Jumat, 13 Desember 2019
Indonesia | English

Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-127 di Manokwari, Papua Barat

24 Juli 2019

Tzu Chi Indonesia mengadakan Baksos Kesehatan ke-127 di RS Bhayangkara Lodewijk Mandatjan, Manokwari, Papua Barat. Baksos ini merupakan kerja sama Tzu Chi dengan Polda Papua Barat dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73. Dalam pelaksanaan baksos kesehatan selama tiga hari (19 – 31 Juli 2019) ini berhasil menangani 259 orang pasien (katarak 204 orang dan pterygium 55 orang). Proses screening dilaksanakan tanggal 13 Juli 2019. Sebelumnya, pada tahun 2012, Tzu Chi Indonesia juga pernah mengadakan baksos kesehatan di RSUD Manokwari.

Fotografer : Hadi Pranoto

Relawan Tzu Chi Jakarta dan Biak menyiapkan dan membersihkan peralatan medis yang akan digunakan dalam Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-127 di RS Bhayangkara Lodewijk Mandatjan, Manokwari, Papua Barat.

Fotografer : Hadi Pranoto

Setelah menentukan ruangan yang akan dipakai sebagai tempat operasi, relawan Tzu Chi Biak, Manokwari, dan Jakarta segera menata ruangan sesuai standar yang ditetapkan TIMA Indonesia.

Fotografer : Hadi Pranoto

Ruangan sebelum ditata. Dalam penyiapan lokasi, Tim Logistik dan Medis TIMA Indonesia berperan penting dalam menentukan dan menata ruangan operasi yang akan digunakan.

Fotografer : Hadi Pranoto

Ruangan operasi yang sudah di-setting dan siap untuk digunakan.

Fotografer : Hadi Pranoto

Tim medis dari RS Bhayangkara Lodewijk Mandatjan juga turut berpartisipasi dalam kegiatan baksos kesehatan ini.

Fotografer : Hadi Pranoto

Relawan Tzu Chi Biak, Yenny The, menuntun Ruben (58), salah satu pasien yang akan menjalani pemeriksaan kesehatan.

Fotografer : Stevani (DAAI TV)

Drg. Yuni Yanan, relawan medis asal Manokwari tengah memeriksa berkas calon pasien baksos kesehatan.

Fotografer : Marco (Tzu Chi Biak)

Relawan Tzu Chi Manokwari, Mariany tengah memberikan penjelasan kepada para pasien baksos kesehatan yang akan menjalani operasi.

Fotografer : Hadi Pranoto

Mencuci kaki pasien dilakukan oleh relawan Tzu Chi agar kondisi pasien bersih dan steril saat memasuki ruangan operasi.

Fotografer : Hadi Pranoto

Bagi pasien yang diantar oleh keluarganya maka disarankan mencuci kaki pasien dilakukan oleh anak, saudara, dan kerabat mereka.

Fotografer : Hadi Pranoto

Selama menunggu operasi, kondisi mata pasien juga selalu dipantau dan diberikan obat tetes agar tidak kering.

Fotografer : Hadi Pranoto

Firemon Ullo, salah satu pasien yang telah dioperasi kataraknya dengan tepat menjawab setiap acungan jari yang ditunjukkan tim medis.

Fotografer : Hadi Pranoto

Tes penglihatan ini menjadi salah satu indikator keberhasilan operasi katarak. Di saat ini juga kebahagiaan para pasien terlihat karena mereka yang sebelumnya kurang jelas atau tidak bisa melihat kini bisa melihat kembali dengan lebih jelas.

Fotografer : Hadi Pranoto

Pasien yang selesai operasi menjalani post op (pemeriksaan pascaoperasi). Perban mata dibuka untuk kemudian diperiksa hasil operasinya.

Fotografer : Hadi Pranoto

Ketua Tzu Chi Biak, Susanto Pirono memberikan semangat kepada salah satu pasien yang telah menjalani operasi.

Fotografer : Hadi Pranoto

Relawan Tzu Chi Jakarta, Eva Wiyogo juga turut berpartisipasi mendukung baksos kesehatan di Manokwari ini.

Fotografer : Hadi Pranoto

Ketua Tzu Chi Biak, Susanto Pirono memberikan sambutan dalam pembukaan Baksos Kesehatan pada hari Sabtu, 20 Juli 2019.

Fotografer : Hadi Pranoto

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Drs Herry Rudolf Nahak, M.Si memakaikan seragam operasi kepada salah satu dokter sebagai penanda dimulainya Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-173 di RS Bhayangkara Lodewijk Mandatjan, Manokwari, Papua Barat.

Fotografer : Hadi Pranoto

Martha, salah satu pasien baksos kesehatan merasa senang katarak di matanya akhirnya bisa dioperasi. Martha bersyukur para dokter dan relawan Tzu Chi bisa datang ke Papua. “Ini berkat kuasa Tuhan,” tegasnya.

Fotografer : Hadi Pranoto

Lagu isyarat tangan (shou yuSatu Keluarga diperagakan relawan Tzu Chi Biak, Manokwari, dan Jakarta sebagai bentuk pengenalan budaya humanis Tzu Chi.

Artikel dibaca sebanyak : 350 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha