Rabu, 24 Januari 2018
Indonesia | English

Selangkah Demi Selangkah Membangun Rumah Bersama

10 Januari 2018 Jurnalis : Stella Young (Tzu Chi Batam)
Fotografer : Djaya Iskandar, Nopianto (Tzu Chi Batam)

doc tzu chi indonesia

Relawan Tzu Chi menerima angpao berkah dankebijaksanaan pada Pemberkahan Akhir Tahun Tzu Chi Batam yang dilaksanakan pada 7 Januari 2018, di Aula Jing Si Batam.

Pertama kalinya Yayasan Buddha Tzu Chi Batam merayakan Pemberkahan Akhir Tahun sesi relawan di rumah barunya, lantai 4 Aula Jing Si, Batam pada tanggal 7 Januari 2018. Sebanyak 226 orang relawan hadir mengisi acara kali ini. Relawan berpadu dalam cinta untuk mewujudkan dunia penuh kasih sayang.

Pukul 10.30 WIB, acara dibuka oleh Stella shijie dan Fang Fang shijie. Selain mengucapkan selamat tahun baru, mereka juga bersyukur karena kita sekeluarga dapat berkumpul kembali dalam struktur organisasi yang baru. Pembawa acara memicu semangat pagi dengan mengajak para relawan untuk saling sapa dan memberikan salam. Suasana yang hening seketika menjadi hangat dengan dipenuhi tawa ria. Acara Pemberkahan Akhir Tahun 2017 resmi dimulai dengan pemberian hormat dan pelafalan Gatha Pembuka Sutra.

Di depan panggung, relawan disuguhkan pementasan genta dan genderang Himne Ajaran Jing Si, yang dipersembahkan oleh TIMA dan Tzu Ching. Bagi dr. Indra, ini merupakan penampilan pertamanya di acara pemberkahan akhir tahun. “Karena baru pertama jadinya agak gugup di awal, namun setelah melalui pelatihan hampir lima belas kali selama lima belas minggu, maka ada kesenangan dan kepuasan tersendiri setelah pementasan selesai,” ujarnya.

doc tzu chi indonesia

Di depan panggung, relawan disuguhi peragaan lonceng dan genderang Himne Ajaran Jing Si oleh relawan TIMA dan Tzu Ching.

doc tzu chi indonesia

Bagi Dokter Indra, penampilannya kali itu merupakan penampilan pertamanya di acara Pemberkahan Akhir Tahun. Pada acara kali itu, ia juga berbagi kesannya setelah pementasan Himne Ajaran Jing Si.

Para relawan yang hadir dan menonton kilas balik Tzu Chi Internasional selama tahun 2017, merasa terharu atas bantuan yang diberikan oleh Tzu Chi terhadap penderitaan dunia. Tanpa disadari bahwa Tzu Chi telah mengubah penderitaan menjadi senyuman, bahkan senyuman yang terindah. Seperti halnya Bun Hiong, relawan Tzu Chi yang tidak dapat menahan perasaannya dan terlihat berkali-kali meneteskan air matanya. “Jadi pada saat menonton pemutaran video kilas balik Tzu Chi 2017 di seluruh dunia, saya sangat berkesan. Ternyata begitu banyak bencana yang kita tidak pernah tahu. Setelah kita menonton, ternyata ada banyak bencana yang sudah dibantu oleh Tzu Chi,” ungkap relawan yang berseragam abu putih ini.

Tzu Chi Batam Semakin Bergerak ke Depan

Rasanya tidak mudah untuk bersatu padu dan berteguh hati selama 12 tahun dan akhirnya terbangunlah Aula Jing Si di Pulau Batam. Benih-benih yang tertanam telah membuahkan hasil bagi ketenteraman masyarakat seperti yang terlihat dalam tayangan kilas balik Tzu Chi Batam selama tahun 2017. Dari awalnya 1 Hu Ai (komunitas relawan di atas Xie Li) dan 2 Xie Li (komunitas relawan terkecil), kini telah berkembang menjadi 1 He Qi (komunitas relawan di atas Hu Ai) dan 2 Hu Ai. Itu semua berkat sumbangsih relawan.

doc tzu chi indonesia

Bun Hiong, salah seorang peserta Pemberkahan Akhir Tahun tidak mampu menahan perasaannya dan berkali-kali meneteskan air matanya pada saat menonton kilas balik Tzu Chi 2017.

doc tzu chi indonesia

Sebanyak 226 relawan hadir di acara tersebut, mereka berdoa bersama di akhir acara.

He Qi yang dipimpin Rudi Tan Shixiong, dengan wakilnya Diana shijie, Nelly shijie, dan Megawati shijie juga mengajak anggota masing-masing Hu Ai untuk maju ke depan dan saling memperkenalkan diri. Tidak lupa dilanjutkan dengan sesi yang paling ditunggu-tunggu, yaitu pembagian angpao Berkah dan Kebijaksanaan. Semoga ajaran Buddha dan doa Master selalu menyertai relawan, di manapun berada, kemanapun melangkah.

Di penghujung acara, selain memanjatkan doa bersama, disisipkan juga lagu penutup dengan pementasan Genta dan Genderang Kedua Belas Ikrar Agung Buddha Bhaisajyaguru, dan diakhiri dengan nyanyi bersama bergandeng tangan chen zhong xiang qi lai. Usai sudah acara pemberkahan akhir tahun 2017 dalam balutan suasana mengharukan. Semoga relawan bersama-sama hidup dalam Jalan Bodhisatwa.

Editor: Metta Wulandari

Artikel dibaca sebanyak : 522 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Security Code
Menyayangi dan melindungi benda di sekitar kita, berarti menghargai berkah dan mengenal rasa puas.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat