Baksos Kesehatan

Menderita penyakit adalah salah satu bentuk penderitaan yang dialami manusia. Bagi mereka yang mampu mengobati penyakitnya, penderitaan ini bisa segera berlalu dan segera melanjutkan perjalanan hidup yang penuh tantangan. Namun, bagi mereka yang tidak mampu mengobatinya apalagi yang membutuhkan tindakan operasi, penyakit tersebut terus menggerogoti sedikit demi sedikit kehidupan mereka. Penyakit yang berkepanjangan dapat membuat manusia menjadi jatuh miskin, ibarat pepatah Sudah Jatuh Tertimpa Tangga pula. Kondisi ini sering dijumpai di Indonesia.

Karena alasan itulah, Tzu Chi Indonesia secara rutin mengadakan kegiatan baksos kesehatan baik yang berskala besar (yang mencakup tindakan operasi) maupun yang berskala kecil (mencakup pengobatan umum dan gigi) di daerah yang membutuhkan di seluruh pelosok Indonesia. Kegiatan bakti sosial kesehatan Tzu Chi berskala besar pertama kali diadakan di RS. Paramita, Tangerang pada tanggal 18 - 21 Maret 1999. Dalam baksos ini, jenis penyakit yang ditangani meliputi penyakit umum, bibir sumbing, gondok, katarak, pterygium, entropion, hernia, benjolan minor. Sebanyak 9.330 orang berhasil ditangani dalam baksos ini.

Berlandaskan cinta kasih universal, tanpa memandang perbedaan agama, suku, dan ras, Tzu Chi juga menyelenggarakan baksos kesehatan bekerjasama dengan berbagai institusi dari latar belakang yang berbeda. Selain dengan pihak rumah sakit swasta, Tzu Chi juga bekerja sama dengan instansi pemerintah dan keamanan dalam mengadakan baksos kesehatan. Hingga tahun 2013, baksos kesehatan telah dilakukan sebanyak 96 kali dari ujung barat di Nanggroe Aceh Darussalam hingga ujung timur Indonesia di Papua.

Ada tiga "tiada" di dunia ini, tiada orang yang tidak saya cintai, tiada orang yang tidak saya percayai, tiada orang yang tidak saya maafkan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -