Internasional : Menolong Anak Yatim
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News
|
| ||
Mengambil Alih Tanggung Jawab Para prajurit dari Yordania ini kemudian mengalihkannya kepada relawan Tzu Chi yang telah bekerja sama dengan mereka sejak awal. Para prajurit telah memberikan perlindungan untuk distribusi barang bantuan. “Orang dermawan itu adalah wanita Yordania yang berobat ke Amerika karena penyakit malaria dan tidak dapat kembali untuk sementara,” ujar Chen Dexiong, relawan Tzu Chi, “dia meminta pertolongan melalui pasukan penjaga kedamaian Yordania untuk menghubungi Tzu Chi.”
Ket : - Relawan Tzu Chi tengah memperagaan bahasa isyarat tangan "shou yu" kepada anak-anak penghuni panti asuhan. (kiri) Para relawan senang dapat membantu dan mengunjungi panti asuhan. Mereka menemukan bahwa selain perawatan minim, anak-anak sangat kekurangan segalanya. Banyak yang tertular penyakit karena mereka tinggal dengan berdekatan. Seorang gadis dengan kepala yang dicukur tertular penyakit kulit, seorang anak laki-laki berumur 2 tahun memiliki bekas kurap yang besar di siku kanan yang terlihat sudah lama. Anak yang paling kecil berumur 2 tahun dan Elmeau Masedana adalah anak yang paling besar, dia seperti kakak yang menjaga Sebelum para relawan pergi, anak-anak menyanyikan sebuah lagu untuk mereka. Di tengah kesulitan yang mereka hadapi, anak-anak masih tetap dapat tersenyum. Kehangatan dan kasih sayang membantu mereka untuk bangkit kembali setelah gempa. | |||
Artikel Terkait
Tzu Chi Hospital, Perwujudan Cinta Kasih Seluruh Insan Tzu Chi untuk Indonesia
14 Juni 2023Berdiri tepat di belakang Presiden Jokowi saat meresmikan Tzu Chi Hospital, Eka Tjandranegara bertepuk tangan paling keras. Ia diliputi kebahagiaan sekaligus haru yang begitu dalam. Apa yang dirasakannya menjadi gambaran dari suasana hati relawan Tzu Chi lainnya. Bahagia, haru, bersyukur, berkelindan mewarnai hari bersejarah ini.
Suara Kasih : Jalan Bodhisatwa
26 Januari 2011 Buddha berharap Dharma senantiasa ada di dunia. Buddha datang ke dunia dengan satu tujuan, yakni membuka pikiran manusia dan membimbing manusia menuju pencerahan. Dengan penuh kebijaksanaan, Buddha membimbing kita berjalan di jalan yang sederhana dan lurus serta memiliki cinta kasih universal tanpa pamrih.








Sitemap