Rabu, 19 September 2018
Indonesia | English

Bedah Jantung Reza Rezaie, Sang Pencari Suaka

24 Mei 2018 Jurnalis : Moses Silitonga (Tzu Chi Sinar Mas)
Fotografer : Dok. Tzu Chi Sinar Mas


Relawan Tzu hi bersama teman-teman Reza pun hadir untuk memberikan dukungan semangat sebelum menjalankan operasi kelainan jantung yang akan digelar pada tanggal 20 Mei 2018 di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta.

Reza Rezaie adalah salah seorang pencari suaka asal Afganistan yang memperjuangkan hidupnya di Indonesia. Selama berada Indonesia, Reza berjodoh dengan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas sejak tahun 2016.

Memiliki latar belakang sebagai korban perang dan masa lalu yang kelam tak membuat Reza menjadi pribadi yang antipati. Dengan kondisi yang saat ini jauh lebih baik, justru menggerakkan hatinya untuk turut aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh Tzu Chi. Bahkan, Reza telah menjalani hari-harinya sebagai seorang vegetarian sejak Agustus 2017.

Menjalani Pengobatan


Reza melakukan pemeriksaan sebelum menjalankan operasi yang diidampingi oleh relawan Tzu Chi Sinar Mas, Riani Purnamasari. Dokter Budi Rahmat pun menyatakan persiapan sudah final dan siap dilakukan operasi.

Reza merupakan anak kembar yang hidup jauh dari keluarganya akibat konflik yang berkepanjangan di negara asalnya. Saudari kembarnya hidup bersama Ibu dan saudara lainnya di Afganistan, sementara ayahnya telah meninggal. Terlahir sebagai anak kembar, kondisi fisik Reza dan saudari kembarnya memang sudah terlihat lemah sedari kecil.

Seiring dengan perkembangan usianya, dokter telah mendiagnosa bahwa terdapat kelainan pada jantung Reza. Kelainan ini disebut dengan istilah Congenital Heart Disease, dimana terdapat kelainan pada struktur jantung yang jika tidak ditangani dengan tepat akan semakin mempengaruhi fisik dan hidup si penderita di kemudian hari.


Mengukur berat badan menjadi salah satu proses pemeriksaan sebelum operasi.

Tzu Chi Sinar Mas yang mengetahui hal ini pun membantu pengobatan Reza. Proses pemeriksaan dan pengobatannya telah dimulai sejak pertengahan tahun 2017. Hingga akhirnya operasi bedah dijadwalkan pada 20 Mei 2018 di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta Barat.

Pada awalnya, Reza sempat mengalami ketakutan terhadap operasi yang akan Ia jalani. Namun, dukungan semangat dari para relawan beserta sahabat-sahabatnya membuat dirinya membulatkan tekad untuk berjuang mengahadapinya.

“Kita berdoa saja supaya operasi nantinya berjalan lancar, kamu berserah saja sama Tuhan pasti diberikan kesembuhan. Kamu juga harus semangat ya,” kata Antoni menenangkan Reza.


Relawan Tzu Chi Sinar Mas, Anthoni (kiri) memberikan dukungan semangat kepada Reza agar tenang menjalani operasinya.

Reza pun masuk ke rumah sakit sejak pagi tanggal 19 Mei 2018 yang ditemani relawan Tzu Chi Sinar Mas dan sahabat-sahabatnya sesama pencari suaka. Dokter Budi Rahmat, dokter bedah yang akan menangani operasi Reza mengatakan semua persiapan telah final dan operasi diperkirakan akan dilangsungkan pada esok hari.

“Besok estimasi jam 10.00 operasinya ya, 99% sudah siap dan 1% di tangan Tuhan,” ujar Dokter Budi Rahmat.

Riani Purnamasari, relawan Komite Tzu Chi juga turut mendampingi Reza pada saat persiapan operasi di rumah sakit. “Dokter bilang operasinya bakal lancar, jadi buat Reza tidak usah takut pasti bisa. Semoga juga ke depannya Reza masih menjalin jodoh baik dengan Tzu Chi,” ujarnya.


Reza (kiri) yang berjodoh dengan Tzu Chi Sinar Mas sejak 2016 ini aktif mengikuti kegiatan sosial yang digelar Tzu Chi.

Operasi yang berlangsung selama tiga jam itu pun berjalan dengan lancar. Keesokan harinya (21/5/2018) alat ventilator dan selang jantung yang terpasang pada tubuh Reza dilepas. Setelah dipindahkan dari ruang ICU ke ruang perawatan, Reza sudah mampu berbicara dan bercanda. Ia pun mengucapkan syukur atas berkah yang dimilikinya.

Gan En Master atas jalinan jodoh ini, saya bisa dioperasi atas kelainan yang telah saya alami sejak kecil. Semoga saya bisa segera pulih kembali dan bisa bergabung kembali dengan relawan lainnya ikut kegiatan Tzu Chi,” ungkap Reza.

Indonesia memang hanya menjadi negara transit bagi Reza, namun kiranya jalinan jodoh baik ini dapat memberikan kekuatan dan optimisme bagi Reza bahwa cinta kasih itu memanglah nyata.

Editor: Yuliati

Relawan Tzu Chi Sinar Mas, Anthoni (kiri) memberikan dukungan semangat kepada Reza agar tenang menjalani operasinya.

Artikel dibaca sebanyak : 657 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Keindahan sifat manusia terletak pada ketulusan hatinya; kemuliaan sifat manusia terletak pada kejujurannya.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat