Senin, 20 Mei 2019
Indonesia | English

Baksos Kesehatan Tzu Chi

17 Mei 2009

Fotografer : Apriyanto
Keluarga pasien saat belajar membuat celengan bambu. Di sela-sela menunggu waktu keluarga yang dioperasi, relawan mengajak keluarga pasien menghias celengan bambu.
Fotografer : Apriyanto
Pembina RSKB Cinta Kasih Tzu Chi, Oey Hoey Leng saat mengajari cara mengungkapkan "Gan en" (bersyukur) dengan isyarat tangan kepada para pasien dan keluarga.
Fotografer : Apriyanto
Sejak pukul 7 pagi, para pasien sudah memadati RSKB Cinta Kasih Tzu Chi, Cengkareng, Jakarta Barat untuk melakukan pendaftaran.
Fotografer : Apriyanto
Setelah mendaftar, pasien diwajibkan untuk menjalani kembali pemeriksaan umum. Hal ini untuk memastikan bahwa kondisi fisik pasien dalam kondisi yang sehat dan tidak membahayakan untuk dioperasi.
Fotografer : Apriyanto
Marjoni, pasien hernia yang sempat menitikkan air mata haru ketika hendak memasuki ruang operasi. Marjoni telah 9 tahun menderita hernia dan akhirnya berhasil dioperasi dalam baksos kesehatan Tzu Chi.
Fotografer : Apriyanto
Para perawat RSKB Cinta Kasih Tzu Chi yang sedang memperagakan isyarat tangan (shou yu) saat menghibur pasien yang sedang menunggu operasi.
Fotografer : Apriyanto
Ratna Kumala, relawan Tzu Chi saat membagikan celengan bambu kepada pasien. Pemberian celengan bambu bertujuan untuk menumbuhkan benih cinta kasih dalam diri pasien.
Fotografer : Apriyanto
Beberapa pasien sedang menunggu giliran untuk menjalani operasi tumor (minor). Kehadiran baksos kesehatan Tzu Chi bisa menjadi harapan bagi kesembuhan mereka.
Fotografer : Apriyanto
Suasana di ruang operasi. Pelayanan yang baik dan tenaga medis yang terampil adalah jaminan kualitas yang diberikan dalam baksos kesehatan Tzu Chi.
Fotografer : Apriyanto
Sukandri menyambut gembira Putri Maharani setelah operasinya berjalan lancar.
Artikel dibaca sebanyak : 800 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha