Jumat, 03 April 2020
Indonesia | English

Tiga Minggu Pascabanjir Manado

Tiga Minggu Pascabanjir Manado10 Februari 2014
Apabila dihitung dari masa banjir datang, sudah sekitar tiga minggu masyarakat hidup dengan kurang teratur. Makan apa adanya, hidup juga dengan apa adanya, baju apalagi. Hanya yang menempel di badan saja yang bisa mereka gunakan.

[Baca Lebih Lanjut]


Banjir Manado: Berlapang Dada

Banjir Manado: Berlapang Dada 05 Februari 2014
Dalam membantu warga,Tzu Chi selalu memerhatikan warga dengan sikap ramah dan santun. Seketika itu pun, ia bangkit menghampiri relawan dengan senyum gembira, menyambut relawan Tzu Chi.

[Baca Lebih Lanjut]


Banjir Manado: Torang punya semangat tiada habisnya

Banjir Manado: Torang punya semangat tiada habisnya05 Februari 2014
Pemberian ini didasarkan pada apa yang benar-benar dibutuhkan oleh warga. Sebelumnya, Tzu Chi melakukan komunikasi dengan pihak pemerintahan dan juga warga.

[Baca Lebih Lanjut]


“Berdoa Saja, Tidak Mau Bersedih”

“Berdoa Saja, Tidak Mau Bersedih”28 Januari 2014
Di hari itu relawan kembali mengadakan program “cash for work” untuk kedua kali. Warga diajak untuk bersama-sama membersihkan lingkungannya, dan setelah itu mereka akan mendapatkan bantuan berupa uang dan paket bantuan.

[Baca Lebih Lanjut]


Banjir Manado: “Si Tou Timou Tumou Tou”

Banjir Manado: “Si Tou Timou Tumou Tou”24 Januari 2014
Warga diajak untuk melakukan kerja bakti bersama, membersihkan rumah dan wilayah tempat tinggalnya dari lumpur dan sampah-sampah. Setelah itu mereka akan menerima bantuan dana sebesar 100 ribu rupiah.

[Baca Lebih Lanjut]


Kita sendiri harus bersumbangsih terlebih dahulu, baru dapat menggerakkan orang lain untuk berperan serta.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat