Selasa, 13 April 2021
Indonesia | English

Lestarikan Bumi dengan Semangat Bervegetaris

28 Agustus 2020 Jurnalis : Marlina, Lily Tedja (He Qi Pusat)
Fotografer : Marlina, Lily Tedja (He Qi Pusat)


Menjalankan protokol kesehatan dengan pemeriksaan suhu badan pada relawan yang hadir dalam bazar.

Tanpa terasa kita telah memasuki bulan tujuh lunar, yang dipercaya merupakan bulan bakti, bulan kebajikan, dan bulan penuh berkah kepada semua makhluk di dunia ini. Di bulan ini pun, sebagai wujud cinta kasih kepada semua makluk hidup, insan Tzu Chi mengadakan program Tulus Bervegetaris, dimana acara ini mengajak seluruh masyarakat untuk memahami arti bervegetaris.

Relawan Tzu Chi Xie lie Cikarang, pun antusias menyambut program tersebut. Mereka menyambut bulan tujuh penuh berkah tersebut dengan ikut berikrar menjalankan vegetarian dan menjadi vegan warrior dengan mengajak serta  teman-teman, saudara, dan masyarakat sekitar untuk merasakan manfaat dari bervegetarian. Program Tulus Bervegetaris ini, menyediakan katering dengan masakan vegetaris, untuk memudahkan para partisipan vegetarian, serta menghapus anggapan bervegetaris adalah susah karena tidak bervariasi dalam penyajian.


Juniarti menjelaskan manfaat bervegetarian kepada pengunjung.

Selain mengikuti program bervegetarian relawan Xie Lie Cikarang juga mengadakan bazar untuk mensosialisasikan manfaat vegetarian kepada masyarakat sekitar Cikarang pada 24 Agustus 2020 di depan Ruko Picadilly milik Bapak Boris Kuswandoro. Sejak pukul 05.00 pagi, relawan sudah berkumpul di lokasi, mempersiapkan tempat, karena acara dimulai pukul 06.00. Adapun sebanyak 24 relawan berpartisipasi dalam kegiatan dan produk yang dijual dalam bazar adalah aneka masakan, kue dan cemilan, sayuran hidroponik serta barang pernak-pernik lainnya yang disumbang oleh relawan. Hasil dari penjualan akan didonasikan untuk membangun Depo di Xie Lie Cikarang.

Bazar Pelestarian Lingkungan


Pemberian cindera mata kepada Boris Kuswandoro sebagai tanda terima kasih telah mendukung bazar dengan menyediakan lokasi bazar.

Menurut PIC bazar Linda Setia Atmaja,  acara kali itu terselenggara pada awal mulanya dicetuskan oleh Alm. Sui Mei dalam rangka penggalangan dana ruko Xie Lie dan juga sekaligus memperkenalkan makananan vegetarian yang enak juga menyehatkan bagi masyarakat di Cikarang. Dengan menggandeng beberapa orang yang ahli memasak vegetarian, sehingga orang-orang bisa merasakan jika masakan vegetaris sangat bervariasi sehingga tertarik untuk bervegatarian. Seperti pepatah tak kenal maka tak sayang. Jadi diharapkan dengan sudah mengenal, timbul keinginan untuk bervegetarian. “Saya tidak  menyangka, antusias relawan untuk ikut serta bagian dalam bazar ini sangat besar, sehingga jenis makanan yang dijual pun semakain bervariasi. Sangat terharu dan Gan En sekali melihat semangat para Bodhisatva dalam mengumpulkan dana kecil menjadi rumah cinta kasih Xie Lie Cikarang,” penuturan Linda Setia Atmaja pada kesempatan itu.


Maria Silviyanthy melayani pengunjung dengan menawarkan dan menjelaskan produk-produk yang dijual dalam bazar.

Dalam bazar, Lily, relawan juga menyediakan beberapa paket makanan vegetaris untuk dibagikan kepada para masyarakat agar tim penyuluhan dapat mensosialisakan manfaat dari bervegetarian. Salah satu  relawan dalam penyuluhan manfaat vegetarian, Juniarti mengungkapkan,“Kita harus senantiasa mempertahankan rasa suka cita dalam membina keluhuran dalam diri kita sendiri, mempengaruhi dan memberi manfaat bagi semua makhluk dengan keharuman moralitas inilah yang disebut praktik sukacita.”

Antusias masyarakat dalam bazar pagi itu sangat antusias, selama acara berlangsung stan bazar cukup ramai dikunjungi dan respon dari masyarakat sekitar sangat positif. Hal senada diungkapkan oleh   Maria Silviyanthy, relawan yang bertugas melayani penjualan di stan bazar. “ Saya sangat semangat dengan animo masyarakat dalam bazar ini. Bagi saya, ini merupakan praktik  pemberian manfaat yakni menyebarkan keluhuran dengan memberi manfaat bagi semua makhluk sehingga memperoleh manfaat secara pribadi dan secara  global, ”  terang Maria.


Tidak hanya menunggu penggunjung untuk datang, Wong Lie Njuk (Elly) berkeliling komplek menawarkan produk bazar.

Salah seorang relawan, Marlina juga menyiapkan bingkisan berupa sabun yang dibuatnya sendiri dengan mengolah bahan baku dari minyak jelantah. “ Dengan memberikan teladan dan contoh kepada orang lain semoga bisa membuka sudut pandang mereka, bahwa yang tadinya minyak jelantah itu bisa kita olah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan kalau ditambah kemasan yang indah itu merupakan sesuatu yang bisa bernilai istimewa. Sangat senang melihat yang menerima bingkisan sabun itu tersenyum bahagia. Senyum bahagia mereka adalah senyum kita semua juga,” jelas Marlina penuh sukacita.

Mari kita selalu semangat menyebar cinta kasih dalam jalinan jodoh  bervegataris dengan suka cita.

Editor: Teddy Lianto

Artikel dibaca sebanyak : 305 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Beramal bukanlah hak khusus orang kaya, melainkan wujud kasih sayang semua orang yang penuh ketulusan.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat