Rabu, 24 Januari 2018
Indonesia | English

Semangat Para Penerima Bantuan Tzu Chi di Tahun yang Baru

08 Januari 2018 Jurnalis : Khusnul Khotimah
Fotografer : Khusnul Khotimah

doc tzu chi indonesia

Pertemuan Gan En Hu Tzu Chi Bogor yang pertama kali di tahun 2018 ini berlangsung dengan suasana yang akrab layaknya keluarga besar. Apalagi Gan En Hu yang jumlahnya 12 orang turut serta membawa keluarganya ditambah 3 anak asuh yang hadir. Sementara relawan Tzu Chi sekitar 17 orang.

Semangat baru di tahun yang baru ditunjukkan para penerima bantuan Tzu Chi (Gan En Hu) Bogor dalam pertemuan Gan En Hu yang pertama tahun ini, Minggu, 7 Januari 2018. Ini tak lepas dari upaya para relawan Tzu Chi Bogor yang terus memotivasi mereka untuk selalu memiliki pikiran yang positif.

Saat sesi sharing, para Gan En Hu tak ragu untuk maju mengutarakan pendapatnya. Di antaranya Rudy Santoso (71) warga Karadenan, Bogor, Jawa Barat. Rudy berharap agar tahun ini bisa berbuat banyak untuk membantu orang lain.

“Keinginan saya, apa yang bisa saya bantu di Depo Daur Ulang Tzu Chi misalnya, ya saya bantu supaya ada timbal balik, tidak saya saja yang ditolong,” kata Rudy.

doc tzu chi indonesia

Setelah dimulai dengan pemilahan barang daur ulang dan membersihkan taman, para Gan En Hu dan relawan masuk dalam ruangan untuk menonton tayangan Master Cheng Yen Bercerita. Ada juga sesi sharing, dan games yang penuh canda tawa.

doc tzu chi indonesia

Rudy mengaku selalu terhibur setelah mengikuti pertemuan Gan En Hu.

Sekitar tiga tahun terakhir, Rudy yang sudah sepuh ini mendapatkan bantuan biaya hidup dari Tzu Chi Bogor setiap bulannya. Separuh ia gunakan untuk membayar biaya mengontrak rumah, separuh lagi untuk keperluan sehari-hari. Rudy mencari nafkah dengan mereparasi alat elektronik seperti blender, TV, dan kulkas. Meski begitu, permintaan reparasi yang diterimanya sangat jarang. Salah satunya karena makin canggihnya peralatan teknologi saat ini.

Sementara itu istrinya, Yana (70) membuat kue seperti bolu kukus yang dititipkan ke warung tetangga. Sedangkan anak perempuan semata wayangnya yang berusia 36 tahun menderita keterbelakangan mental. Karena itu bantuan dari Tzu Chi Bogor merupakan salah satu hal yang sangat disyukuri Rudy. Tak hanya membuat bebannya terasa lebih ringan, ia juga merasa memiliki keluarga baru yang selalu memperhatikannya. Karena itu Rudy rajin datang ke pertemuan Gan En Hu meski harus tiga kali berganti angkutan umum untuk sampai di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Bogor, lokasi gathering Gan En Hu

doc tzu chi indonesia

Sebelum menerima bantuan, satu per satu Gan En Hu berbincang dengan para relawan. Dengan cara ini, relawan jadi lebih tahu secara mendalam keadaan para penerima bantuan.

doc tzu chi indonesia

Acara ditutup dengan makan siang bersama.

“Senang ikut pertemuan ini, saya dapat inspirasi, bisa bertukar pikiran, bisa seperti rekreasi juga. Saya juga sering saya ajak anak saya supaya ada perubahan. Anak saya sudah tiga kali saya ajak ke sini. Sekarang dia agak lebih rajin, lebih mendengar apa yang orang tua beritahu,” kata Rudy. Setiap ada penuangan celengan pun, Rudy juga selalu membawa celengannya.

Melihat semangat para Gan En Hu, para relawan Tzu Chi Bogor pun menjadi tambah semangat. Lenny, relawan Tzu Chi Bogor yang fokus di pemberian bantuan bagi Gan En Hu berdoa agar kehidupan Gan En Hu semakin membaik.

“Kami ingin penerima bantuan itu kalau yang sakit ya bisa sembuh lalu bisa mandiri lagi. Kan ada juga kepala keluarga yang sakit, ada juga istri yang sakit bisa sembuh, bisa terbantu, lalu meringankan penderitaan mereka juga,” harap Lenny.

Editor : Arimami Suryo A.

Artikel dibaca sebanyak : 300 kali


Berita Terkait


Menjalani Kehidupan dengan Penuh Syukur

15 Januari 2018

Rumah Baru Hati Baru

08 Agustus 2017

Tanda Mata di Usia Senja

19 Juni 2017

Memetik Hikmah dari Perjalanan Hidup Hingga Mengenal Tzu Chi

17 April 2017

Menang dalam Kepasrahan, Semangat Hidup Seorang Gan En Hu

05 April 2017


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Security Code
Kita harus bisa bersikap rendah hati, namun jangan sampai meremehkan diri sendiri.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat