Kamis, 15 November 2018
Indonesia | English

Kamp Pengusaha Indonesia dan Malaysia

17 Oktober 2018

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kembali bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Malaysia mengadakan Kamp Pengusaha bagi para pengusaha asal Indonesia dan Malaysia. Sebanyak 189 pengusaha asal Malaysia dan 332 pengusaha asal Indonesia turut serta mendengarkan materi yang dibawakan oleh para pengusaha yang mendedikasikan dirinya di Tzu Chi.

Fotografer : James Yip (He Qi Barat 2)

Kamp pengusaha Indonesia dan Malaysia dengan tema The Power of the Heart dilaksanakan selama dua hari (13-14 Oktober 2018) di Aula Jing Si lantai 3, Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Fotografer : Metta Wulandari

Sehari sebelum kegiatan kamp berlangsung, para peserta pengusaha dari Malaysia bersama-sama mengunjungi Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng yang meliputi Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi, RS Cinta Kasih Tzu Chi, termasuk Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Tzu Chi.

Fotografer : Yusniaty (He Qi Utara 1)

Ratusan peserta pengusaha asal Malaysia yang menginap di Hotel Mercure PIK menuju lokasi kamp di Aula Jing Si, Tzu Chi Center dengan penuh semangat.

Fotografer : Joe Suati (He Qi Utara 2)

Para peserta kamp pengusaha secara bergantian melakukan pendaftaran terlebih dahulu sebelum memasuki ruang acara.

Fotografer : Yusniaty (He Qi Utara 1)

Relawan Komite Tzu Chi Indonesia, Chia Wen Yu dan salah satu pengusaha sekaligus relawan Tzu Chi Malaysia, Tan Soon Hock memandu jalannya acara kamp pengusaha selama dua hari.

Fotografer : Yusniaty (He Qi Utara 1)

Anthoni Salim, Pimpinan Salim Group memberikan sharing yang berjudul Tekad Praktik Kebajikan yang dikemas dalam talkshow. Ia berbicara mengenai pentingnya berbakti kepada orang tua, memanfaatkan waktu dengan bijaksana, pengaruh keyakinan dalam beragama, belajar melepas materi, dan jalinan jodohnya dengan Tzu Chi.

Fotografer : Arimami Suryo A

Pada kamp hari kedua, empat pengusaha asal Malaysia juga memberikan sharing tentang Kesesatan Menjadi Kesadaran di hadapan ratusan peserta yang kesemuanya merupakan pengusaha.

Fotografer : Elysa Wu (He Qi Utara 2)

Relawan Tzu Chi Indonesia menyiapkan konsumsi dengan sepenuh hati. Para peserta kamp pengusaha pun menikmatinya dengan penuh sukacita.

Fotografer : James Yip (He Qi Barat 2)

Tan Sri Lim Wee Cai dan Tan Sri Vincent Tan juga memberikan sharing tentang perjalanan mereka selama di Tzu Chi yang dipandu oleh Tan Soon Hock.

Fotografer : Arimami Suryo A

Kasmayadi, salah satu relawan Tzu Chi Sinar Mas bersama keluarganya diundang untuk memberikan sharing bagaimana mereka selamat dari terjangan tsunami yang saat itu mereka berlibur di Pantai Talise, lokasi bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

Fotografer : Yusniaty (He Qi Utara 1)

Tak sedikit para peserta yang terharu ketika mendengarkan sharing yang dibawakan oleh Kasmayadi tentang kisah penyelamatan dirinya dan keluarga saat gempa dan tsunami terjadi.

Fotografer : Merry Hasan (He Qi Barat 2)

Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Franky O. Widjaja yang juga pimpinan Sinar Mas Group memberikan sharing Tanpa Keakuan yang dipandu oleh Chia Wen Yu.

Fotografer : Yusniaty (He Qi Utara 1)

Juga ada Sugianto Kusuma, Wakil Ketua Tzu Chi Indonesia dan juga pimpinan Agung Sedayu Group memberikan sharing yang berjudul Pemberani Tanpa Ketakutan.

Fotografer : Arimami Suryo A

Di penghujung kegiatan kamp pengusaha Indonesia dan Malaysia, relawan Tzu Chi dan seluruh peserta kamp bersama-sama memeragakan isyarat tangan Satu Keluarga.

Fotografer : Agus DS (He Qi Barat 2)

Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei (kanan) dan Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Malaysia Cabang Selangor, Jian Ci Lu (tengah) memberikan pesan cinta kasih kepada para peserta yang hadir mengikuti kegiatan kamp selama dua hari tersebut.

Fotografer : Arimami Suryo A

Diakhir acara para peserta kamp memberikan donasi untuk membantu meringankan penderitaan para korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi di Sulawesi Tengah.

Artikel dibaca sebanyak : 578 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha