Senin, 16 Desember 2019
Indonesia | English

Bersama-sama Melakukan Daur Ulang

03 Juli 2019 Jurnalis : Supardi (Tzu Chi Batam)
Fotografer : Supardi (Tzu Chi Batam)


Relawan Tzu Chi Batam, Dukman menjelaskan kepada warga Perumahan Marina Park tentang barang-barang apa saja yang bisa didaur ulang.

Sabtu malam, 29 Juni 2019, relawan Komunitas Hu Ai 2 Batam mengadakan kegiatan ramah-tamah  pelestarian lingkungan di Lapangan Perumahan Baloi Garden 2, Marina Park, Kota Batam. Kegiatan ini dihadiri oleh 34 orang warga dan 49 relawan Tzu Chi.

Sebelum kegiatan, tiga hari sebelumnya relawan Tzu Chi terlebih dahulu melakukan Ai Sha (sosialisasi ke rumah-rumah warga). Sebanyak 23 orang relawan mendatangi rumah-rumah warga untuk membagikan Buletin Tzu Chi dan mensosialisasikan lokasi dan waktu diadakannya kegiatan Ramah-Tamah Pelestarian Lingkungan.

Kegiatan ramah-tamah dimulai pada pukul 19.45 WIB oleh Fang Fang selaku pembawa acara hari. Di awal acara, Fang Fang secara singkat memperkenalkan Tzu Chi kepada warga yang hadir. Pada kesempatan ini, selain mengundang warga untuk ikut serta pada kegiatan pelestarian lingkungan perdana yang akan diadakan pada Minggu, 20 Juni 2019, Fang Fang juga mengajak para hadirin untuk mengikuti dua event besar yang akan diadakan Tzu Chi Batam, yakni Bazar Cinta Kasih dan Pementasan Sutra Bakti Seorang Anak.


Seusai menjelakan tentang Tzu Chi, Fang Fang juga mengundang warga untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan Tzu Chi.


Nelly, Wakil Ketua He Qi Batam mengharapkan titik pemilahan ini bisa membawakan perubahan positif bagi warga Marina Park.

“Kita ingin mengajak bapak-bapak dan ibu-ibu untuk bersama-sama bisa melakukan sesuatu yang kecil. Dari rumah, kita sudah bisa lakukan daur ulang. Semoga lingkungan di sini lebih bersih dan keakraban antar warga lebih terjalin,” kata Nelly Yeo.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan isyarat tangan Ren Ren Zuo Huan Bao (Mari Bersama-sama Melakukan Daur Ulang). Selanjutnya, materi utama dalam kegiatan hari ini tentang prinsip pelestarian lingkungan, qing jing zai yuan tou (Bersih dari sumbernya) yang dibawakan oleh Dukman, relawan Komite Tzu Chi Batam.

Usai mengikuti kegiatan, banyak warga yang semakin sadar akan tanggung jawab mereka sebagai sebagai penduduk bumi. Salah satunya adalah Hartono yang hadir bersama seorang anaknya. “Ikut bertanggung jawab dengan bumi ini. Kita sebagai makhluk bumi harus saling menjaga agar kelestarian bumi ini bisa terjaga untuk anak cucu kita,” kata Hartono, “Ada sosialisasi ini kita jadi mudah mengerti cara-cara daur ulang.”

 

Hartono, salah satu warga yang hadir menjelaskan makna dari celengan bambu kepada anaknya.


Sebagai penutup relawan dan peserta bersama-sama memperagakan isyarat tangan Satu Keluarga.

Sama seperti Hartono, banyak warga yang semakin paham akan penting dan mudahnya melestarikan lingkungan. Melihat penerimaan serta restu dari warga dan RT/RW setempat, Iwan, koordinator titik pemilahan baru di Marina Park merasa lega sekaligus bahagia karena langkah pertama ini sudah berhasil dijalankan. “Perasaannya lebih bahagia karena bisa bersumbangsih untuk warga dan juga bumi ini,” jawab Iwan.

Setelah bersama-sama memperagakan isyarat tangan Satu Keluarga, kegiatan pun berakhir. Sebelum peserta meninggalkan lokasi kegiatan, relawan juga membagikan karung goni daur ulang. Pemberian karung goni untuk mengingatkan warga akan misi dan tanggung jawab mereka sebagai pelestari lingkungan.

Editor: Hadi Pranoto

Artikel dibaca sebanyak : 516 kali


Berita Terkait


Semangat Melestarikan Lingkungan

04 Desember 2019

Menghargai Alam Dengan Daur Ulang

31 Oktober 2019

Bakti Sosial Cinta Kasih di Depo Pelestarian Lingkungan Titi Kuning Medan

11 September 2019

Menjadi Sahabat Bagi Bumi

10 September 2019

Ayo, Melakukan Daur Ulang

15 Juli 2019


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Orang bijak dapat menempatkan dirinya sesuai dengan kondisi yang diperlukan.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat