Minggu, 16 Juni 2019
Indonesia | English

Menyatukan Tekad di Malam Keakraban

09 April 2019 Jurnalis : Galvan (Tzu Chi Bandung)
Fotografer : Galvan (Tzu Chi Bandung)


Relawan muda Tzu Chi mensosialisasikan misi pelestarian lingkungan pada kegiatan malam keakraban Tzu Ching Bandung.

Para muda mudi Tzu Chi (Tzu Ching) Bandung mengadakan malam keakraban (makrab) antar Tzu Ching dan relawan Tzu Chi di Villa Istana Bunga. Jl. Anggrek V, Cihanjuang Rahayu, Parongpong, Kab. Bandung. Kegiatan yang diikuti oleh 10 peserta dari kalangan mahasiswa serta dibantu oleh 21 relawan Tzu Chi lainnya ini, berlangsung selama dua hari, pada 6 dan 7 April 2019.

Acara makrab dikemas secara unik, dimana peserta berkumpul bersama sambil mendapatkan ilmu mengenai dunia Tzu Chi mulai dari budaya humanis, sejarah, visi dan misi, serta sosialisasi Tzu Ching. Kegiatan tersebut dijelaskan secara mendalam kepada seluruh peserta, tujuannya adalah agar para peserta dapat memahami serta mengetahui dunia Tzu Chi secara luas. Selain itu mereka diharapkan dapat menghargai waktu dan anugrah serta memanfaatkannya dengan melakukan perbuatan yang baik.


Para peserta makrab Tzu Ching Bandung, membuat karya seni dari bahan daur ulang, yaitu botol plastik.

Acara ini sekaligus mencari para penerus Tzu Ching, karena para relawan muda Tzu Chi di Bandung kebanyakan merupakan mahasiswa yang berasal dari luar Bandung. Maka dari itu perlu adanya regenerasi Tzu Ching di Bandung.

“Karena ini termasuk makrab perdana Tzu Ching Bandung tentu saja masih terdapat kekurangan-kekurangan namun sejauh ini masih bisa diatasi dengan baik. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kampus, jadi bisa saling mengenal dan menambah sahabat bajik,” ucap Delano Justine (19), relawan Tzu Ching Bandung.

Berbagai kegiatan dipersembahkan selama makrab berlangsung seperti sharing relawan, sosialisasi pelestarian lingkungan, sosialisasi Tzu Chi, gerakan isyarat tangan, serta permainan-permainan yang dipersembahkan oleh Tzu Ching. Kesan positif pun muncul dari salah satu peserta yang mengikuti kegiatan makrab ini, yaitu Kay (21) mahasiswa Universitas Maranatha ini sudah tidak asing lagi dengan misi-misi kemanusiaan Tzu Chi.


Salah satu peserta, Kay (menggenggam mic) memberikan pertanyaan seputar  dunia Tzu Chi kepada relawan pada makrab Tzu Ching Bandung.

“Banyak sekali contoh yang kami petik, kami bisa melihat banyak orang di luar sana masih kesusahan, sehingga kami lebih bersyukur dan bisa menanam karma lebih baik lagi. Saya berharap dengan adanya Tzu Ching ini, banyak orang-orang yang terbantu kembali,” ucap Kay.

Banyak pelajaran berharga yang dapat diambil dari kegiatan ini seperti dapat berpuas diri serta menghargai berkah yang sudah kita miliki. Semoga makrab ini dapat menggugah cinta kasih dalam hati para peserta sehingga mereka siap menjadi bagian dari dunia Tzu Chi yang mengedepankan cinta kasihnya serta sifat kebajikan untuk sesama makhluk hidup.


Editor: Metta Wulandari

Artikel dibaca sebanyak : 196 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Benih yang kita tebar sendiri, hasilnya pasti akan kita tuai sendiri.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat