Kamis, 29 Oktober 2020
Indonesia | English

Dukungan Pengusaha Peduli NKRI Dalam Penanganan Wabah Covid-19

06 April 2020 Jurnalis : Hadi Pranoto
Fotografer : Arimami Suryo A., Edi (Rel. Dok. Tzu Chi)


Para Pengusaha Peduli NKRI menyerahkan bantuan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang akan didistribusikan bersama Kemenkes dan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) RI.

Dukungan para pengusaha Indonesia dalam menangani wabah Covid-19 terus berlanjut. Hari ini, Senin, 6 April 2020, para pengusaha yang bernaung di Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan tergabung dalam Pengusaha Peduli NKRI menyerahkan bantuan alat medis dalam penanganan wabah Covid-19 di Indonesia kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia di Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Bantuan ini nantinya akan didistribusikan bersama Kementerian Kesehatan RI dan Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Virus Corona (Covid-19) RI.

Bantuan peralatan kesehatan seberat tak kurang dari 80 ton berupa 100 unit alat bantu pernapasan (ventilator), 75.000 alat pelindung diri (Coverall Hazmat), dan kacamata pelindung, serta 20.000 masker N95 tiba dari Guangzhou, Tiongkok, dengan pesawat Garuda Indonesia (05/04/2020). Turut hadir dalam penyerahan, perwakilan donatur dari Astra International, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Djarum, dan Agung Sedayu Group, serta Sekjen Kemenkes RI Drg. Oscar Primadi, MPH, dan Sekretaris Utama BNPB RI Ir. Harmensyah, Dipl. SE, MM. Sesuai protokol pembatasan fisik, jumpa pers berlangsung dalam bentuk konferensi video.

 

Hong Tjhin, relawan Tzu Chi yang juga CEO DAAI TV Indonesia bersama Sekjen Kemenkes RI Drg. Oscar Primadi, MPH (kanan), dan Sekretaris Utama BNPB RI Ir. Harmensjah, MM (tengah).

“Tenaga medis dan jajaran pelayanan publik adalah lini terdepan penanganan wabah virus yang penyebarannya cepat ini. Itu sebabnya donasi lintas perusahaan berbentuk peralatan, yang kami prioritaskan untuk membantu mereka,” ujar Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto selepas penyerahan simbolik mewakili kalangan usaha kepada Tzu Chi Indonesia yang akan meneruskannya kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Tzu Chi Center Tower, Jakarta Utara.

Sulistiyanto selaku koordinator donasi mengatakan, karena bantuan berwujud barang, pemerintah telah memfasilitasi mereka lewat relaksasi perizinan impor alat kesehatan, “Agar peralatan dapat segera tiba di Indonesia, mendukung penanganan pandemi yang lebih cepat, aman dan menyeluruh.”

 

Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto (kemeja batik), selaku koordinator penggalangan donasi pengusaha menyampaikan bantuan yang diberikan dalam bentuk barang/alat-alat kesehatan yang sangat dibutuhkan tim medis, seperti ventilator (alat bantu pernapasan), masker (surgical mask), baju pelindung diri, dan rapid test kit.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Kadin, Rosan Roeslani mengatakan, “Penyerahan (bantuan) kami lakukan secara bertahap, sehingga kesempatan bagi perusahaan lainnya yang ingin bergabung tetap terbuka lebar,” ujarnya. Pihaknya berharap, donasi lintas perusahaan bertajuk Pengusaha Peduli NKRI ini dapat menggalang bantuan senilai tak kurang dari 500 miliar rupiah, di mana perkembangan donasi, menurutnya, secara berkala dilaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo. Sementara pengalokasiannya menjadi kewenangan BNPB dan Kementerian Kesehatan.


Sesuai protokol pembatasan fisik, jumpa pers berlangsung dalam bentuk konferensi video di Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, PIK, Jakarta Utara.

Dalam rangkaian donasi, kontribusi datang dari 35 perusahaan: Sinar Mas, Djarum, Indofood, Astra International,  Agung Sedayu, Artha Graha Peduli Foundation, Panin Group, Ciputra Group, Jhonlin Group, ADR Group, PT Puradelta Lestari Tbk, Bund Center Shanghai, Summarecon Agung, Triputra Group, Fajar Surya Wisesa Tbk., Erajaya Group, Mulia Group, PT Inti Sumber Bajasakti, PT Bina Karya Prima, PT Setiawan Dwi Tunggal, Sungai Budi Group, PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi, PT Union Sampoerna Triputra, First Resources Ltd., Garudafood, Rajawali Corporation, Nutrifood Indonesia, PT Samudra Marine Indonesia, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Li Realty Pertiwi, PT Sinde Budi Sentosa, Evelina Setiawan, PT Embossindo Utama, Mandiri Group, serta Cerestar Group.

Bantuan berbentuk peralatan uji cepat (rapid test kit), alat perlindungan diri (APD atau personal protective equipment), ventilator, serta masker.

Bersatu Hati Dalam Menangani Wabah Virus Covid-19

Ketua Umum Kadin, Rosan Roeslani menyampaikan jika bantuan ini akan dilakukan secara bertahap untuk memberi kesempatan kepada perusahaan lainnya yang ingin bergabung.

Kepedulian para pengusaha ini disambut hangat pihak pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penganggulangan Bencana. Seperti disampaikan oleh Sekjen Kemenkes Drg. Oscar Primadi, MPH bahwa pihaknya selaku kementerian yang sedang berjuang di lini terdepan (dokter dan tenagas medis) merasa terangkat moralnya dengan adanya bantuan ini. Tercukupi dan terpenuhinya alat medis bagi tim medis tentunya akan memberi ketenangan, kenyamanan, dan keyakinan bagi para tenaga medis dalam bekerja. “Ini menjadi bagian terpenting. Atas nama Kemenkes dan reekan-rekan yang sedang berjuang mengucapkan banyak terima atas kepeduliannya, dan tentunya ini akan sangat bermakna dalam rangka rekan-rekan kami bekerja,” kata Drg. Oscar.

 

Sekjen Kemenkes Drg. Oscar Primadi, MPH menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan ini. Dukungan ini menjadi penyemangat rekan-rekannya yang tengah berjuang menangani wabah virus Covid-19 di lini terdepan.

Sementara menurut Sekretaris Utama BNPB RI Ir. Harmensjah, Dipl. SE, MM, kondisi bencana adalah masalah kita bersama, pemerintah, dunia usaha (pengusaha), dan masyarakat sehingga memang dibutuhkan kerja sama dan saling mendukung dalam menangani bencana ini, wabah Covid-19. “Kita berterima kasih kepada Pengusaha Peduli NKRI yang sudah bahu-membahu memberikan bantuan kemanusiaan. Barang-barang ini akan disalurkan melalui satu pintu, BNPB berdasarkan kajian dari Kementerian Kesehatan.  Semua (rumah sakit dan Puskesmas) di daerah akan diberikan dan sudah didata kebutuhannya berapa dan kami bahu membahu dengan Kemenks. Setiap barang yang ada langsung kita bagikan,” tegas Harmensjah.

 

Sekretaris Utama BNPB RI Ir. Harmensjah, Dipl. SE, MM menyampaikan jika penyaluran bantuan ini dilakukan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Virus Corona, jadi bukan langsung dari pengusaha ke rumah sakit-rumah sakit.

Sebelumnya, pada 19 Maret 2020 lalu, sebagai dukungan bagi ujung tombak penanggulangan pandemi virus Corona (Covid-19) para pengusaha di bawah naungan Kadin ini melakukan penggalangan dana untuk penyediaan peralatan kesehatan bagi para tenaga medis, yang ditargetkan mencapai senilai Rp500 miliar.

Pada bantuan Tahap Pertama, Tzu Chi Indonesia telah menyalurkan lebih dari 1.759.000 pcs masker (surgical mask), 3.000 baju pelindung diri (Coverall Hazmat), 7 unit ventilator, 640 liter cairan disinfektan, dan 157 unit disinfektan sprayer, serta bersama Kemenkes RI dan Gugus Tugas Penanganan Corona (Covid-19) RI menyalurkan 646.520 rapid test kit ke-185 rumah sakit dan 17 instansi pemerintahan.

 

Bantuan lebih dari 80 ton berupa 100 unit alat bantu pernapasan (ventilator), 75.000 alat pelindung diri (Coverall Hazmat), dan kacamata pelindung, serta 20.000 masker N95 tiba dari Guangzhou, Tiongkok, dengan pesawat Garuda Indonesia (05/04/2020).

Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Liu Su Mei mengatakan, “Filosofi kerelawanan Tzu Chi yakni satu hati, harmoni, saling mengasihi dan bergotong royong akan menghadirkan kekuatan terbesar, sejalan dengan kemitraan lintas pihak dalam memerangi pandemi yang tengah berlangsung.”

Dengan Bersatu Hati, Harmonis, Saling Mengasihi, dan Bergotong Royong maka tiada rintangan yang tak dapat dilalui. Dengan bersama-sama menyatukan hati dan langkah barulah kita dapat mengerahkan kekuatan terbesar dalam menanggulangi wabah virus Covid-19 ini.

Bersama Kita Bisa Atasi Wabah Corona.
Salurkan kepedulian Anda melalui:Bank BCA Norek. 865 002 4681
an. Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia
Bank BCA Pantai Indah Kapuk

#tzuchi #tzuchiindonesia #tzuchisinarmas #daaitvindonesia #viruscorona #covid19 #Kemenkes_RI #rspadgatotsoebroto #rspisuliantosaroso #rsuppersahabatan #sebarkankebaikan

Artikel dibaca sebanyak : 1135 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Kehidupan masa lampau seseorang tidak perlu dipermasalahkan, yang terpenting adalah bagaimana ia menjalankan kehidupannya saat ini.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat