Rabu, 18 September 2019
Indonesia | English

Pelatihan Guru Sekolah Cinta Kasih: Mendalami Budaya Humanis Tzu Chi

09 Maret 2010

Fotografer : Eric Yudo
Dua orang guru Sekolah Cinta Kasih tengah mempraktikkan cara pembuatan keterampilan merangkai bunga dalam acara "Pelatihan Pendalaman Budaya Humanis Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi".
Fotografer : Eric Yudo
Relawan Tzu Chi dengan penuh sukacita menyambut kedatangan 140 lebih guru TK, SD, SMP, SMA dan SMK Cinta Kasih untuk mengikuti "Pelatihan Pendalaman Budaya Humanis Tzu Chi" yang diadakan sejak tanggal 25 - 27 Februari 2010.
Fotografer : Eric Yudo
Para guru juga berolahraga pagi sambil menikmati sejuknya udara dingin dan segar di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan olahraga pagi ini rutin dilakukan selama pelatihan berlangsung.
Fotografer : Hadi Pranoto
Mansjur Tandiono, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Wiyata mengisahkan perjalanan hidupnya. Menurutnya, peran guru sangat penting dalam membentuk karakter dan masa depan siswa.
Fotografer : Hadi Pranoto
Relawan Tzu Chi, Oey Hoey Leng berbagi pengalaman kepada para guru tentang pendidikan yang menyenangkan. Selain sebagai karyawan swasta, Oey Hoey Leng juga pernah menjadi dosen di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jakarta.
Fotografer : Hadi Pranoto
Tidak hanya kegembiraan, para guru juga menampakkan keharuannya dalam sesi untuk saling terbuka dan saling memaafkan (Satu Keluarga) di antara mereka.
Fotografer : Hadi Pranoto
Ada tawa, haru, dan juga kejutan. Sebanyak 8 orang guru yang berulang tahun mendapatkan surprise dari panitia. Kue ulang tahun ini melambangkan kebersamaan, kekeluargaan, dan saling mendukung untuk memajukan pendidikan di Sekolah Cinta Kasih.
Fotografer : Eric Yudo
Masalah pelestarian lingkungan dan kebersihan di Sekolah Cinta Kasih juga disampaikan oleh Suryadi, relawan Tzu Chi. Menurut Suryadi, para guru harus terus memantau kebiasaan siswa dalam membuang sampah dan menjaga kebersihan sekolah.
Fotografer : Eric Yudo
Ji Shou, relawan Tzu Chi asal Malaysia menyampaikan materi tentang "Kebahagiaan Hidup" dan "Mind Spa". Bagi Ji Shou, jasa seorang guru sangat besar dalam membentuk karakter dan keberhasilan dalam hidupnya.
Fotografer : Eric Yudo
Para guru Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi juga mempelajari salah satu Budaya Humanis Tzu Chi, yaitu seni menghidangkan teh.
Artikel dibaca sebanyak : 676 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha