Jumat, 22 November 2019
Indonesia | English

Membalas Budi Orang Tua Melalui Donor Darah

05 April 2019 Jurnalis : Paulina (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Calvin, Wais, Abdul (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)


Yayasan Buddha Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan kegiatan donor darah yang biasa di adakan 3 bulan sekali pada Minggu, 31 Maret 2019. Sebanyak 18 relawan Tzu Chi ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Sebelum melakukan donor banyak para donor yang belum mengetahui bahwa untuk menjadi donor ada syarat dan ketentuannya. Syarat-syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon donor. Di antaranya adalah berusia 17 hingga 60 tahun, berat badan harus di atas 45 Kg, tingkat Hemoglobin di atas 12,5 gram, denyut nadi normal, dan tekanan darah baik, tidak sedang menstruasi bagi wanita, tidak mengkonsumsi obat-obatan dan juga tidak memiliki riwayat penyakit berat atau menular. Tentunya hal ini dimaksudkan agar darah yang didapatkan dari kegiatan donor darah adalah darah yang bersih dan sehat supaya bisa dimanfaatkan untuk orang yang memerlukan. 


Para relawan Tzu Chi yang dibantu oleh petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) tampak dengan teliti melakukan pendataan persyaratan yang harus dimiliki oleh para donor sebelum mereka bisa mendonorkan darah.

Minggu, 31 Maret 2019 Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Kantor Perhubung Tanjung Balai Karimun kembali mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini dilaksanakan tiga bulan sekali. Sehari sebelum melaksanakan kegiatan ini, para relawan menghubungi para donatur untuk menghadiri kegiatan donor darah ini. Kegiatan dimulai pada jam 09.00 WIB, diawali dengan pembacaan doa.

Ketika mendengar kata donor darah yang terpikir langsung oleh kita adalah mendonorkan darah untuk membantu orang yang membutuhkan, oleh karena itu banyak orang berusaha untuk mendonorkan darahnya. Ada berbagai tes yang dilakukan kepada para donor, bagi donor yang tidak lolos pastinya mengalami kekecewaan, tetapi hal itu tidak harus menyurutkan semangat para donor. Mereka diimbau relawan untuk menjaga pola makan dan pola tidur agar ke depannya dapat lolos.


Ina selaku Kordinator Donor Darah kali ini tampak sedang mengajarkan relawan yang baru pertama kali ikut kegiatan donor darah untuk melakukan pendaftaran para donor.

Seperti yang telah kita ketahui setetes darah yang kita donorkan dapat membantu banyak orang yang membutuhkan. Selain itu mendonorkan darah tidak hanya berdampak bagi orang yang membutuhkan darah tersebut tetapi berdampak juga terhadap kesehatan para donor. Manfaat yang dapat dirasakan oleh donor antara lain menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah, menurunkan risiko kanker, membuat lebih sehat secara psikologis dan memperpanjang usia, mendeteksi penyakit serius serta dapat meningkatkan produksi sel darah merah.


Sabina (55) sudah berdonor sebanyak 9 kali, walaupun sudah tua dia dapat mendonorkan darahnya dan dapat membantu yang membutuhkan.

Donor darah dapat juga dilakukan sebagai salah satu upaya kita untuk membalas budi kepada orang tua, seperti yang di ungkapkan oleh Susi yang merupakan salah satu relawan Komite Tzu Chi. “Mendonorkan darah kan banyak manfaatnya, selain dapat membantu orang lain, tubuh terasa segar, dapat membalas budi orang tua karena tubuh ini merupakan pemberian dari orang tua kita,” ungkap Susi. “Walaupun saya takut jarum tetapi saya memberanikan diri untuk dapat mendonorkan darah karena saya berpikir satu bungkus darah dapat membantu satu orang yang membutuhkan,” imbuhnya.


Susi mengutarakan perasaannya walaupun takut jarum tetapi ia memberanikan diri untuk dapat mendonorkan darahnya.

Sementara itu Sabina (55) yang merupakan Ibu Rumah Tangga mengungkapkan bahwa beliau telah berdonor sebanyak 9 kali.  Antusiasnya ini membuat relawan merasa kagum, sudah tidak muda lagi, semangat untuk membantu sesama tetap ada pada dirinya. “Saya merasa senang sekali jika saya telah lolos dalam tes mendonor darah, walaupun sudah tua saya dapat mendonorkan darah saya dan dapat membantu yang membutuhkan darah saya,” ungkapnya. “Saya merasa tubuh saya makin sehat dan gemuk setelah mendonorkan darah. Saya selalu menjaga pola makan saya agar setiap ada kegiatan donor darah saya dapat mengikutinya,” tambahnya.


Para relawan foto bersama petugas Palang Merah Indonesia (PMI) yang membantu jalannya kegiatan donor darah kali ini.

Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat membantu yang membutuhkan dan menggenggam jodoh baik terhadap sesama serta membalas budi kepada orang tua kita. Ketika Anda berniat mendonorkan darah, mungkin nyawa seorang manusia akan terselamatkan. Saat Anda benar-benar mendonorkan darah, ribuan orang akan berterima kasih dan mendoakan Anda. Jadi jangan takut untuk mendonorkan darah.


Editor: Yuliati     

Artikel dibaca sebanyak : 594 kali


Berita Terkait


Donor Darah di Singapore International School

30 Oktober 2019

Jangan Menunda Berbuat Baik

14 Oktober 2019

Donor Darah, Dapat Berkah

08 Oktober 2019

Sebersit Niat untuk Bersumbangsih Melalui Donor Darah

08 Oktober 2019

Menjadikan Donor Darah Sebagai Gaya Hidup

17 September 2019


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Luangkan sedikit ruang bagi diri sendiri dan orang lain, jangan selalu bersikukuh pada pendapat diri sendiri.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat