Kamis, 12 Desember 2019
Indonesia | English

Gathering Relawan Zhen Shan Mei

25 November 2019

Sebanyak 62 relawan dokumentasi yang biasa disebut relawan Zhen Shan Mei  (ZSM) dari wilayah Jakarta dan sekitarnya hadir di Tzu Chi Center, PIK dalam rangka gathering sekaligus penutupan kelas pendampingan tahun 2019. Kegiatan diadakan pada Minggu, 17 November 2019 di Tzu Chi Center Jakarta dengan tema Tidak Melupakan Tahun Itu, Tidak Melupakan Niat Itu.

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Sesuai tema, Ivana Chang sebagai pembawa acara mengajak para peserta agar tidak melupakan tahun itu, tidak melupakan niat itu, dan kelak di kemudian hari juga tidak melupakan hari ini dan tekad baik yang dibuat pada hari ini.

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Henry Tando sebagai He Xin (Koordinator) Zhen Shan Mei memberi semangat kepada para relawan dan berpesan agar semuanya dapat fokus menjalankan Misi Budaya Humanis sesuai harapan Master Cheng Yen.

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Hadi Pranoto, dari Tim Media Cetak dan Online Tzu Chi Indonesia yang juga relawan He Qi Pusat sharing dengan topik Integrated News Room. Ia berharap relawan Zhen Shan Mei dapat terus mendukung Media Tzu Chi melalui konten-konten yang berbudaya humanis.

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Desvi Nataleni, penerjemah Media Tzu Chi Indonesia sharing dengan topik Mari Bercerita Lewat Foto. Ia memaparkan foto-foto yang biasanya dapat digunakan dalam pelaporan ke Taiwan.

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Acara gathering diisi dengan talkshow berkenaan dengan tema acara, yaitu 莫忘那一年, 莫忘那一念  (Tidak Melupakan Tahun Itu, Tidak Melupakan Niat Itu), dengan Hadi Pranoto, Mery Hasan (relawa He Qi Barat 1), dan Tan Surianto (relawan He Qi Utara 1) sebagai narasumber.

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Gathering juga dimeriahkan oleh penampilan isyarat tangan dari relawan komunitas yang sengaja memilih lagu-lagu yang ceria dan penuh semangat.

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Kelas pendampingan relawan ZSM ini pertama kali diadakan tahun ini. Kelas yang telah berlangsung sepanjang tahun 2019 dan diikuti 35 relawan dari komunitas He Qi Utara 1, Utara 2, Pusat, Barat 1, dan Barat 2 ini pun ditutup bersamaan dengan gathering. Terpilih sebanyak 6 peserta terbaik dari Kelas Teks, Foto, dan Video.

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Indrawati Widjaja, relawan He Qi Pusat menjadi peserta terbaik kelas foto berkata, “Tidak pernah terbayang saya bisa masuk jadi relawan ZSM. Relawan ZSM meliput orang lain, semua demi orang lain, sangat tidak egois. Dengan ikut kelas ini kita jadi lebih hati-hati, kita mempraktikkan Zhen-Shan-Mei (benar-bajik-indah) dalam kehidupan kita.”

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Ini adalah salah satu pertemuan di kelas pendampingan, selain teori para peserta juga diajak mengolah langsung hasil liputan dengan membuat karya melalui laptop (peralatan) masing-masing.

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Selain keahlian teknis, para peserta juga diajak mendalami filosofi dan pemahaman budaya humanis, salah satunya melalui tayangan video Master Cheng Yen.

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Pada sesi praktik, para peserta didampingi langsung, dan setiap bulan juga diberikan tugas rumah yang dikumpulkan ke panitia dan dapat dibahas pada pertemuan selanjutnya.

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Setelah pemahaman dasar terbentuk, peserta dibagi menjadi 3 kelas, yaitu pendalaman foto, teks, dan video. Diharapkan setelah kelas pendampingan ini, peserta dapat mandiri berkarya di komunitas masing-masing dan menjadi “mata dan telinga” Master Cheng Yen di Indonesia.

Artikel dibaca sebanyak : 349 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha