Rabu, 21 Oktober 2020
Indonesia | English

Bervegetaris Jadi Tak Sulit Lagi Karena Vegan Catering Tzu Chi

14 Agustus 2020 Jurnalis : Khusnul Khotimah
Fotografer : Henry Tando

Nasi Pesmol menjadi menu kesembilan dalam program vegan catering di komunitas He Qi TimurKamis 13 Agustus 2020. Pesmol merupakan masakan khas nusantara yang banyak digemari pecinta kuliner karena rasanya yang gurih dan khas.

Meski vegan, Nasi Pesmol buatan tim relawan konsumsi He Qi Timur ini tak kalah dengan pesmol pada umumnya. Aling, salah satu chef utama di He QiTimur menjelaskan, pengganti ikan di menu ini adalah kembang tahu basah yang digulung dengan rumput laut kering lalu dibumbui kunyit, kemiri, cabe giling, dan daun salam.


Siapa yang tak suka dengan menu Pesmol? Pecinta kuliner nusantara mesti mencoba Nasi Pesmol vegetarian buatan tim relawan konsumsi He Qi Timur. Rasanya tak kalah dengan pesmol pada umumnya.

Nasi pesmol ini dihidangkan bersama acar yang segar, tahu isi yang empuk, dan tumis tauge yang gurih. Sambal merah yang tak terlalu pedas membuat Nasi Pesmol ini semakin pas, mantap.

“Tidak usah khawatir biar kita bervegetaris kita tetap bisa menikmati makanan enak. Jadi perlu dicoba, pasti enak, bergizi, dan sehat,” tutur Aling.


Aling, salah satu chef utama di He Qi Timur tengah membuat adonan untuk kulit luar tahu isi.

Vegan Catering di He Qi Timur sendiri sudah dibuka sejak tanggal 1 Agustus 2020 dan berakhir pada 14 Agustus 2020. Tapi tenang, itu untuk tahap pertama. Tahap kedua, akan dibuka kembali pada 31 Agustus sampai 11 September 2020. Jadi bagi pembaca yang kebetulan tinggal di area Kelapa Gading, Sunter, dan sekitarnya, masih bisa memesan vegan catering yang setiap menunya dibanderol 20 ribu rupiah.

Menggalang Hati Masyarakat untuk Bervegetaris

Berbicara tentang tujuan mengapa komunitas relawan Tzu Chi membuat vegan catering adalah untuk mengajak lebih banyak orang untuk bertekad bervegetaris. Salah satu caranya ya menyediakan catering makanan vegan ini untuk menu makan siang.

Ketua He Qi timur, Tjong Mia Yolanda mengatakan, sejauh ini sudah ada 23 orang dari masyarakat umum yang sudah bertekad bervegetaris melalui vegan catering He Qi Timur. Sementara yang lainnya adalah orang-orang yang mau belajar untuk bervegetaris selama dua pekan.

“Kita kan awalnya ingin galang hati dulu, supaya mereka dalam dua pekan ini mau bervegetaris, responnya bagus dan pada suka masakannya. Jadi untuk bervegetaris itu tidak ada masalah. Saya rasa ke depannya akan lebih banyak lagi yang mau bervegetaris karena untuk rasa sih kalau menurut saya lebih enak malah,” jelasnya. 


Pengganti ikan di menu Nasi Pesmol adalah kembang tahu basah yang digulung dengan rumput laut kering. Setelah itu dibumbui kunyit, kemiri, cabe giling, dan daun salam. 


Isian Tahu Isi berupa wortel, kol, dan toge.  Dengan teknik menggoreng yang tepat tahu isi ini terasa chruncy di luar, namun empuk di dalam.

Sementara itu, waktu baru menunjukkan pukul 10.30 WIB, tapi para pemesan baik melalui ojek daring, maupun sopir pribadi sudah berdatangan ke rumah Santi, relawan yang rumahnya menjadi lokasi memasak vegan catering He Qi Timur. Sepuluh tim relawan dibantu anak Santi pun bergegas menyelesaikan pengemasan Nasi Pesmol ini.

Angela bersama Wenny, tak hanya bertugas memasak serta mengemas Nasi Pesmol ke dalam wadah. Hari itu mereka juga turut mengantar 15 pesanan ke Kantor Ajidharma Corporindo yang ada di Jalan Danau Sunter Selatan, Sunter Jaya. Rupanya ada 14 karyawan di kantor ini yang kompak untuk belajar bervegetaris, dan menjadi penggemar baru dari vegan catering He Qi Timur.

Adalah Kimsry, vice general manager dari perusahaan yang bergerak di bidang distribusi bahan kimia ini yang adalah relawan Tzu Chi di He Qi Utara 1. Ibu Kim, begitu ia akrab disapa, memberitahu para karyawannya bahwa ada program vegan catering dari Tzu Chi. Ia pun menunjukkan menu-menunya, dan tak disangka, para karyawannya langsung tertarik.

“Awalnya cuma Stephen, pelopornya, trus Christian. Kemudian yang lain. Hari pertama cuma 10 orang. Trus hari pertama makan, oh enak loh dan yang lain akhirnya mau pesan. Jadi total 15 orang,” terang Ibu Kim.  


Ketua He Qi timur, Tjong Mia Yolanda (kanan) dan Santi, yang menyediakan rumahnya sebagai lokasi masak, tengah mengemas masakan ke dalam wadah. Setiap harinya, rata-rata ada 160 pemesan.

Mulai Belajar Bervegetaris

Stephen, mulanya mau memesan vegan catering karena sulit mencari makanan di area kerjanya. Tapi setelah hampir dua pekan merasakan sendiri makanan vegan dari Tzu Chi, ia pun terbersit keinginan untuk bervegetaris.

“Nah saya pikir-pikir, kenapa kita tidak coba bervege? toh makanan vege cukup sehat. Apalagi sedang kondisi begini juga, Indonesia dilanda Covid-19. Setelah saya makan, rasanya pun, dagig-dagingan dari jamur itu mirip dengan daging asli. itu yang membuat saya tertarik dengan makanan vege. Pertama sehat, kedua itu untuk rasanya enak,” kata Stephen.


Dari kiri: Christian, Kimsry dan Stephen antusias saat 15 pesanan Nasi Pesmol tiba di kantor mereka.

Sementara itu bagi Christian, hampir dua pekan bersantap siang dengan menu vegan, ia pun berniat untuk mengurangi konsumsi daging.

“Sebelumnya saya suka makan daging, tapi makin lama badan saya terasa sakit. Dan saya coba makanan vegan ini loh kok tidak jauh berbeda rasanya dari daging biasanya. Apalagi corona kan penularannya dari kelelawar atau semua yang berhubungan dengan hewan. Saya pikir kenapa kita tidak bervege saja, toh vegetarian juga sama saja masuk ke perut, trus lebih menyehatkan,” kata Christian.

“Saya masih makan daging tapi misalnya dulu hampir setiap hari sekarang mungkin jadi seminggu sekali. Mungkin nanti kurang dari sebulan sekali,” pungkas sales marketing ini.

Melihat para karyawannya menikmati masakan vegetarian, Ibu Kim merasakan kebahagiaan tersendiri.

“Senang juga. Yang saya pikir mereka jadi tidak usah makan sembarangan di luar karena belum tentu bersih ya. Nah kalau mereka sehat, makannya bagus, kerjanya kan jadi oke. Jadi saya ikut senang,” ujar Ibu Kim.  

Editor: Metta Wulandari

Artikel dibaca sebanyak : 974 kali


Berita Terkait




3 komentar


Nanang rochani On Saturday, 05 September 2020, 09:19:58 wrote:

Mau coba masakan vegetarian. Info alamat kontak

Luciana Gunawan On Wednesday, 19 Agustus 2020, 22:29:37 wrote:

Saya ingin memesan menu vegetarian tp bagaimana caranya? Siapa yg hrs saya hubungi????

Luciana Gunawan On Wednesday, 19 Agustus 2020, 22:29:03 wrote:

Saya ingin memesan menu vegetarian tp bagaimana caranya? Siapa yg hrs saya hubungi????



Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Memiliki sepasang tangan yang sehat, tetapi tidak mau berusaha, sama saja seperti orang yang tidak memiliki tangan.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat