Jumat, 24 Februari 2017

Baksos Kesehatan

20 Januari 2014

Menderita penyakit adalah salah satu bentuk penderitaan yang harus dialami manusia. Bagi mereka yang mampu mengobati penyakitnya, penderitaan ini bisa segera berlalu dan segera melanjutkan perjalanan hidup yang penuh tantangan. Namun, bagi mereka yang tidak mampu mengobatinya apalagi yang membutuhkan tindakan operasi, penyakit tersebut terus menggerogoti sedikit demi sedikit kehidupan mereka. Penyakit yang berkepanjangan dapat membuat manusia menjadi jatuh miskin, ibarat pepatah Sudah Jatuh Tertimpa Tangga pula. Kondisi ini sering dijumpai di Indonesia.

Karena alasan itulah, Tzu Chi Indonesia secara rutin mengadakan kegiatan baksos kesehatan baik yang berskala besar (yang mencakup tindakan operasi) maupun yang berskala kecil (mencakup pengobatan umum dan gigi) di daerah yang membutuhkan di seluruh pelosok Indonesia. Kegiatan bakti sosial kesehatan Tzu Chi berskala besar pertama kali diadakan di RS. Paramita, Tangerang pada tanggal 18 - 21 Maret 1999. Dalam baksos ini, jenis penyakit yang ditangani meliputi penyakit umum, bibir sumbing, gondok, katarak, pterygium, entropion, hernia, benjolan minor. Sebanyak 9.330 orang berhasil ditangani dalam baksos ini.


Berlandaskan cinta kasih universal, tanpa memandang perbedaan agama, suku, dan ras, Tzu Chi juga menyelenggarakan baksos kesehatan bekerjasama dengan berbagai institusi dari latar belakang yang berbeda. Selain dengan pihak rumah sakit swasta, Tzu Chi juga bekerja sama dengan instansi pemerintah dan keamanan dalam mengadakan baksos kesehatan. Hingga tahun 2013, baksos kesehatan telah dilakukan sebanyak 96 kali dari ujung barat di Nanggroe Aceh Darussalam hingga ujung timur Indonesia di Papua.

Data Baksos Kesehatan Tzu Chi Tahun 1999-2012

 

Artikel dibaca sebanyak : 4023 kali


2 komentar


redaksi On Wednesday, 13 April 2016, 08:34:33 wrote:

Bapak Eddy, terima kasih sebelumnya. Yayasan Buddha Tzu Chi sering bekerjasama dengan organisasi kemanusiaan lainnya, termasuk dari berbagai agama. Yayasan Tzu Chi sendiri adalah bersifat universal, tidak membedakan suku, agama, ras, maupun golongan. Jadi untuk lebih jelasnya bapak bisa menghubungi kami di: (021) 5055 9999. Terima kasih.

edy usmany On Wednesday, 06 April 2016, 13:28:32 wrote:

saya hanya dapat berkata luar biasa!!! ada satu pertanyaan apakah kegiatan bakti sosial kesehatan ini dapat/bisa di lakukan dengan gereja-gereja yang ada,dalam pengertian kerjasama sosial



Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Security Code
Kita harus bisa bersikap rendah hati, namun jangan sampai meremehkan diri sendiri.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat