Rabu, 22 November 2017
Indonesia | English

Baksos Degeneratif di Rusun Cinta Kasih Muara Angke

09 Mei 2017

Tzu Chi International Medical Association (TIMA) mengadakan baksos degeneratif di Rusun Cinta Kasih Muara Angke, Jakarta Utara. Sejak Maret lalu, dari survei, baksos, follow up pertama dan kedua, total memeriksa sebanyak 178 orang pasien yang merupakan warga rusun dan daerah sekitarnya. Baksos berlangsung pada 12 Maret, 9 April, dan 7 Mei 2017.

Fotografer : Erli Tan

Salah satu relawan TIMA, Dokter Andre memeriksa pasien dengan teliti dan memberikan saran kesehatan kepada pasien.

Fotografer : Erli Tan

Warga rusun dan sekitarnya yang datang memeriksakan diri menunggu giliran dengan sabar.

Fotografer : Erli Tan

Relawan Tzu Chi secara aktif membantu pasien yang datang agar aman menaiki tangga di aula rusun, tempat baksos berlangsung.

Fotografer : Erli Tan

Pemeriksaan tekanan darah dilakukan untuk semua pasien.

Fotografer : Erli Tan

Bagian pendaftaran yang ditangani relawan Tzu Chi sibuk melayani pasien yang datang, yaitu mencari dan mencocokkan data pasien.

Fotografer : Yusniaty(He Qi Utara 1)

Ibu Muhra yang datang melakukan pemeriksaan ditemani Betsy Tiosnalia. Pendampingan dari relawan dapat memberikan kenyamanan dan kehangatan bagi pasien.

Fotografer : Yusniaty(He Qi Utara 1)

Relawan  menghampiri rumah-rumah warga guna mengingatkan agar datang melakukan pemeriksaan lanjutan pada baksos yang sedang berlangsung di aula rusun.

Fotografer : Yusniaty(He Qi Utara 1)

Relawan juga menjemput ke rumah bagi  pasien yang kondisi fisiknya kurang leluasa jika berjalan.

Fotografer : Erli Tan

Selama baksos, relawan memberikan perhatian, berbincang-bincang dan menemani terutama yang datang sendirian.

Fotografer : Erli Tan

Tim apoteker dari TIMA dengan tangkas menyiapkan obat-obatan untuk pasien sesuai dengan resep dari dokter.

Fotografer : Yusniaty(He Qi Utara 1)

Para shijie-shijie (relawan wanita) ikut bergotong royong membereskan meja dan kursi setelah selesai baksos.

Fotografer : Puspawati(He Qi Utara 1)
Salah satu warga, Ibu Sairah didampingi dan diantar pulang oleh relawan Yati setelah selesai memeriksakan diri di baksos. Bu Sairah mengalami gangguan di perut, karena merasa lemas dan kuatir di tengah jalan terjadi apa-apa, maka relawan pun menemaninya sampai ke rumah.
Fotografer : Erli Tan

Relawan dan dokter selain melayani pasien baksos di aula rusun, juga menghampiri beberapa warga di Blok Empang, yaitu daerah dekat rusun, memasuki gang kecil yang cukup kumuh dengan bau kurang sedap.

Fotografer : Erli Tan

Relawan dan dokter TIMA tiba di rumah warga Blok Empang, dengan membawa peralatan dan obat-obatan yang dibutuhkan.

Fotografer : Erli Tan

Dokter memeriksa Ningsi, warga Blok Empang, yang mengeluh sakit di bagian perut dan tangan.

Fotografer : Puspawati(He Qi Utara 1)

Sehari sebelum baksos, relawan bergotong-royong menurunkan barang-barang logistik dan menatanya di lokasi baksos.

Fotografer : Puspawati(He Qi Utara 1)

Meja-meja dan partisi dipersiapkan sehari sebelumnya, supaya hari H baksos dapat dimulai tepat pada waktunya.

Fotografer : Erli Tan

Seminggu sebelum baksos follow up I dilaksanakan, relawan mengunjungi para pasien ke rumah-rumah, dengan tujuan memastikan apakah pasien rutin mengonsumsi obat yang telah diberikan. Salah satu warga yang dikunjungi yaitu Pak Yoesin. Selain mengamati sisa obat Pak Yoesin, relawan Tzu Chi Hiu Lie Lie juga memberi perhatian humanis, menanyakan banyak hal terkait kondisi Pak Yoesin sehari-harinya.

Artikel dibaca sebanyak : 837 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Security Code