Senin, 18 November 2019
Indonesia | English

Mencintai Alam Dengan Mendaur Ulang

01 Juli 2019

Melestarikan lingkungan dan melindungi alam semesta bukan hanya tanggung jawab orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Sejak kecil anak-anak selalu diajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya, namun jarang diberikan pemahaman tentang pelestarian lingkungan, seperti barang-barang apa saja yang dapat didaur ulang dan bagaimana mengurangi pemakaian barang sekali pakai. Berbekal semangat itu, Tzu Ching Tangerang mengajak 40 orang murid dan 26 pendamping Sekolah Minggu Gereja Santa Perawan Maria Tak Bernoda, Daan Mogot, Tangerang, Banten untuk melakukan daur ulang bersama di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Tangerang pada Minggu, 23 Juni 2019.

Fotografer : Vivi Angel (Tzu Ching Tangerang)

Adik-adik sekolah minggu dari Gereja Santa Perawan Maria Tak Bernoda, Daan Mogot, Tangerang terlihat sangat asik dan serius dalam memilah botol-botol plastik di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Tangerang.

Fotografer : Daniel Sunarsa (Tzu Ching Tangerang)

Sebelum memulai acara, anak-anak diajak untuk bermain bersama agar lebih semangat dalam mengikuti kegiatan.

Fotografer : Daniel Sunarsa (Tzu Ching Tangerang)

Kakak pendamping dari Gereja Santa Perawan Maria Tak Bernoda membawakan sebuah cerita sambil memutar video tentang ancaman terhadap bumi ini dan dampak perubahan iklim akibat kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh masyarakat yang membuang limbah dan sampah sembarangan.

Fotografer : Vivi Angel (Tzu Ching Tangerang)

Bella dan Hadi Hartono, anggota Tzu Ching Tangerang memberikan materi tentang pelestarian lingkungan. Materi yang disampaikan berupa dampak positif melestarikan lingkungan, barang yang dapat didaur ulang, dan bagaimana melakukan pelestarian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Fotografer : Daniel Sunarsa (Tzu Ching Tangerang)

Setelah materi selesai, adik-adik diberikan kuis tentang materi pelestarian lingkungan yang telah di sampaikan sebelumnya. Peserta dibagi menjadi 9 kelompok. Bagi yang bisa menjawab kelompoknya mendapatkan satu bintang (1 poin).

Fotografer : Vivi Angel (Tzu Ching Tangerang)

Kelompok satu yang mengumpulkan bintang terbanyak dan mendapat hadiah pulpen lucu yang di sediakan oleh kakak-kakak Tzu Ching Tangerang sebagai penyemangat adik-adik mereka.

Fotografer : Vivi Angel (Tzu Ching Tangerang)

Saat terjun ke lapangan adik-adik dibagikan dalam tiga kelompok besar. Setiap kelompok terdiri dari 1 Tzu Ching yang memberikan penjelasan bagaimana melakukan pemilahan sampah-sampah botol plastik.

Fotografer : Vivi Angel (Tzu Ching Tangerang)

Adik-adik kemudian bersama-sama melakukan pemilahan botol plastik dengan didampingi Tzu Ching (muda-mudi Tzu Chi) dan pendamping dari sekolah minggu.

Fotografer : Vivi Angel (Tzu Ching Tangerang)

Setelah melakukan pemilahan di lapangan, adik-adik diajak ke kelas untuk membuat workshop dari botol bekas. Barang yang dibuat berupa tempat penyimpanan permen.

Fotografer : Vivi Angel (Tzu Ching Tangerang)
Dari workshop ini adik-adik diharapkan dapat memanfaatkan sampah-sampah yang dapat didaur ulang, dengan mengembangkan kreatifnya sendiri sehingga barang-barang tersebut dapat menjadi sebuah barang yang bernilai kembali. 
Fotografer : Daniel Sunarsa (Tzu Ching Tangerang)

Sebelum masuk kegiatan, adik-adik mengeluarkan tempat makan dan botol minum yang mereka bawa untuk mengisi makanan siangnya. Menu makan siang berupa spageti bologniese vege dan kentang goreng.

Fotografer : Vivi Angel (Tzu Ching Tangerang)

Selesai makan siang adik-adik diajak ke halaman depo untuk main game yang bernama ‘Candy Hunter’. Adik-adik harus mencari permen yang telah disebar di area Depo Pelestarian Lingkungan. Permen yang ditemukan boleh disimpan di tempat penyimpanan permen yang dibuat sebelumnya.

Fotografer : Daniel Sunarsa (Tzu Ching Tangerang)

Sebelum penutupan acara, relawan muda-mudi Tzu Chi (Tzu Ching) Tangerang menampilkan sebuah shou yu (isyarat tangan) berjudul Sebuah Dunia Yang Bersih”, dan mengajak adik-adik untuk melakukan gerakan isyarat tangan bersama.

Artikel dibaca sebanyak : 347 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha