Internasional: Bantuan Bagi Korban Banjir
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Lineth Brondial, Carolina Uy
|
| ||
Lebih dari 500.000 orang menjadi korban bencana topan yang melanda Filipina pada tanggal 16 Juni. Relawan Tionghoa dan Filipina segera menolong Kota Marikina, kawasan Metro Manila, dimana mereka menyampaikan bantuan kepada korban topan Ketsana. Relawan di Marikina juga menyumbangkan waktu dan jasa mereka, meski mereka pun terkena musibah. Para relawan mendistribusikan lebih dari 5.000 vitamin - roti serta biskuit bermineral dan bervitamin, serta 1.800 mangkuk makanan vegetarian kepada keluarga yang rumahnya berada di dalam Sekolah Dasar H. Bautista, Nangka dan Mandalay pada tanggal 24 dan 25 Juni. Pada tanggal 25 Juni para relawan juga mendistribusikan 1.400 paket pakaian bekas kepada para pengungsi di Sekolah Dasar H. Bautista dan Malanday setelah mereka pulang ke rumah di Nangka. Ketua Tzu Chi Filipina, Alfredo Li, memuji dedikasi relawan setempat di Marikina atas bantuan mereka yang tidak mengenal lelah dari segi waktu terhadap bancana seperti ini. "Jerih payah relawan setempat di Marikina sangat terpuji. Mereka menawarkan bantuan diri mereka sendiri meski mereka pun sesungguhnya perlu dibantu," ungkapnya. Di antara mereka ada Rochelle Abella yang berusia 31 tahun dan tinggal di Balubad desa kecil di Barangay Nangka, komunitas kurang mampu sepanjang sungai Marikina. Bersama relawan setempat lainnya, Anella membantu mengevakuasi tetanggannya dan mengawasi kondisi pengunsi di Sekolah Dasar Nangka sejak sore tanggal 23 Juni. "Kami ingin waspada terhadap situasi karena kami tidak ingin bencana terulang kembali. Saya pun khawatir dengan keluarga saya, tetapi inilah bagian dari sukacitaku melayani sesama karena itulah bagian dari janji saya menjadi relawan Tzu Chi," ujar Abella.
Keterangan :
Berhubung air mengalir deras ke jalan-jalan, para relawan setempat masih dapat mengenakan topi putih dan kaos abu-abu yang bersih sewaktu usaha penyelamatan, sepertinya itulah barang pertama yang mereka masukkan ke dalam tas sebelum meninggalkan rumah. Jerih payah mereka sangat dihargai oleh para korban bencana yang terus menerus mengungkapkannya pada para relawan yang menghibur mereka. "Yayasan Tzu Chi sudah membantu kami semenjak bencana Ondoy melanda kami 2 tahun silam. Saya rasa baik untuk memberikan sesuatu pada sesama melalui sumbangan saya," ujar Enrique Basubas yang berumur 56 tahun, pengemudi roda tiga yang secara teratur menyumbang untuk misi sosial dengan mengisi koin di celengan bambunya. Ia membawa keluarganya ke pusat evakuasi untuk menghindari air yang meluap dari Sungai Marikina beberapa meter dari rumah mereka di Tahap II Balubad di Barangay Nangka.
Keterangan :
Bencana Kebakaran Pengunsi lainnya, Melinda Nepomuceno yang berumur 46 tahun mengatakan, "kami berada di luar, kedinginan dan sangat lapar, saat Tzu Chi tiba memberikan kami makanan, mereka menolong banyak jiwa dengan kehadirannya. Ini adalah air mata ungkapan rasa terima kasih pada orang yang telah membantu kami, " tambahnya, saat ia menyeka air matanya. Ketika Filipina dilanda angin topan dan angin puyuh, Tzu Chi dan para relawannya tidak berhenti membantu korban bencana. Yang dibutuhkan warga bukan hanya bantuan materi semata, tetapi juga perhatian dari hati yang penuh welas asih. (Sumber: www,tzuchi.org, tanggal 5 Juli 2011, diterjemahkan oleh: Susy Grace Subiono) | |||
Artikel Terkait
Screening Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-111: Bersama-Sama Membantu Sesama
21 Maret 2016Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-111 akan digelar pada 18-20 Maret 2016 mendatang. Menjelang tahap screening seminggu sebelumnya, relawan Tzu Chi menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai pihak terkait untuk mendukung jalannya baksos.
Sukacita Menyambut Natal
07 Desember 2020Sukacita tengah dirasakan para penerima
bantuan jangka panjang Tzu Chi (Gan En Hu),
khususnya para pemeluk Kristiani. Di awal Desember ini, mereka menerima
Tunjangan Hari Raya (THR) Natal yang diberikan bersamaan dengan bantuan bulanan
mereka. Di Komunitas He Qi Timur, ada
17 penerima THR Natal, salah satunya Pak Karuna Rakkhita (80). ![]()








Sitemap