Rabu, 19 September 2018
Indonesia | English

Hidup Sehat dengan Bervegetaris

13 September 2018 Jurnalis : Siti Choirunnisa (Tzu Chi Tj Balai Karimun)
Fotografer : Abdul Rahim, Beverly Clara, Tcering Zoma Chen, Vincent (Tzu Chi Tj Balai Karimun)


Minggu, 9 September 2018, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan kegiatan Seminar Gizi dan Kesehatan.

Memasuki era globalisasi, permasalahan gizi menjadi hal yang sangat kompleks dan penting untuk segera diatasi. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa permasalahan gizi di Indonesia cenderung terus meningkat. Masalah gizi ini bisa dibagikan ke dalam tiga hal, yakni masalah gizi yang sudah terkendali, masalah yang belum bisa diselesaikan, dan masalah gizi yang justru semakin meningkat dan mengancam kesehatan masayarakat. Tentu masalah gizi yang sering terjadi di Indonesia bisa diatasi dengan menjaga pola makan dan hidup yang sehat disertai dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur.

Untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang gizi kepada masyarakat Karimun, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan Seminar Gizi dan Kesehatan pada Minggu, 9 September 2018. Kegiatan ini juga turut mengundang Ninin Septiariza, A.Md Gz yang merupakan seorang ahli gizi dan dr. Christin sebagai pemateri.

Tepat pada pukul 09.15 WIB, kegiatan dimulai dengan penghormatan kepada Master Cheng Yen serta melantunkan lagu Cinta dan Damai. Kemudian para partisipan menonton Ceramah Master Cheng Yen berjudul Bervegetaris untuk Menyelamatkan Mahkluk Hidup. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan materi Bervegetarian yang dibawakan oleh relawan yang bernama Wiyzhien. Sebagai pembawa materi, ia menjelaskan tentang pola hidup bervegetaris bukan hanya menyelamatkan makhluk hidup tetapi juga demi kesehatan dan menghargai kehidupan. Wiyzhien menambahkan, “Sekali bervegetaris mengurangi 780g emisi CO2. Sedangkan 15 kali bervegetaris mengurangi 12 kg emisi CO2 atau sama dengan CO2 yang dihirup 1 pohon per tahun,” ucap Wiyzhien.


Tampak para partisipan sangat serius melihat Ceramah Master Cheng Yen yang berjudul Bervegetaris untuk Menyelamatkan Mahkluk Hidup.
“Ingatlah kata CERDIK, Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres,” ucap dr. Christin agar para partisipan mengerti pentingnya menjaga kesehatan.

Selanjutnya, Ninin Septiariza, A.Md Gz membawakan pembahasan yang menjelaskan bagaimana hidup sehat dengan diet vegetaris. “Terkadang banyak orang khawatir akan tidak terpenuhinya kebutuhan gizi, atau penyakit yang akan diderita saat bervegetarian. Pada dasarnya, kebutuhan akan gizi yang terkandung dalam daging bisa digantikan oleh protein, kalsium, zat besi, dan vitamin B12,” jelasnya. Lebih lanjut Ninin Septiariza menambahkan bahwa penyebab utama timbulnya penyakit biasa disebabkan oleh pola makan dan pola hidup yang kurang benar, pola makan yang tidak teratur dan tidak seimbang dapat menimbulkan berbagai penyakit. “Justru banyak orang yang disarankan agar mencoba bervegetaris untuk menghindari penyakit,” ujarnya.

Memasuki materi tentang hipertensi, diabetes melitus, asam urat, kolesterol dan berat badan ideal dibawakan oleh dr. Christin. Pada materi yang ia bawakan, ia juga menjelaskan cara mencegah diabetes dan sejumlah penyakit lainnya. “Ingatlah kata CERDIK, Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres,” ucapnya. Dokter Christin juga mengungkapkan bahwa bervegetaris sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh.


Sukmawati, Ketua Tzu Chi Tanjung Balai Karimun memberikan suvenir kepada para pengisi materi pada seminar sebagai tanda terima kasih atas partisipasi pada kegiatan ini.

Usai menguraikan materi, seminar masuk pada sesi tanya jawab yang dipandu oleh relawan Dwi Hariyanto. Semua peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan mengenai gizi dan kesehatan. “Bagaimana cara menyeimbangi pola makan vegetarian agar tetap sehat dan tidak menurunkan hemoglobin?” tanya salah satu relawan. “Pola makan vegetaris harus bervariasi, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan tidak hanya satu jenis saja setiap harinya. Agar tidak menurunkan hemoglobin, bervegetaris harus banyak mengonsumsi pangan sumber vitamin C, seperti jeruk dan meminum suplemen,” jelas Ninin Septiariza dan dr. Christin.

Seminar gizi dan kesehatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan lebih luas lagi bagi masyaratkat. Sehingga setiap orang bisa menjaga kesehatan, menghargai kehidupan, dan lebih menghargai makhluk hidup.

Editor: Metta Wulandari

Artikel dibaca sebanyak : 201 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Hadiah paling berharga di dunia yang fana ini adalah memaafkan.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat