Selasa, 16 Juli 2019
Indonesia | English

Gempa Palu: 600 Sarana MCK untuk Palu

26 Oktober 2018 Jurnalis : Metta Wulandari
Fotografer : Metta Wulandari


Relawan Tzu Chi di Palu melakukan serah terima bantuan berupa 600 sarana pembangunan MCK kepada Korem 132/Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis 25 Oktober 2018.

Kamis, 25 Oktober 2018, relawan Tzu Chi melakukan serah terima satu truk kontainer berisi 600 kloset, 200 sak semen, 1.800 spandek (atap), dan dua kardus paku seng kepada Korem 132/Tadulako. Serah terima ini dilakukan di depan kantor Korem 132/Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah.

Sarana MCK merupakan hal yang paling dibutuhkan oleh para pengungsi di posko-posko pengungsian. Kolonel Infanteri Agus Subiyanto, Danrem 132/Tadulako masa jabatan 2017- (Juni) 2018 yang mewakili Danrem 132/Tadulako Kolonel Infanteri Agus Sasmita menyambut dengan antusias bantuan yang diberikan oleh Tzu Chi.

“Musim hujan akan segera datang sedangkan pengungsi masih di tenda. Maka dari itu kita harus cegah yang namanya second disaster yakni bencana penyakit yang kerap datang seperti ISPA, kolera, disentri, diare,” ujar Kol. Inf Agus Subiyanto.


Serah terima ini dilakukan di depan kantor Korem 132/Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah.


Kolonel Infanteri Agus Subiyanto (tengah) menyambut baik sekaligus berterima kasih kepada Tzu Chi karena sarana MCk merupakan salah satu hal yang paling dibutuhkan dalam masa pascabencana.

Pascagempa dan tsunami Palu, banyak hal khusus yang harus segera dibangun kembali khususnya di pengungsian-pengungsian yang jumlah pengungsi seluruhnya mencapai dua ratus ribu lebih jiwa. Pengungsi yang terbagi dalam ratusan posko tersebut membutuhkan sarana hidup yang juga memadai seperti MCK yang layak.

Kol. Inf Agus Subiyanto menjabarkan bahwa apabila diruntut sesuai aturan BNPB, satu MCK bisa difungsikan untuk 20 jiwa. Sesuai dengan aturan tersebut, kebutuhan MCK yang layak dalam masa transisi pascabencana sudah dapat dihitung jumlahnya.

“Makanya sarana MCK ini sangat dibutuhkan. Syukur alhamdulilah, dukungan Tzu Chi sangat bermanfaat sekali bagi pengungsi dan ini akan kami petakan posko mana saja yang masih membutuhkan MCK,” jelas Kol. Inf Agus Subiyanto. Ia melanjutkan bahwa dalam masa ini mereka juga sedang dalam proses persediaan air bersih bersama PDAM dengan pengeboran maupun suplai dengan tangki.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 468 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Jangan takut terlambat, yang seharusnya ditakuti adalah hanya diam di tempat.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat