Selasa, 19 Desember 2017
Indonesia | English

Bersyukur dan Berbakti Kepada Orang Tua

06 Desember 2017 Jurnalis : Rosalina Rita (He Qi Pusat)
Fotografer : Rosalina Rita, Oei Lee Biek, Tjhin Men Hao (He Qi Pusat)

doc tzu chi

Pertemuan (gathering) terakhir anak asuh Tim Teratai di He Qi Pusat pada tahun 2017 diisi dengan kegiatan membasuh kaki kepada orang tua dan pemberian surat cinta kasih.

Seperti biasa setiap minggu pertama di awal bulan, Anak Asuh Tim Teratai mengadakan pertemuan untuk belajar banyak hal dan saling sharing satu dengan yang lainnya. Pertemuan kali ini adalah pertemuan terakhir di tahun 2017. Pertemuan terakhir yang diadakan pada Minggu 3 Desember 2017 ini bertepatan dengan perayaan Hari Bakti Orang Tua untuk Anak Asuh dengan Tema Bersyukur, Menghormati, dan Cinta Kasih.

Dihadiri oleh 64 anak asuh beserta orang tua nya, acara ini juga melibatkan 30 relawan Tzu Chi dan 5 orang Tzu Ching (muda-mudi Tzu Chi) dari He Qi Pusat. Perayaan Hari Bakti Orang Tua ini juga dihadiri oleh para penerima bantuan Tzu Chi (Gan En Hu). Dalam acara ini juga ada peragaan isyarat tangan (Shou Yu) Mama yang dibawakan oleh anak-anak asuh di tingkat sekolah dasar, serta persembahan lagu oleh Tzu Ching yang dulunya merupakan anak-anak asuh Tim Teratai. Judul lagunya: Lagu untuk Mama.  

Perayaan Hari Bakti Orang tua untuk Anak Asuh ini diisi dengan momen membasuh kaki kepada orang tua dan pemberian surat cinta kasih anak-anak kepada orang tuanya sebagai ungkapan rasa syukur dan sayang mereka.  Surat ini sudah ditulis dan dipersiapkan sebelumnya oleh anak-anak. Saat membasuh kaki dan membacakan surat cinta, banyak orang tua dan anak-anak yang menitikkan air mata.

doc tzu chi

Revaldo membacakan surat cintanya kepada sang ibu, Hartati.

doc tzu chi

Anak-anak merasa terharu saat membasuh kaki dan mengungkapkan isi hatinya melalui surat kepada orang tuanya.

Menurut Johan, salah satu relawan yang juga mentor anak-anak asuh Tim Teratai, tujuan dari acara hari ini adalah agar anak-anak lebih mengenal dan memahami, serta menghargai jasa orang tua  mereka. “Kami berharap anak-anak lebih menghormati, mengerti, dan patuh terhadap orang tuanya. Orang tua sudah bersusah payah membesarkan mereka dan sudah sepantasnya mereka membalas kebaikan orangtua. Balas jasa tidak hanya dengan materi, tetapi juga dengan kasih sayang. Membasuh kaki adalah wujud rasa bakti dan rasa cinta seorang anak kepada orang tuanya, terutama kepada ibu yang sudah melahirkan dan membesarkan anaknya,” ujar Johan. 

Dalam sharing yang dituturkan oleh Hartati, ibu dari salah satu anak asuh, Revaldo, ia mengatakan surat yang dituliskan putranya ini  sangat membahagiakannya. “Surat yang ditulis anak saya, ‘sehat terus ya, Mama. Semakin kuat dan sabar menjalini ujian dari Tuhan untuk keluarga kita’,” kata Hartati.

doc tzu chi

Pertemuan anak asuh ini diadakan di Gedung ITC Mangga Dua lantai 11, Jakarta Utara.

Sejak suaminya terkena stroke, Hartati harus menjadi tulang punggung keluarga. Ia berjualan rujak buah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Untuk belanja bahan dilakukannya pada malam hari dengan ditemani putranya, Revaldo. Sejak ayah Revaldo sakit (stroke) dan tidak lagi bisa bekerja, biaya pendidikan Revaldo dibantu oleh Tzu Chi. Banyak perubahan positif yang terjadi pada diri Revaldo sejak menjadi anak asuh Tzu Chi. Salah satunya ia menjadi remaja yang lebih sabar, lebih dewasa dalam berpikir, dan juga rajin belajar. Ini membuat Revaldo  menjadi juara 1 di kelasnya.   

“Saya juga berpesan kepada Revaldo untuk rajin belajar karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk sekolah dan dapat bantuan. Harapan saya juga untuk semua anak-anak (asuh Tzu Chi) ini agar (tetap) menyayangi orang tuanya, apa pun keadaannya, jangan membuat mereka susah, jangan membuat orang tua sakit hati. Doa dan bimbingan dari orang tua itulah yang akan jadi pedoman (anak) untuk masa mendatang,” pesan Hartati.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 219 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Security Code
Kita sendiri harus bersumbangsih terlebih dahulu, baru dapat menggerakkan orang lain untuk berperan serta.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat