Selasa, 26 September 2017
Indonesia | English

111: Berikrar dengan Sebersit Niat Tulus

12 September 2017 Jurnalis : Nopianto (Tzu Chi Batam)
Fotografer : Nopianto, Nurdiana (Tzu Chi Batam)

doc tzu chi

Selama dua minggu insan Tzu Chi Batam menjalin jodoh baik dengan warga setempat dengan menyediakan 11.474 porsi masakan vegetarian.

Menyebarluaskan pola hidup vegetarian terasa semakin penting dari tahun ke tahun. Bukan hanya tentang menjalin jodoh baik dengan semua makhluk hidup, namun juga wujud kepedulian terhadap bumi, planet yang merupakan habitat kita saat ini. Mengapa? karena untuk beternak hewan diperlukan lahan yang luas dan makanan dalam jumlah banyak. Agar bisa menghidupi hewan ternak ini, sebagian dari lahan dunia digunakan untuk menanam pangan kering. Akibatnya, setiap 1 dari 8 orang di dunia ini mengalami kelaparan.

Maka dari itu, muncul sebuah gagasan untuk menjadikan setiap tanggal 11 Januari sebagai hari vegetarian sedunia. Gerakan ini disebut dengan World Ethical Eating Day. Jika ada sebanyak sejuta orang mendaftarkan diri di website resmi Ethical Eating Day (earth111.org/pledge_en/ sebelum tanggal 11 Januari, maka PBB akan menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Vegetarian Dunia. Demi mewujudkan cita-cita tersebut, insan Tzu Chi dari berbagai belahan dunia terus menyosialisasikan Ethical Eating Day kepada warga setempat.

Setiap pagi, pukul 05:00 WIB, relawan konsumsi Tzu Chi Batam sudah hadir di Aula Jing Si Batam untuk memasak makanan vegetarian.

Di Batam, insan Tzu Chi memanfaatkan jodoh baik di bulan tujuh penuh berkah untuk mendukung Gerakan 111. Mereka menyediakan makanan  vegetarian gratis selama dua minggu (22/08–5/09) di Lokasi Pembangunan Aula Jing Si. Menyosialisasikan Makna Bulan Tujuh Penuh Berkah sekaligus mengajak warga bersama-sama membangkitkan niat baik dengan bervegetaris.

Setiap hari, warga berturut-turut hadir di Aula Jing Si Batam mulai pukul 11:00 WIB. Setelah mengisi absen, mereka dibagikan kartu bervegetaris, bersama-sama berikrar dengan sebersit niat tulus. Lauk yang disediakan juga bervariasi dan mulai tidak menggunakan telur.

 Agar kegiatan ini berjalan dengan lancar, banyak sekali relawan yang hadir hampir setiap hari dan melaksanakan tugas mereka dengan baik. Salah seorangnya ialah Amia, yang bertugas memasak nasi. Tanpa keluh kesah, ia hadir di Aula Jing Si setiap pagi dan memasak nasi sebanyak 2-3 goni beras. Ia merasa bersukacita karena telah melayani kerumunan orang.

Tanpa keluh kesah, Amia hadir di Aula Jing Si dan memasak nasi putih sebanyak 2-3 goni beras setiap harinya.

“Saya merasa sangat bahagia karena bisa memasak untuk banyak orang. Kalau tidak ada kegiatan Tzu Chi ini, saya sepertinya tidak ada kesempatan untuk menjalin jodoh baik sekaligus sama 1000-an orang setiap harinya,” ungkapnya.

Selain Amia, Johnny Lie juga merupakan relawan yang mengajak para tamu untuk mendaftarkan nama mereka ke dalam website resmi Ethical Eating Day. Meskipun memiliki kesibukan pribadi, namun ia setiap hari tetap meluangkan waktu 4–5 jam untuk bersumbangsih.

“Bisa bersumbangsih sebenarnya merupakan sebuah hokki (berkah), jadi janganlah kita sia-siakan kesempatan untuk bersumbangsih,” ujar Johnny Lie.

Warga setempat menikmati masakan vegetarian yang dimasak oleh relawan Tzu Chi.


Elina merupakan salah satu dari ribuan orang yang mendaftarkan namanya di website resmi Ethical Eating Day. Menurutnya, kegiatan ini efektif dalam mensosialisasikan budaya bervegetarian.

Masyarakat setempat pun menunjukkan dukungan mereka dalam Gerakan 111. Rata-rata ada seratus orang yang mendaftarkan nama setiap harinya. Elina merupakan salah satu dari ribuan orang yang mendaftarkan namanya di website resmi Ethical Eating Day. Menurutnya, kegiatan ini efektif dalam menyosialisasikan budaya bervegetarian.

“Kegiatan seperti ini bagus, karena ketika ada 1 hari yang bisa dijadikan sebagai hari vegetarian sedunia, kita bisa lebih gampang mengajak orang-orang sekitar bervegetaris tanpa memusingkan apakah bervegetaris berarti saya harus berkeyakinan yang sama dengan kamu,” ungkapnya.

Selama dua minggu, insan Tzu Chi Batam telah menjalin jodoh baik dengan warga setempat dengan 11.474 porsi masakan vegetarian. Dengan jalinan yang baik ini, relawan berharap warga yang ikut bervegetaris akan semakin banyak.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 295 kali


Berita Terkait


Bulan Tujuh Penuh Berkah di Batam

22 Agustus 2016


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Security Code
Kerisauan dalam kehidupan manusia disebabkan dan bersumber pada tiga racun dunia, yaitu: keserakahan, kebencian, dan kegelapan batin.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat