Internasional : Menolong Anak Yatim
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News
|
| ||
Mengambil Alih Tanggung Jawab Para prajurit dari Yordania ini kemudian mengalihkannya kepada relawan Tzu Chi yang telah bekerja sama dengan mereka sejak awal. Para prajurit telah memberikan perlindungan untuk distribusi barang bantuan. “Orang dermawan itu adalah wanita Yordania yang berobat ke Amerika karena penyakit malaria dan tidak dapat kembali untuk sementara,” ujar Chen Dexiong, relawan Tzu Chi, “dia meminta pertolongan melalui pasukan penjaga kedamaian Yordania untuk menghubungi Tzu Chi.”
Ket : - Relawan Tzu Chi tengah memperagaan bahasa isyarat tangan "shou yu" kepada anak-anak penghuni panti asuhan. (kiri) Para relawan senang dapat membantu dan mengunjungi panti asuhan. Mereka menemukan bahwa selain perawatan minim, anak-anak sangat kekurangan segalanya. Banyak yang tertular penyakit karena mereka tinggal dengan berdekatan. Seorang gadis dengan kepala yang dicukur tertular penyakit kulit, seorang anak laki-laki berumur 2 tahun memiliki bekas kurap yang besar di siku kanan yang terlihat sudah lama. Anak yang paling kecil berumur 2 tahun dan Elmeau Masedana adalah anak yang paling besar, dia seperti kakak yang menjaga Sebelum para relawan pergi, anak-anak menyanyikan sebuah lagu untuk mereka. Di tengah kesulitan yang mereka hadapi, anak-anak masih tetap dapat tersenyum. Kehangatan dan kasih sayang membantu mereka untuk bangkit kembali setelah gempa. | |||
Artikel Terkait
"Kue Bulan"
22 September 2015 Bersumbangsih dapat dilakukan dengan berbagai cara, baik melalui dana, tenaga, maupun pikiran. Apapun yang dilakukan tentunya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi orang lain.Kita Semua Belajar
09 Desember 2014 Setelah 9 tahun baksos kesehatan berlalu kini Tzu Chi kembali mengadakan kegiatan sosial ini dan masih ditempat yang sama dengan program pengobatan yang sama pula. Baksos digelar pada 5-6 Desember 2014, segala persiapan dilakukan lebih awal.
Mencintai Raisa dengan Ketulusan
17 November 2020Di usia kehamilan 34 minggu, Neni terpaksa melahirkan Raisa Syaqila. Namun
bukan hanya prematur 8 bulan, anaknya kala itu langsung didiagnosa dengan down syndrome beserta penyakit bawaannya:
PJB (penyakit jantung bawaan), laringomalasia
(gangguan fungsi menelan), juga atresia
dodenum (gangguan pencernaan). ![]()








Sitemap