Internasional : Surat dari Korban Gempa di Haiti
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News
|
| |
“.....Aku sungguh beruntung masih hidup dan berjumpa dengan seseorang sepertimu. Aku hanya mengingat kala pertama berjumpa denganmu, aku bagai melihat malaikat sewaktu pertama kali berbicara denganmu....tanpamu aku tidak akan kuat melewati hari demi hari. Aku memikirkan keluarga, ayah, saudara laki-laki, dan saudara wanitaku. Sungguh sulit…. menghapus bayangan-bayangan tersebut dari ingatanku, kamu tahu betapa menyesakkannya saat kita kehilangan orang yang amat disayangi. Aku merasa sangat dihargai olehmu.... (kamu memberikan semua yang dapat kau berikan) dan tidak meminta imbalan apa pun. Aku tahu di dalam hatimu …., ada kasih. Aku tahu, jika satu pintu tertutup maka jendela akan terbuka bagimu dan bagiku juga. Aku adalah anak lelakimu, adik kecilmu, kita adalah sahabat terbaik…..” (Sumber: www.tzuchi.org, Kamis, 4 Maret 2010, diterjemahkan oleh Susy Grace Subiono) | ||
Artikel Terkait
Bagaimana Menjadi Guru yang Bahagia dan Menyenangkan
29 Mei 2017“Tiiiing…” bel kesadaran penuh berdenting. Sejenak aktivitas pun terhenti. Lebih dari seratus peserta diajak untuk kembali hadir menyadari keberadaannya di saat itu. Setiap gerakan dilakukan dengan penuh kesadaran dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 20 Mei 2017 di Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta.
Suara Kasih: Membimbing Semua Makhluk
15 Februari 2012 Mereka adalah sekelompok anak muda yang baik. Melihat sekelompok anak muda yang turut memikul tanggung jawab atas dunia, saya sungguh merasakan sukacita. Perkataan Kevin, Tzu Ching di Indonesia itu sungguh membawa kehangatan.
PAT 2025: Tzu Chi Surabaya Satukan Tekad dan Cinta Kasih
26 Februari 2025Tzu Chi Surabaya kembali mengadakan Acara Pemberkahan Awal Tahun 2025. Acara ini merupakan momen para insan Tzu Chi berkumpul bersama untuk menyatukan tekad, semangat dan doa bersama dalam melangkah di tahun 2025.








Sitemap