Rabu, 15 Juli 2020
Indonesia | English

Bazar Bacang Vegetarian

24 Juni 2020 Jurnalis : Supardi (Tzu Chi Batam)
Fotografer : Supardi, Roberto (Tzu Chi Batam)


Barisan relawan pembungkus Zong Zi mempersiapkan Zong Zi yang akan dijual keesokan harinya.

Menikmati hidangan Zong Zi atau Bacang saat Perayaan Duan Wu atau Festival Perahu Naga merupakan salah satu tradisi yang dimiliki setiap keluarga etnis Tionghoa. Untuk memeriahkan perayaan ini, Tzu Chi Batam pada tanggal 19 dan 20 Juni 2020 mengadakan Penjualan Bacang Vegetarian di Aula Jing Si Batam.


Diana Loe (kanan) mengajarkan seorang relawan cara membungkus dan mengikat Zong Zi.

“Kebetulan sebentar lagi Perayaan Duan Wu sehingga setiap keluarga pasti akan membeli Zong Zi. Master Cheng Yen mengatakan vegetarian harus dijalankan, sehingga setiap insan Tzu Chi harus mensosialisasikan vegetarian.  Kita mengharapkan Zong Zi (bacang) vegatarian kita dapat berbeda dengan yang lain karena akan sangat enak,” tutur Diana Loe, relawan Tzu Chi Batam yang aktif di bagian konsumsi.

 

Cita rasa Zong Zi Vegetarian Tzu Chi tidak kalah dengan Zong Zi Non-Vegetarian yang dijual dipasaran.

Walau banyak relawan yang sangat ingin berpartisipasi dalam kegiatan ini, namun karena masih di masa pandemi, koordinator kegiatan tetap membatasi jumlah relawan dapat hadir pada kegiatan kali ini.  Di antara 50 orang relawan yang terlibat, terdapat Ong Lie Fong yang hadir bersama 3 saudarinya. “Ada empat orang di Batam jadi semua bantu. Hari ini datang dari jam 9 dan mungkin jam empat baru bisa selesai,” jawab Ong Lie Fong. Walau tugas membungkus bacang sangat membutuhkan stamina dan konsentrasi, namun keempat saudari ini tetap semangat dan sukacita menjalaninya. “Lebih bagus semua orang bisa bervegetarian sekarang. Apalagi saat wabah ini, saya berharap semua orang bisa makan vege sambil doakan Covid ini cepat lewat. Tentunya bervegetarian bukan hanya Zong Zi saja, namun harus setiap hari,”kata Ong Lie Ong menegaskan.

 

Ong Lie Fong berharap lewat pembuatan Zong Zi Vegetarian pandangan warga terhadap masakan vegetarian dapat berubah.

Tidak hanya melakukan pembatasan terhadap relawan, kegiatan kali ini juga membatasi jumlah pembeli yang dapat masuk ke dalam Aula Jing Si Batam. Setiap pemesan diberitahukan kapan mereka bisa mengambil pesanan mereka sehingga kepadatan pembeli dapat dihindari. “Saya suka makanan vegetaris dari Tzu Chi. Kebanyakan orang bisa terima, rasanya enak. Kalau kita tidak memakan hewan berarti kita telah melepas hewan itu,”kata Delvina Piododa, salah satu pelangan rutin Bazar Tzu Chi.

 

Kemasan Zong Zi yang penuh dengan Budaya Humanis Tzu Chi.

Mengajak masyarakat untuk mengadopsi pola makan vegetaris bukanlah sebuah perkara yang mudah. Oleh sebab itu, insan Tzu Chi perlu mengenggam setiap kesempatan untuk mensosialisasikan pola hidup vegetarian. Dengan menunjukan keberagaman dan kenikmatan masakan vegetarian, Tzu Chi berharap dapat menanamkan pandangan bahwa bervegetarian itu mudah dan dapat dilakukan oleh siapapun juga.

Editor: Hadi Pranoto

Artikel dibaca sebanyak : 178 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Keindahan kelompok bergantung pada pembinaan diri setiap individunya.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat