Rabu, 22 November 2017
Indonesia | English

Wujud Kasih Relawan Tzu Chi

08 November 2017 Jurnalis : Sutriani(Tzu Chi Makassar)
Fotografer : Angga(Tzu Chi Makassar)

doc tzu chi

Minggu, 5 November 2017, relawan Tzu Chi Makassar berkunjung ke dua panti: Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji di Kabupaten Gowa dan Panti Asuhan Murni di Jl. Singa, Makassar. Kunjungan tersebut merupakan kegiatan rutin yang selalu mereka lakukan untuk berbagi kasih.

Perhatian yang dilandasi cinta kasih dan kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan oleh para relawan Tzu Chi tanpa membedakan suku, agama, dan ras. Hal ini ditunjukkan pula oleh relawan Tzu Chi Makassar yang melakukan kunjungan ke dua panti jompo pada Minggu (5/11/2017).

Hengky Kusuma, relawan Tzu Chi Makassar mengatakan kegiatan kunjungan panti sudah menjadi kegiatan rutin yang mereka lakukan dan merupakan bentuk kasih sayang dan saling berbagi kepada sesama. “Seperti yang dikatakan Master Cheng Yen bahwa, bersyukur dan saling mengasihi akan mendatangkan berkah dan kebijaksanaan. Terlebih jika itu dilakukan kepada mereka yang membutuhkan, seperti para anak yatim dan lanjut usia,” ujarnya.

Kunjungan pertama dilakukan di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Gau Mabaji Kabupaten Gowa. Di panti itu, relawan memberikan pelayanan kepada oma opa di sana. Mereka memotong rambut, menggunting kuku, bermain, dan lomba berjoget serta benyanyi. Sebanyak 95 penghuni panti itu terlihat gembira ketika mendapat pelayanan dan bingkisan dari relawan.

Bagi peserta yang tidak sempat ikut dalam kegiatan karena faktor keadaan yang sudah tak mampu lagi berdiri, relawan tak melewatkan untuk mengunjungi mereka dengan membawakan bingkisan sebagai pelipur lara. Relawan ingin berbagi kasih kepada mereka dan memberikan penghiburan. “Sekiranya dengan kedatangan kami bisa membuat mereka lebih termotivasi untuk tetap bertahan dalam keadaan apapun,” tutur Hengky.

doc tzu chi

Di Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji di Kabupaten Gowa mereka memotong rambut, menggunting kuku, bermain, dan lomba berjoget serta benyanyi.

doc tzu chi

Panti kedua yang dikunjungi oleh relawan Tzu Chi Makassar adalah Panti Asuhan Murni, di Jalan Singa, Makassar. Selain memberikan bingkisan, relawan juga ikut menghibur anak-anak panti.

Sementara itu, Nurlina, Pembina PSTW mengungkap rasa bahagianya dengan kunjungan Tzu Chi Makassar. Menurutnya, hampir setiap tahun Tzu Chi menyempatkan melakukan kunjungan dan memberikan bantuan untuk Panti Sosial Tresna Werdha ini sudah berdiri sejak tahun 1977 ini. Ia pun menjelaskan bahwa, tugas utama dari panti sosial ini adalah merawat mereka yang sudah lansia karena beberapa di antaranya berasal dari keluarga miskin, bahkan ada yang tak memiliki keluarga lagi.

“Lansia itu daya ingatnya semakin menurun, jadi kami memberikan masukan dan bimbingan. Apalagi di hari tuanya mereka butuh keluarga atau orang yang memperhatikan mereka. Mereka butuh banyak sanjungan,” ungkap Nurlina. Karena itu, Nurlina menambahkan yang paling penting diberikan di panti adalah mengajarkan mereka untuk selalu ingat kepada Tuhan. Sehingga apa yang mereka rasakan seperti sedih dan bahagia tetap selalu bisa diatasi dengan baik.

Panti kedua yang dikunjungi oleh relawan Tzu Chi Makassar adalah Panti Asuhan Murni, di Jalan Singa, Makassar. Ada 58 anak yang tinggal dan memperoleh bimbingan di sini. Anak-anak menyambut para relawan dengan senyuman dan raut muka gembira. Saat relawan menurunkan barang yang mereka bawa, anak-anak juga bersemangat membantu menurunkan beras dan barang lainnya.

doc tzu chi

Dalam setiap kunjungan, relawan memang selalu memberikan sentuhan kasih sayang dan kehangatan kepada mereka, layaknya orang tua sendiri bagi anak-anak panti asuhan.

doc tzu chi

Relawan muda mudi Tzu Chi (Tzu Ching) menghibur anak-anak dengan memeragakan isyarat tangan.

Dalam setiap kunjungan, relawan memang selalu memberikan sentuhan kasih sayang dan kehangatan kepada mereka, layaknya orang tua sendiri bagi anak-anak panti asuhan. Sepasang tangan yang hangat dapat memberikan sentuhan kasih yang menenangkan, senyuman manis dan penuh ketulusan dapat membuat hati menjadi tenteram, sapaan yang ramah dapat membuat awal yang mengesankan, dan kegembiraan yang dihadirkan dapat membuat suasana menjadi akrab. Itulah yang telah dihadirkan relawan Tzu Chi saat kunjungan kasih kali ini.

Pengasuh Panti Asuhan Murni, Yenny Tampatonda berharap ke depannya anak-anak ini bisa mendapat bantuan yang lebih. Terutama untuk keperluan pendidikan mereka. “Panti ini berdiri sejak tahun 1946. Mereka yang ada di sini tak hanya dari Sulawesi Selatan, tapi juga ada dari NTB, NTT, dan Papua,” ungkapnya.

Selain memberikan bantuan, relawan juga ikut menghibur anak-anak panti. Bahkan beberapa larut dalam keceriaan yang dihadirkan oleh anak-anak lewat nyanyian dan hiburan lainnya.

Editor: Metta Wulandari

Artikel dibaca sebanyak : 307 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Security Code
Tak perlu khawatir bila kita belum memperoleh kemajuan, yang perlu dikhawatirkan adalah bila kita tidak pernah melangkah untuk meraihnya.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat