Jumat, 21 Februari 2020
Indonesia | English

‚ÄúCelengan Bambuku Sudah Penuh‚ÄĚ

‚ÄúCelengan Bambuku Sudah Penuh‚ÄĚ13 Oktober 2009

“Di televisi, lihat rumah goyang-goyang (gempa red). Ini buat bantu orang-orang bangun rumah lagi,” tutur Marchieto Arfayo (4) saat ditanya mengapa membawa celengan bambu miliknya, Senin 12 Oktober 2009.

[Baca Lebih Lanjut]


Pariaman, Sum-Bar: ‚ÄúDemi Saudara Kita‚ÄĚ

Pariaman, Sum-Bar: ‚ÄúDemi Saudara Kita‚ÄĚ12 Oktober 2009

Warga Sungai Langkok gembira menerima kupon sembako dari Tzu Chi. Selama ini mereka telah menerima bantuan tapi tidak merata karena diberikan secara swadaya oleh masyarakat ataupun warga yang merantau.

[Baca Lebih Lanjut]


Pariaman, Sum-Bar: Pondok untuk Nenek

Pariaman, Sum-Bar: Pondok untuk Nenek11 Oktober 2009
Meski gempa sudah lebih dari 7 hari berlalu, namun sisa-sisa kekuatannya masih sangat terasa. Di sepanjang dusun yang kami lalui, hampir semua rumah mengalami kerusakan, dan bahkan banyak di antaranya yang roboh. Hampir di setiap rumah, berdiri tenda yang menjadi tempat berteduh warga, sekaligus tempat mereka tidur.

[Baca Lebih Lanjut]


Kepercayaan untuk Tzu Chi

Kepercayaan untuk Tzu Chi11 Oktober 2009
Keseriusan dan keberadaan Tzu Chi dalam setiap bencana membuat Tzu Chi mendapatkan kepercayaan dari pihak luar. Yosafat sendiri menilai Tzu Chi sebagai organisasi yang sangat positif, "Jika Masyarakat tahu visi dan misi Tzu Chi pasti tidak ada hambatan di lapangan."

[Baca Lebih Lanjut]


Pariaman, Sum-Bar: Tangis Kebahagiaan

Pariaman, Sum-Bar: Tangis Kebahagiaan 11 Oktober 2009
Setelah melakukan survei sehari sebelumnya, Jumat, 9 Oktober 2009, relawan Tzu Chi memberikan bantuan kepada 210 warga di 2 dusun di Pariaman, yakni: Dusun Bari dan Padang Limau, Kecamatan Tujuh Koto, Pariaman, Sumatera Barat.

[Baca Lebih Lanjut]


Mengonsumsi minuman keras, dapat melukai orang lain dan mengganggu kesehatan, juga merusak citra diri.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat