Sabtu, 20 Juli 2019
Indonesia | English

Cinta Kasih Adalah Bahasa Universal

11 Maret 2019 Jurnalis : Arimami Suryo A
Fotografer : Arimami Suryo A


Relawan Tzu Chi Indonesia menyambut kedatangan dua Shifu dari Griya Jing Si, De Qian dan De Chen Shifu) dari Hualien, Taiwan di pintu masuk Rumah Sakit Cinta Kasih (RSCK) Tzu Chi di Cengkareng, Jakarta Barat.

Kebahagiaan terpancar dari wajah De Qian Shifu saat berinteraksi dengan para pasien di Rumah Sakit Cinta Kasih (RSCK) Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat. Perhatian dan kedekatan tidak berkurang walaupun terkendala bahasa. Cinta kasih yang tulus hadir dalam balutan kesederhanaan dalam kunjungan rombongan Tzu Chi Taiwan ke beberapa Badan Misi Tzu Chi Indonesia, Selasa, 5 Maret 2019.

“Seluruh siswa di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi bisa isyarat tangan Wu Liang Yi Jing (Sutra Makna Tanpa Batas) dan mereka menyanyikannya dalam bahasa Mandarin, ini sulit dibayangkan di Indonesia. Mereka bukan hanya bisa bernyanyi, tetapi mereka juga ada kelas bedah buku dan mengerti arti dalam Sutra. Jadi sekolah ini seluruhnya dapat memahami Dharma. Ini membuat saya terkejut dan sangat berbahagia,” ungkap De Qian Shifu usai mengunjungi Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat.


De Chen Shifu menyapa siswa SD Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi saat membersihkan kain setelah digunakan.

Disela-sela kunjungan dua orang biksuni dari Griya Jing Si, De Qian dan De Chen Shifu serta beberapa staf dari Tzu Chi Taiwan ke Indonesia, rombongan juga berkesempatan ke Sekolah Cinta Kasih, Rumah Sakit Cinta Kasih, Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang berada di dalam area Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat.

Kedatangan rombongan yang didampingi oleh Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei dan beberapa relawan Komite Tzu Chi Indonesia ini disambut hangat oleh direktur dan staf dari Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng. Setelah berkenalan dan ramah tamah di Aula lt.2, SMA Cinta Kasih Tzu Chi, rombongan langsung diajak berkeliling sekolah tersebut.


Kebahagiaan rombongan yang didamping Ketua Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei saat berkunjung ke salah satu kelas di TK Sekolah Cinta Kasih.

Para siswa pun memberi salam dan menyapa De Qian dan De Chen Shifu beserta rombongan saat memasuki ruang kelas. Sesekali mereka juga berinteraksi dengan bahasa-bahasa kasih. Tidak sampai di sini saja, saat mengunjungi TK Cinta Kasih Tzu Chi, rombongan disambut dengan Isyarat Tangan Wu Liang Yi Jing oleh murid-murid TK di halaman sekolah. Canda tawa dan rasa kagum dari seluruh rombongan pun diakhiri dengan tepuk tangan saat anak-anak selesai dengan gerakan-gerakan indahnya.

Setelah itu, rombongan kemudian mengunjungi Rumah Sakit Cinta Kasih Tzu Chi. Saat berada di RSCK, rombongan disambut oleh Kepala RS Cinta Kasih Tzu Chi, dr. Tony Christianto yang kemudian mengajak rombongan berkeliling. Cinta kasih yang tulus ditunjukkan oleh dua murid Master Cheng Yen ini, tanpa rasa canggung dan takut mereka menghampiri pasien dan mencoba berinteraksi. Perbedaan bahasa pun bukan masalah, ketulusan dan cinta kasih menjadi bahasa universal yang sanggup menyentuh hati dan memberikan makna yang sangat dalam.


De Qian Shifu yang baru pertama kali ke Indonesia langsung menyapa orang tua yang akan mengecek kondisi kesehatan bayi mereka di RSCK Tzu Chi.

Ketika berkeliling ke Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi, rombongan bertemu dengan Sofyan, seorang penerima bantuan pengobatan Tzu Chi yang pernah dirawat di Taiwan. Karena lama sudah tidak bertemu mereka saling bertegur sapa serta melihat aktivitas dan keseharian Sofyan di rusun. Rombongan juga meninjau fasilitas di perumahan serta menyempatkan untuk mengunjungi Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Cengkareng.

Dalam kunjungan kali ini, De Qian Shifu mendapatkan pengalaman berharga di kunjungan pertamanya ke Indonesia. Berbeda dengan De Chen Shifu yang sudah pernah datang ke Indonesia pada masa-masa awal berdirinya Tzu Chi di Indonesia. Biasanya, De Qian Shifu hanya mendapatkan informasi atau kegiatan yang dilakukan oleh relawan Tzu Chi Indonesia melalui video saja. Kesempatan ini pun memberi kesan tersendiri baginya. “Ini pertama kali saya datang ke Indonesia. Keluarga Tzu Chi Indonesia sangat harmonis. Tadi melihat Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi sangat terharu. Awalnya saya sering melihat video di Da Ai TV, tapi setelah datang langsung dapat merasakan sendiri budaya humanisnya. Jadi keinginan Master Cheng Yen untuk Misi Pendidikan dapat dilihat dari para siswa, mereka sangat ceria dan berbudaya humanis. Jadi saya merasa Master akan sangat bahagia melihat hasil seperti ini,” ungkap De Qian Shifu.


Saat mengunjungi Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi di Cengkareng, rombongan juga bertemu dengan Sofyan dan melihat kesehariannya.

Saat berada di Indonesia, perasaannya pun begitu dekat walaupun baru pertama kali berkunjung. “Rasanya sangat dekat, semuanya sangat ramah. Jadi kita lihat di Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng ada rumah sakit dengan kualitas yang begitu bagus, jadi untuk orang yang tidak mampu juga mendapatkan pelayanan kesehatan. Dulu saya melihat di video saya pikir tidak sebesar ini, tapi ternyata setelah saya kesini tempatnya sangat luas. Rasanya sulit dipercaya tidak seperti yang saya bayangkan,” jelas De Qian Shifu.


Rombongan juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Cengkareng serta melihat langsung proses pemilahan barang daur ulang.

Kehadiran dua biksuni dari Hualien, Taiwan ini juga menjadi kesempatan baik untuk memperlihatkan perkembangan-perkembangan dari Badan-badan Misi Tzu Chi Indonesia serta bagaimana nilai-nilai Tzu Chi diterapkan dalam pelayanan kepada masyarakat. “Sangat menyenangkan untuk kita, mereka melihat kondisi dan perkembangan kita. Selain itu mereka melihat-lihat pasien kita juga. Ini adalah berita baik dan saya rasa Master Cheng Yen pasti akan merasa senang melihat perkembangan kita di Indonesia melalui para muridnya langsung,” ungkap dr. Tony Christanto setelah kegiatan kunjugan berakhir. 

Editor: Hadi Pranoto

Artikel dibaca sebanyak : 452 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Keharmonisan organisasi tercermin dari tutur kata dan perilaku yang lembut dari setiap anggota.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat