Minggu, 21 Oktober 2018
Indonesia | English

Bantuan Bagi Korban Gempa Palu (1)

03 Oktober 2018

Mendengar kabar duka gempa berkekuatan 7,4 skala Richter diikuti tsunami yang melanda Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat petang (28 September 2018), keesokan harinya relawan Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi segera berkoordinasi untuk bergerak memberikan bantuan.

Fotografer : Arimami SA
Hong Tjhin, relawan Komite Tzu Chi yang juga CEO DAAI TV memetakan kondisi gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah, dalam rapat koordinasi rencana pemberian bantuan untuk para korban. 
Fotografer : Arimami SA
Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei (dua dari kanan) memberikan arahan terkait rencana pemberian bantuan bagi para korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. 
Fotografer : Arimami SA
Relawan Tzu Chi Indonesia bersama Tim Tanggap Darurat (TTD) dan Tim Medis Tzu Chi menggelar rapat bersama pada Minggu (30/9/2018) setelah mendengar kabar gempa dan tsunami yang melanda Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah. 
Fotografer : Dok. DAAI TV
Relawan dan Staf Tzu Chi International Medical Association (TIMA) Indonesia segera menyiapkan bantuan berupa obat-obtan yang akan dibawa menuju Palu, Sulawesi Tengah usai rapat koordinasi bersama Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi.
Fotografer : Metta Wulandari
Relawan Tzu Chi Jakarta kloter pertama berangkat menuju Makassar, Sulawesi Selatan untuk memberikan bantuan dan pendampingan bagi para korban gempa dan tsunami yang mengungsi ke Makassar pada Senin, 1 Oktober 2018. 
Fotografer : Metta Wulandari
Relawan Tzu Chi membawa barang bantuan dari Jakarta yang akan dibagikan untuk para korban yang mengungsi di Makassar. 
Fotografer : Metta Wulandari
Setibanya di Bandara Internasional Sultan Hasanudin Makassar, relawan Tzu Chi Jakarta disambut relawan Tzu Chi Makassar yang sudah menunggu kedatangan mereka. 
Fotografer : Anand Yahya
Relawan Tzu Chi bersama tim konsumsi Tzu Chi membuat roti pada Senin siang (1 Oktober 2018) yang akan disalurkan bagi para korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. 
Fotografer : Dok. Pribadi
Para relawan dan tim konsumsi Tzu Chi membuat 3.000 buah roti hingga tengah malam agar roti bisa dikirimkan pada Selasa, 2 Oktober dini hari bersamaan barang bantuan lainnya. 
Fotografer : Dok. Pribadi
Sebanyak 3.000 roti telah disusun di kardus dan siap untuk disalurkan ke lokasi bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. 
Fotografer : Arimami SA
Keesokan harinya (2 Oktober 2018), relawan Tzu Chi dan Tim Medis Tzu Chi kloter kedua bergerak menuju Palu untuk memberikan bantuan dan pelayanan kesehatan. Sehubungan akses menuju Palu yang masih sulit, rombongan pun transit di Makassar terlebih dahulu. 
Fotografer : Arimami SA
Relawan dan Tim Medis Tzu Chi disambut relawan Tzu Chi Makassar. Mereka kemudian menuju Kantor Tzu Chi Makassar untuk berkoordinasi dalam pemberian bantuan bagi korban gempa di Palu. 
Fotografer : Arimami SA
Relawan dan Tim Medis Tzu Chi membawa peralatan medis dan obat-obatan untuk memberikan pelayanan kesehatan di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. 
Fotografer : Arimami SA
Setibanya di Kantor Tzu Chi Makassar, relawan Tzu Chi Jakarta, Tim Medis Tzu Chi, dan relawan Tzu Chi Makassar segera melakukan koordinasi untuk memastikan kesiapan dalam pemberian bantuan bagi korban gempa di Palu. 
Fotografer : Metta Wulandari
Di hari yang sama, relawan Tzu Chi yang sudah tiba sehari sebelumnya bersama relawan Tzu Chi Makassar menuju Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk berkoordinasi dengan pihak manajemen rumah sakit untuk melakukan kunjungan kasih dan memberikan bantuan kepada pasien. 
Fotografer : Metta Wulandari
Relawan Tzu Chi disambut hangat oleh pihak Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Mereka berdiskusi tentang kemungkinan pemberian bantuan dan diperbolehkan untuk mengunjungi langsung pasien-pasien yang dirawat dan telah menerima penanganan.
Fotografer : Metta Wulandari
Sejak Senin (1 Oktober 2018), sudah ada 63 pasien yang masuk ke RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Tidak semua pasien dirawat secara khusus, namun untuk pasien yang memerlukan tidakan lanjutan, rumah sakit telah menyediakan fasilitas dan layanan. 
Fotografer : Metta Wulandari
Relawan Tzu Chi melakukan kunjungan kasih ke pasien korban gempa yang dirawat di RS Dr. Wahidin Sudirohusodo. Banyak dari mereka yang mengalami luka patah tulang ringan hingga berat. Sampai saat ini kebutuhan logistik dipastikan sudah terpenuhi sehingga relawan akan memberikan uang pemerhati (dukacita). 
Artikel dibaca sebanyak : 1754 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha