Minggu, 27 September 2020
Indonesia | English

Menyatukan Hati dalam Online Gathering

14 September 2020 Jurnalis : Moses Silitonga (Tzu Chi Sinar Mas)
Fotografer : Dok. Tzu Chi Sinar Mas


Relawan Kalimantan Timur 1 mengikuti Xie Li Gathering Perkebunan Sinar Mas wilayah Kalimantan Selatan dan Timur. 

Xie Li Gathering Perkebunan Sinar Mas wilayah Kalimantan Selatan dan Timur merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh relawan Tzu Chi Sinar Mas yang tersebar di wilayah tersebut. Terdapat 4 Xie Li yang bergerak menebarkan cinta kasih di wilayah ini, yaitu Kalimantan Selatan 1, Kalimantan Selatan 2, Kalimantan Timur 1 dan Kalimantan Timur.

Tak terbayang sebelumnya, kegiatan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2014 ini dilaksanakan secara virtual pada tahun 2020. Situasi pandemi yang saat ini terjadi mengharuskan kita untuk dapat beradaptasi, begitu juga dengan kegiatan relawan Tzu Chi Sinar Mas.

Untuk tetap menguatkan semangat dan menyatukan tekad relawan di wilayah Kalimantan Selatan dan Timur di tengah pandemi, relawan melaksanakan online gathering pada 6 September 2020. Walaupun berkumpul secara virtual, tak mengurangi niat relawan untuk mengikutinya. Momen ini diikuti oleh 375 relawan yang dikordinir dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sehingga dapat diikuti secara berkelompok di lokasi masing-masing.


Suryanto Bun Pembina Tzu Chi Sinar Mas wilayah Kalimantan Selatan dan Timur sedang menyampaikan pembukaan gathering.

Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 WIB dan dihadiri khusus oleh relawan Kalimantan Selatan dan Timur. Kemudian sesi kedua pada pukul 10.00 WIB dihadiri oleh Franky Oesman Widjaja, Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang juga merupakan Chairman Sinar Mas Agribusiness and Food, serta lebih dari 20 orang tamu undangan.

“Biasanya kegiatan ini kita lakukan dengan berkumpul di Banjarmasin. Dihadiri oleh Ketua-ketua Xie Li bersama pengurus, juga diikuti oleh perwakilan relawan Dharma Wanita. Tahun ini kita lakukan berbeda, yaitu secara virtual. Jika sebelumnya diikuti dengan peserta yang terbatas, dengan online begini justru dapat diikuti oleh lebih banyak orang. Sungguh luar biasa,” ucap Suryanto Bun, Pembina Tzu Chi Sinar Mas wilayah Kalimantan Selatan dan Timur.

Tentu banyak kendala dalam pelaksanaan kegiatan pada tahun ini, tambah Suryanto Bun. Namun relawan di wilayah Kalseltim tetap berupaya melakukannya semaksimal mungkin. Di tengah situasi pandemi, kegiatan lebih bergerak dalam menghadapi situasi ini. Mulai dari penyaluran APD, penyemprotan disinfektan, bantuan masker kain, sembako, juga melakukan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat, kegiatan vegetarian, webinar dan kegiatan lainnya.


Dengan penuh semangat relawan mengikuti gathering walaupun dilaksanakan secara virtual.

Dalam kegiatan ini relawan saling menginspirasi. Melalui sharing kegiatan kerelawanan dari masing-masing Xie Li, ke depannya kegiatan yang dilaksanakan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak hati dan dapat terlaksana dengan lebih baik.

Pemaparan kegiatan kerelawanan yang telah dilaksanakan oleh relawan di wilayah Kalimantan Selatan dan Timur pada periode Januari-Juni 2020 disampaikan oleh relawan Dharma Wanita. Disampaikan bahwa kegiatan-kegiatan dalam Misi Amal, Misi Kesehatan, Misi Pendidikan serta Misi Budaya Humanis dijalankan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Peran relawan Dharma Wanita juga terlihat begitu aktif pada kegiatan pembuatan masker kain. Anik Sunarmi, Duta Relawan Dharma Wanita Tzu Chi Sinar Mas wilayah Kalimantan Selatan dan Timur menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang begitu berharga bagi dirinya dan relawan lainnya.

“Masker di pasaran susah ditemukan. Kami mencari bahan sendiri, menjahit sendiri, berbagi tugas dalam pembagian. Kami membuat masker dengan serba pas-pasan. Modal dana yang pas-pasan dan modal kemampuan menjahit yang pas-pasan. Tapi kami punya modal niat kuat yang tidak pas-pasan,” ungkapnya.


Franky Oesman Widjaja sedang menyampaikan pesan cinta kasih.

Relawan Dharma Wanita Kalimantan Selatan dan Timur berhasil membuat sebanyak 30.819 masker kain. Tentu tidak mudah, tantangan yang dihadapi tidak menyurutkan tekad mereka untuk memberikan bantuan di tengah pandemi.

“Mesin macet karena berulang kali digunakan. Memang jumlah masker yang kami hasilkan tidak seberapa, namun masker memang sangat dibutuhkan. Apapun kendalanya, tetap semangat. Jika yang kita lakukan bermanfaat bagi orang lain, akan memberikan rasa kebahagiaan menggantikan rasa lelah kita,” tambahnya.

Melihat usaha dan tekad relawan dalam menjalankan kegiatan Tzu Chi di tengah situasi saat ini membuat Franky Oesman Widjaja terharu. Dalam pesan cinta kasihnya, Ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas niat baik para relawan.

Sharing yang disampaikan begitu membuat kita terharu, relawan bersungguh hati menerapkan ajaran Master Cheng Yen. Saya ingin menyampaikan Gan en kepada Shixiong dan Shijie”, ungkapnya.

“Pandemi ini begitu dahsyat, telah mempengaruhi begitu banyak keluarga di seluruh dunia. Walaupun di tengah situasi ini, relawan masih bisa membantu sesama. Semua ini harus kita syukuri” pungkasnya dengan rasa haru.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 289 kali


Berita Terkait


Keyakinan, Keuletan, dan Keberanian

26 Desember 2019

Bagai Menyemai Benih di Ladang Subur

11 Desember 2018

Menguatkan Tekad Melalui Xie Li Gathering

30 Agustus 2018

Sepenuh Hati Berjalan Bersama Tzu Chi

03 Februari 2016

Bersatu Hati Dalam kebersamaan

23 September 2015


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Melatih diri adalah membina karakter serta memperbaiki perilaku.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat