Senin, 20 Mei 2019
Indonesia | English

Sanubari Teduh: Membuka Mata Hati


Sanubari Teduh: Membuka Mata Hati
07 Juni 2017

Di dalam hati kita juga harus ada rasa malu. Dengan begitu baru kita dapat memiliki mata hati yang terang  dan mampu membedakan yang benar dan salah. Yang sepatutnya dilakukan hendaknya kita lakukan.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Menyucikan Noda Batin, Bebas Dari Keluh Kesah Dan Kerisauan


Sanubari Teduh: Menyucikan Noda Batin, Bebas Dari Keluh Kesah Dan Kerisauan
31 Mei 2017

Kita juga harus berhati-hati dalam berbicara. Janganlah kita berbicara sembarangan. Sungguh, ucapan sangatlah penting. Sepatah kata dapat menjalin jodoh baik dengan orang lain dan juga dapat membimbing sesama untuk berjalan ke arah yang benar.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Ketulusan Hati Terdengar Oleh Para Buddha dan Dewa


Sanubari Teduh: Ketulusan Hati Terdengar Oleh Para Buddha dan Dewa
24 Mei 2017

Dengan hati yang tulus, maka tiada hal yang tak dapat kita capai. Kita harus percaya pada ungkapan, “Tiga inchi di atas kepala ada Dewa” Orang-orang mungkin bertanya “Apa benar ada? Kami tidak melihatnya.”

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Setulus Hati Melenyapkan Kekeliruan


Sanubari Teduh: Setulus Hati Melenyapkan Kekeliruan
18 Mei 2017

Sudahkah kita menjaga pikiran dengan baik? Sudahkah kita membersihkan noda masa lalu?  Jika sudah, apakah kita sudah mempertahankannya? ini sangatlah penting. Ini adalah pintu pertama dalam pelatihan diri.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma - Bagian 2/2


Sanubari Teduh: Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma - Bagian 2/2
10 Mei 2017
Darimana penderitaan berasal? dari tabiat buruk masing-masing orang. Saat menghadapi kondisi luar, kita tidak mampu menjaga indra kita, sehingga terciptalah berbagai benih karma. Inilah yang terakumulasi menjadi sebab penderitaan.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma - Bagian 1/2


Sanubari Teduh: Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma - Bagian 1/2
10 Mei 2017

Empat Kebenaran Mulia meliputi penderitaan, sebab penderitaan, akhir penderitaan, dan jalan mengakhiri penderitaan. Setelah mengetahui penderitaan, barulah kita dapat memahami sebabnya. Dengan begitu barulah kita dapat melihat segala sesuatunya dengan jelas.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Lima Kekeruhan


Sanubari Teduh: Lima Kekeruhan
28 April 2017

Kekeruhan yang terjadi bersumber dari noda batin. Baik pandangan, kerisauan, maupun pertikaian antara sesama makhluk hidup, semua bermula dari noda batin, yaitu ketamakan, kebencian, kebodohan, kesombongan, keraguan dan sebagainya.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Tujuh Kemurnian dan Delapan Kekeruhan


Sanubari Teduh: Tujuh Kemurnian dan Delapan Kekeruhan
28 April 2017
Tujuh kemurnian adalah proses pelatihan kita. Untuk mencapai kemurnian batin dan melenyapkan kekotoran, ada tujuh cara atau faktor.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh : Enam Pintu Meditasi


Sanubari Teduh : Enam Pintu Meditasi
12 April 2017

Enam pintu meditasi ini bermanfaat untuk mengatasi kekacauan batin awam kita. Jika hakekat sejati kita tertutup oleh noda kondisi luar, maka kebijaksanaan yang murni tak akan muncul.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh : Enam Kekuatan Batin (Bagian 2/2)


Sanubari Teduh : Enam Kekuatan Batin (Bagian 2/2)
05 April 2017
Kebijaksanaan (zhi hui)  adalah mampu membedakan yang benar dan salah serta memahami kesetaraan semua makhluk. Setiap orang pada dasarnya sudah memiliki kebijaksanaan, hanya saja belum membangkitkannya.

[Baca Lebih Lanjut]


Kita harus bisa bersikap rendah hati, namun jangan sampai meremehkan diri sendiri.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat