Jumat, 21 Februari 2020
Indonesia | English

Banjir 2020: Bantuan untuk Korban Banjir

Banjir 2020: Bantuan untuk Korban Banjir03 Januari 2020

Relawan Tzu Chi Indonesia mengawali hari di Tahun Baru 2020 dengan memberikan bantuan kepada para korban banjir di Jakarta. Mulai dari perhatian kepada petugas kebersihan, bantuan nasi hangat untuk pengungsi Kapuk Muara, baju layak pakai untuk pengungsi di Jatinegara, hingga sembako untuk membantu dapur umum yang dikelola Polda Metro Jaya.

[Baca Lebih Lanjut]


Banjir 2020: Nasi Hangat untuk Korban Banjir di Kapuk Muara

Banjir 2020: Nasi Hangat untuk Korban Banjir di Kapuk Muara03 Januari 2020

Banjir yang terjadi pada awal tahun 2020 membuat wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang terendam air. Tzu Chi memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di pengungsian.

[Baca Lebih Lanjut]


Mendukung Kesembuhan Pak Sukandar

Mendukung Kesembuhan Pak Sukandar02 Januari 2020

Sukandar Tatang (57), warga Ciomas, Bogor merupakan salah satu penerima bantuan Tzu Chi. Pascaoperasi jantung, relawan Tzu Chi dari komunitas Bogor berkunjung ke rumahnya, memberi perhatian dan semangat kepadanya. Kini Sukandar tengah belajar berjalan di tengah-tengah kondisi pemulihannya. 

[Baca Lebih Lanjut]


Menjalin Jodoh Baik untuk Melestarikan Lingkungan

Menjalin Jodoh Baik untuk Melestarikan Lingkungan27 Desember 2019

Untuk menjalin hubungan dengan masyarakat di sekitar Depo Pelestarian Lingkungan, Tzu Chi Surabaya mengadakan penyuluhan kesehatan dan pembagian beras merah (22/12/2019). Sebanyak 294 warga menyambut antusias, mereka menyumbangkan barang-barang daur ulang.

[Baca Lebih Lanjut]


Bahagia dengan Berbagi Kasih

Bahagia dengan Berbagi Kasih27 Desember 2019

Setiap menjelang hari besar keagamaan, Tzu Chi Batam selalu memberi perhatian dengan pembagian santunan dan bingkisan untuk meringankan beban para penerima bantuan Tzu Chi yang merayakannya. Dalam perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini (15/12/2019), kegiatan diikuti oleh 225 orang penerima bantuan Tzu Chi.

[Baca Lebih Lanjut]


Semua manusia berkeinginan untuk "memiliki", padahal "memiliki" adalah sumber dari kerisauan.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat