““Kadang bapak bawa duit Rp.50.000, kadang Rp.30.000, sedapatnya aja,” ceritanya.


Relawan Tzu Chi blusukan melewati lorong-lorong pemukiman padat di Kampung Beting Remaja, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.


Handayani, Lurah Tugu Utara didampingi relawan Tzu Chi, Polsek Koja, dan Kodim 0502/JU memberikan langsung secara simbolis kepada warga yang sudah menerima kupon paket beras.

Setelah menerima kupon, Nenek Tama segera menukarkannya dengan 10 kg beras dan 20 lembar masker medis dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. “Ini Alhamdulillah, terima kasih nak, kebetulan beras saya tinggal sedikit,” ucap Nenek Tama bersukacita.

Di usia senjanya Nenek Tama bekerja membantu sang suami dengan mengumpulkan kardus dan botol bekas. Hasil mengepulnya ini ia jual dan mendapat Rp.15.000 hingga Rp. 20.000. Kedua lansia ini tinggal di rumah yang mereka sewa Rp. 70.000 per bulan. Mereka berkeluarga tanpa memiliki keturunan. Kedua kaki Nenek Tama juga sudah mulai melemah meski sekadar membopong tubuh ringkihnya. Kini, Nenek Tama hanya bisa memulung kardus dan botol plastik semampunya saja.


Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Utara 1 berkoordinasi dalam pembagian kupon beras. Relawan membagi dalam lima tim untuk membagikan kupon beras dengan didampingi ketua Rt masing-masing.

Ricardo Hutahaean (45) Ketua Rw. 19 yang mendampingi relawan dalam pembagian kupon mengungkapkan bahwa warga yang tinggal di Rw. 19 status sosialnya sangat rendah sekali, mereka rata-rata buruh harian, pekerja kasar, kuli bangunan. Ricardo juga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan para donatur atas bantuan yang diberikan dimasa-masa sulit warga Kelurahan Tugu Utara ini.

“Kami sangat bersyukur sekali bantuan datang dari Yayasan Buddha Tzu Chi yang memberi bantuan tepat sasaran untuk warga saya,” ungkap Ricardo.

Dalam acara pembagian kupon beras ini juga di hadiri oleh pihak Polsek Koja, Kodim 0502/JU yang diwakili oleh Peltu TNI Tarmedi, Lurah Tugu Utara, Handayani, serta para relawan Tzu Chi komunitas He Qi Utara 1.

Editor: Arimami Suryo A.

Artikel dibaca sebanyak : 1886 kali


Berita Terkait


Kisah Warga Tanjung Pasir Hadapi Pandemi

05 April 2021

Tiga Ribu Paket Bantuan Sosial Peduli Covid-19 Mengalir hingga ke Serang, Banten

05 April 2021

Menebar Cinta Kasih di Masa Pandemi

31 Maret 2021

Ketulusan Relawan Membawa Cerita Bahagia Bagi Penerima Beras

31 Maret 2021

400 Paket Paket Beras dan Masker untuk Tambora

30 Maret 2021


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Setiap manusia pada dasarnya berhati Bodhisatwa, juga memiliki semangat dan kekuatan yang sama dengan Bodhisatwa.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat