Rabu, 13 November 2019
Indonesia | English

Bahagianya Bisa Melihat Kembali

18 Oktober 2019 Jurnalis : Junaedy Sulaiman, Ivon (Tzu Chi Lampung)
Fotografer : Ivon (Tzu Chi Lampung)


Ermine, relawan Tzu Chi Lampung membantu di bagian pemulihan

Tzu Chi Lampung bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Pusat dan Cabang Lampung melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak bagi warga yang kurang mampu. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit Mardi Waluyo, Metro, Lampung pada hari Minggu, 13 Oktober 2019.

Melalui kegiatan bakti sosial operasi katarak ini diharapkan dapat membantu warga yang menderita katarak namun tidak memiliki biaya untuk operasi. Karena dengan melihat maka seseorang dapat kembali melakukan aktivitas sehari–hari, melihat keindahan alam semesta, dan melihat anak dan cucu.

Kegiatan ini dibuka dengan kegiatan Ceremony  Perhimpunan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Pusat dan Cabang Lampung di RS Murdi Waluyo, Metro, Lampung. Bakti sosial kesehatan katarak ini diadakan dalam rangka memperingati World Sight Day (Hari Melihat Sedunia). Drg. Budiyono, Direktur RS Mardi Waluyo menyampaikan dalam sambutannya, “Saya berharap setelah bapak dan ibu dioperasi bisa kembali melihat anak, istri, suami dan cucunya lagi dengan jelas. Mari kita sama-sama perbanyak perbuatan baik, dan semoga Tuhan memberkati. Amin,” ungkapnya.


Sebelum operasi para pasien diperiksa terlebih dahulu kondisi kesehatannya. Wirdawati, pasien asal Kupang, Bandar Lampung sedang diperiksa tekanan darahnya.


Pasien yang tidak ditemani keluarganya akan didampingi relawan ke ruang pemulihan.

Jonathan Toyip, Wakil Ketua Tzu Chi Lampung, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan mengenai Tzu Chi kepada beberapa petugas di  RS Mardi Waluyo. “Kami bergerak di bidang sosial, membantu siapapun tanpa memandang suku dan agama. Syaratnya hanya memang layak dibantu dan benar-benar membutuhkan,” jelasnya.

Adanya baksos kesehatan tentu saja membuat hati para pasien merasa senang, khususnya mereka yang memang tidak mampu. Seperti yang diungkapkan oleh Misiah, salah satu pasien asal Labuhan Mariggai, Lampung Timur. “Sakit sedikit aja, ini sekitar tiga bulan lalu kena kataraknya. Ya senang karena ada operasi gratis jadi  bisa dioperasi kataraknya,” ungkapnya. Para dokter yang terlibat dalam kegiatan baksos kesehatan ini merupakan dokter spesialis mata dari Jakarta dan Lampung.


Relawan Tzu Chi, Asih, membantu menyuapi makan pasien. 

Relawan Tzu Chi bertugas membantu perawat, termasuk mencuci kaki pasien, menggantikan baju, mengantar jemput pasien yang akan dan sudah dioperasi, membantu memberikan obat, dan menyiapkan tempat istirahat bagi pasien dan keluarga yang mendampinginya.

Salah satu relawan yang membantu di ruang pemulihan, Rike mengungkapkan pengalamannya. “Senang, karena dapat melayani mereka dengan baik. Mereka juga sangat bahagia bisa mengikuti kegiatan operasi katarak ini,” ungkap Rike.

Hari ke-2 pascaoperasi, Senin, 14 Oktober 2019, para pasien operasi katarak melakukan pemeriksaan kembali (post op). Dan hasilnya, semua pasien yang dioperasi berhasil dengan baik. Para pasien dan keluarganya bahagia, para dokter dan relawan pun bersukacita karena telah berhasil mengangkat penderitaan para pasien.

Editor: Hadi Pranoto

Artikel dibaca sebanyak : 309 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Hanya dengan mengenal puas dan tahu bersyukur, kehidupan manusia akan bisa berbahagia.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat