Kamis, 29 Oktober 2020
Indonesia | English

Survei Bedah Rumah di Desa Kresek

17 Maret 2020

Program Bebenah Kampung yang dilaksanakan Tzu Chi Indonesia terus  dilanjutkan karena memberi banyak manfaat bagi masyarakat. Kini, program ini akan dilakukan di Desa Kresek, Tangerang, Banten. Sebanyak 24 rumah tidak layak huni disurvei relawan pada Senin, 9 Maret 2020.

Fotografer : Anand Yahya

Relawan Tzu Chi Tangerang bersama Mayor TNI Arh. Wayan Kariana (Kasdim 0510 Tigaraksa) mengunjungi rumah-rumah warga yang tidak layak huni sesuai data yang dimiliki relawan.

Fotografer : Anand Yahya

Relawan Tzu Chi Tangerang berkunjung ke salah satu rumah warga dan berbincang langsung dengan pemilik rumah.

Fotografer : Anand Yahya

Asiah (47), salah satu calon penerima bantuan bedah rumah yang akan direnovasi mengajak relawan untuk melihat kondisi rumahnya.

Fotografer : Anand Yahya

Sarmunah (80) didampingi Mayor TNI Arh. Wayan Kariana dan Hendra dari Sekretariat Tzu Chi Indonesia menghibur Sarmunah. Rumah Sarmunah sudah roboh, saat ini ia tinggal di bedeng sementara yang dibuat secara swadaya oleh para tetangganya.

Fotografer : Anand Yahya

Edi Sheen dan Lurah Kresek mengumpulkan data-data surat rumah warga yang akan diperbaiki. Kepemilikan tanah yang sah menjadi syarat muthlak rumah yang akan dibedah.

Fotografer : Anand Yahya

Relawan Tzu Chi Tangerang berkumpul di Kantor Koramil 07 Kresek. Mereka berbagi tugas, berkoordinasi, dan setiap relawan memegang formulir untuk diisi data calon pemilik rumah yang akan direnovasi.  

Fotografer : Anand Yahya

Para relawan harus menggunakan kendaraan roda dua memasuki wilayah Kampung Kresek. Kendaraan ini disiapkan oleh Koramil 07 Kresek yang dibantu aparatur pemerintahan daerah setempat.

Fotografer : Anand Yahya

Para relawan sedang mensurvei akses jalan setapak desa yang menghubungkan antar kampung melintasi persawahan. Ada beberapa ratus meter lagi akses jalan antar kampung yang belum terpasang paving blok.

Fotografer : Anand Yahya

Relawan Bersama prajurit TNI mengunjungi rumah Kamsari (48) seorang tunanetra. Dalam kunjungan ini Kamsari berkeinginan lahan tanah yang ada di sisi kanan depan rumahnya untuk dijadikan MCK umum.

Fotografer : Anand Yahya

Warga kampung Kresek rata-rata tidak memiliki Ruang MCK (Mandi, Cuci, Kakus) di dalam rumahnya. Mereka MCK membuat di luar rumah di lahan terbuka.

Artikel dibaca sebanyak : 407 kali


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha