Kamis, 23 Maret 2017

Tanggap Darurat Bencana

20 Januari 2014

Sejak awal dimulai, Tzu Chi Indonesia berusaha untuk mengirimkan bantuan bagi wilayah yang tertimpa bencana di berbagai pelosok di Indonesia. Saat memberikan bantuan, insan Tzu Chi berpedoman “Datang paling awal, pulang paling akhir”, tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga berusaha memberikan solusi dan pendampingan. Semua itu dilakukan untuk menampilkan kembali senyuman di wajah para korban yang tertimpa bencana.

Dalam setiap pemberian bantuan bencana, Tzu Chi memegang prinsip “langsung, prioritas, sesuai kebutuhan, menghargai dan cepat”. Prinsip “Langsung” mengkondisikan relawan untuk berinteraksi langsung dengan penerima bantuan. Prinsip “Prioritas” menjadi pegangan relawan saat harus menentukan pihak yang dibantu. Sedangkan prinsip “Menghargai” menunjukkan bahwa Tzu Chi memandang penerima bantuan dengan penuh penghormatan sebagai sesama manusia.

 

Tahun-tahun setelah terjadinya bencana tsunami tahun 2004 diwarnai dengan banyak bencana yang melanda Indonesia. Saat itu dibutuhkan lebih banyak relawan yang siap dan mampu turun ke lokasi bencana segera setelah bencana melanda. Karena itu, terbersitlah ide untuk membentuk sebuah Tim Tanggap Darurat Tzu Chi. Dibidani oleh sejumlah relawan yang berpengalaman dalam bantuan bencana, Tim Tanggap Darurat Tzu Chi dibentuk pada tahun 2007 dan dipimpin oleh Adi Prasetio. Dengan dibentuknya tim ini, Tzu Chi berupaya untuk hadir secepat mungkin membantu meringankan derita para korban bencana.

 

Beberapa pemberian bantuan bencana yang pernah dilakukan oleh Tzu Chi Indonesia:

Tahun

Lokasi

Bencana

Bantuan

Program Jangka Panjang

1994

D.I. Yogyakarta

Letusan Gunung Merapi

Paket bantuan

Perumahan Cinta Kasih (12 unit) di Desa Relokasi Pelem

2002

DKI Jakarta

Banjir

Nasi bungkus

Baksos kesehatan

Pembersihan, pengeringan, dan penyemprotan

Komplek Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi di Cengkareng (1.100 unit) dan Muara Angke (600 unit)

2004

Nanggroe Aceh Darussalam

Tsunami dan gempa bumi

Paket bantuan

Baksos kesehatan

Kampung Tenda Cinta Kasih (8 lokasi, total 3.250 tenda)

Pembagian beras

Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi di Panteriek (716 unit), Neuheun (850 unit), dan Meulaboh (1.100 unit)

2005

Bantul, DI Yogyakarta

Gempa bumi

Paket bantuan

Tenda pengungsian

Baksos kesehatan

Sekolah Terpadu Cinta Kasih Tzu Chi (SD-SMA) di Jetis, Bantul

2007

DKI Jakarta

Banjir

Baksos kesehatan

Pembangunan SD Al-Muttaqin di Kapuk Muara, Jakarta Utara

2009

Sukabumi, Jawa Barat

Gempa bumi

Paket Bantuan

Baksos kesehatan

Pembangunan kembali Sekolah Unggulan Cinta Kasih Pangalengan Bandung

2009

Padang, Sumatera Barat

Gempa bumi

Paket bantuan

Pembagian santunan

Baksos kesehatan

Pembangunan kembali SMAN 1 Padang

2010

DI Yogyakarta

Letusan Gunung Merapi

Paket bantuan

Hygiene pack

Mainan anak

-

2013

DKI Jakarta

Banjir

Nasi bungkus

Dapur Umum

Baksos kesehatan

Paket bantuan

Evakuasi warga yang terjebak

Pengungsian di Aula Jing Si

 

-

2013

Lombok, NTB

Gempa bumi

-

Pembangunan kembali rumah warga di Montong (23 rumah) dan Kalipucak (6 rumah), Lombok Utara

2013

Sumatera Utara

Letusan Gunung Sinabung

Paket bantuan

MCK (4 unit) di lokasi pengungsian

-

2014

DKI Jakarta

Banjir

Nasi bungkus

Dapur umum

Baksos kesehatan

-

2014

Pati, Jawa Tengah

Banjir

Sembako

-

2014

Manado, Sulawesi Utara

Banjir

Solidaritas dan kerja bakti

Paket bantuan

Baksos kesehatan

Pembagian kompor

-

2014

Kediri, Jawa Timur

Letusan Gunung Kelud

Paket bantuan

-




 

Artikel dibaca sebanyak : 2806 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Security Code
Kesuksesan terbesar dalam kehidupan manusia adalah bisa bangkit kembali dari kegagalan.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat