Rabu, 02 Desember 2020
Indonesia | English

Galang Dana Lewat Catering Vege Da Ai Mama

16 November 2020 Jurnalis : Arimami Suryo A.
Fotografer : Dokumentasi Pribadi


Salah satu orang tua murid Tzu Chi School mengantarkan makanan untuk program Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School ke rumah Tina Lee, relawan Tzu Chi sekaligus Da Ai Mama yang menjadi Koordinator Kegiatan Catering Vege Da Ai Mama ini.

Untuk mendukung tayangan-tayangan DA AI TV Indonesia, para Da Ai Mama (relawan pendamping di Misi Pendidikan) dari Tzu Chi School, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara berinisiatif menggalang dana melalui kegiatan Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School. Kegiatan yang awalnya diadakan pada bulan Agustus - Oktober 2020 ini kembali diadakan pada November 2020 karena antusias yang besar dari para partisipan yang mau mendukung DA AI TV Indonesia.

Salah satu tayangan DA AI TV yaitu Video Dharma Master Cheng Yen Bercerita sarat dengan pesan kehidupan dan pembabaran Dharma. Dalam pembuatannya pun memerlukan banyak sumber daya, baik moril ataupun materil. Para pemirsa DA AI TV yang sering menonton tayangan tersebut juga terus memberikan dukungan. Salah satunya adalah para Da Ai Mama Tzu Chi School. Bentuk dukungan yang dilakukan adalah menggalang dana dengan menjual aneka menu-menu makanan vegetaris kepada masyarakat yang dibuat oleh para Da Ai Mama.

“Awalnya di bulan Agustus 2020, kita Da Ai Mama berjualan mooncake, dari sini kita bahas kembali untuk berjualan masakan vegetaris satu menu setiap hari dan yang masak bergiliran dari Da Ai Mama. Semua keuntungan ya nantinya akan didonasikan untuk memberikan dukungan bagi DAAI TV khususnya pembuatan video Dharma Master Cheng Yen Bercerita,” jelas Tina Lee, Koordinator Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School.


Kutansi dari DA AI TV berisi donasi 100 juta dari Da Ai Mama untuk mendukung pembuatan video Dharma Master Cheng Yen Bercerita. Donasi ini dikumpulkan sejak Agustus-Oktober 2020 dengan cara menjual makanan vegetaris kepada masyarakat.

Semua hasil penjualan dari Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School ini disumbangkan ke DAAI TV Indonesia. Dari hasil penjualan selama bulan Agustus-Oktober 2020, Da Ai Mama Tzu Chi School telah menyumbangkan 100 juta rupiah untuk keperluan pembuatan video Dharma Master Cheng Yen Bercerita.

Banyaknya peminat Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School serta bertambahnya para partisipan yang mendukung juga membuat kegiatan ini diadakan kembali pada bulan November 2020. Bermacam-macam menu vegetaris kembali dihadirkan kepada masyarakat selama satu bulan penuh.

“Dari apa yang kita lakukan, ternyata banyak yang mendukung dan ikut berdonasi. Mulai dari para pembeli yang memesan makanan, lalu ada juga yang mendonasikan bahan makanan, dan banyak hal lainnya dari sini lalu para Da Ai Mama sepakat mengadakan lagi catering vege di bulan November 2020,” lanjut Tina Lee.

Terbatasanya ruang untuk berkegiatan karena Covid-19 serta adanya himbauan untuk menjaga jarak membuat kegiatan Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School disosialisasikan melalui medsos (grup WhatsApp). Setelah sosialisasi tersebar, ternyata banyak yang ingin ikut berpartisipasi. Bukan hanya para Da Ai Mama, relawan Tzu Chi di komunitas, dan pembeli pun ikut menyumbangkan masakannya.

Saling Mendukung dalam Kebaikan


Berawal dari pembeli makanan di Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School, Lenny Rovelensia, orang tua dari siswa SMP Tzu Chi School ikut berpartisipasi dengan membuat asinan buah.

Kegiatan Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School di bulan November 2020 telah berlangsung hampir setengah bulan. Pada Jumat, 13 November 2020, Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School menyajikan 3 menu vegetarian, yaitu Nasi Bakar, Pempek, dan Asinan. Uniknya, para partisipan dari kegiatan ini bukan hanya Da Ai Mama saja. Relawan komunitas dan orang tua siswa Tzu Chi School pun ikut berpartisipasi dalam kegiatan penggalangan dana ini.

Lenny Rovelensia, orang tua siswa di Tzu Chi School juga ikut bersumbangsih dengan membuat asinan dari buah rumahan. “Sekitar satu bulan yang lalu (September 2020) di grup orang tua murid ada pesan broadcast tentang catering vege. Awalnya saya sebagai konsumen saja. Trus saya pikir di masa pandemi yang sulit ini jika kita bisa berkontribusi mungkin akan bermanfaat,” ungkap Lenny.

Selain untuk mensosialisasikan makanan vegetaris, Lenny juga mengetahui bahwa kegiatan catering vege ini untuk mendukung DA AI TV. “Seperti yang kita tahu bahwa tayangan-tayangan DAAI TV bagus. Banyak cerita-cerita yang menggugah hati dan mengajak kita lebih bersabar dan memiliki cinta kasih kepada orang lain. Jadi lewat kegiatan ini kita semoga semakin banyak teman-teman yang tertarik untuk ikut vege, atau ikut berpartisipasi membantu sesama,” ungkap ibu yang kedua anaknya bersekolah di SMP Tzu Chi School tersebut.


Puspawati, relawan Tzu Chi Komunitas He Qi Utara 1 ikut berdonasi dengan menjual Pempek dalam Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School.

Kegiatan Catering Vege Da Ai Mama di bulan November 2020 ini merupakan pertama kalinya Lenny ikut menjadi penyedia menu makanan. Asinan rumahan yang ia buat dari buah-buahan pun ludes dibeli oleh para konsumen. Ia pun merasa sangat bahagia. “Biasanya setelah makan, orang-orang kan mau cari cemilan. Asinan rumah tangga itu lebih terjaga dan lebih higienis. Rasanya juga saya jaga supaya lebih banyak orang yang menikmati. Jadi senang sekali bisa sekali sold out,” jelas Lenny yang berhasil menjual 25 porsi asinan.

Begitu pula dengan Puspawati, relawan Tzu Chi dari Komunitas He Qi Utara 1. Ia ikut berpartisipasi dalam kegiatan Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School karena bersemangat untuk membantu kegiatan di Tzu Chi. “Dari awal saya sudah mendengar bahwa Da Ai Mama sedang bersemangat membuat PO makanan Vegetaris. Dari situ saya coba tanya ke PIC-nya apakah bisa ikut bersumbangsih,” cerita Puspawati.


Widyanti, relawan Tzu Chi komunitas He Qi Barat 2  berhasil menjual 35 porsi nasi bakar vegetarian dalam Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School.

Ternyata niat Puspawati untuk ikut berdonasi makanan bisa dilakukan dalam kegiatan Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School. “Setelah diizinkan, saya ambil jadwal dua hari (13 dan 25 November 2020) dengan menu yang berbeda. Jadi jika ada hal baik yang bisa kita lakukan ya lakukan. Apalagi untuk berdonasi,” ungkapnya. Di hari pertamanya ikut Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School, 20 porsi  Pempek vegetarian Puspawati ludes terjual.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Widyanti, relawan Tzu Chi komunitas He Qi Barat 2. Kegemarannya memasak ia gunakan untuk berdonasi makanan. “Awalnya dimasukin di grup WhatsApp, karena kebetulan saya suka memasak ya kenapa tidak ikut berdonasi bersama Da Ai Mama,” jelas Widyanti .

Widyanti yang baru pertama kali ikut kegiatan Catering Vege Da Ai Mama ini juga berharap supaya kegiatan menjual masakan vegetarian ini dapat memotivasi orang lain untuk berdonasi dan mendukung kegiatan-kegiatan DAAI TV di Indonesia. “Harapan saya semakin banyak orang yang mau berdonasi dan peduli dengan DAAI TV lewat Catering Vege Da Ai Mama. Karena membuat program tayangan kan membutuhkan biaya yang besar. Apalagi tayangannya kan bagus tentang kebaikan,” ungkap relawan yang berhasil menjual 35 porsi nasi bakar vegetarian ini.


Tina Lee menyerahkan salah satu pesanan makanan Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School kepada pengemudi ojek online saat mengambil pesanan.

Aneka menu yang dijual di Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School ini dijual mulai dari harga 30 ribu rupiah. Pemesanannya pun dilakukan dengan cara PO (Pre Order) dan dapat diambil dengan menggunakan jasa ojek online atau datang ke rumah yang sudah ditetapkan sebagai tempat pengambilan makanan Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School di berbagai wilayah.

Dengan kegiatan Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School yang masih berlangsung hingga akhir November 2020 ini, diharapkan lebih banyak orang yang ikut berpartisipasi. “Dengan adanya ladang berkah lewat Catering Vege Da Ai Mama Tzu Chi School dapat menggalang hati dan menumbuhkan niat baik semua orang untuk ikut serta bersumbangsih mendukung operasional DAAI TV supaya tayangan-tayangan kebaikan terus berlangsung,” ungkap Tina Lee.

Editor: Hadi Pranoto

Artikel dibaca sebanyak : 234 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Umur kita akan terus berkurang, sedangkan jiwa kebijaksanaan kita justru akan terus bertambah seiring perjalanan waktu.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat