Jumat, 03 April 2020
Indonesia | English

Merawat Gigi Anak-anak Rusun Muara Angke

22 September 2017 Jurnalis : Oriana Widjaja (He Qi Utara 1)
Fotografer : J.Joelianto, Oriana Widjaja (He Qi Utara 1)

Minggu, 3 September 2017, sebanyak 104 anak-anak Rusun Cinta Kasih Tzu Chi Muara Angke mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dari TIMA Indonesia.

Pada Minggu, 3 September 2017, sebanyak 51 relawan Tzu Chi komunitas He Qi Utara 1 berkumpul di Rusun Cinta Kasih Tzu Chi Muara Angke untuk melakukan baksos gigi bagi anak-anak. Sejak pagi, para relawan sudah mulai berkumpul untuk mempersiapkan tenda pendaftaran dan kursi-kursi untuk pasien. Relawan juga melakukan briefing alur kegiatan baksos dan pembagian tugas masing-masing.

Kegiatan baksos gigi untuk anak-anak ini dibantu oleh 17 relawan medis dari TIMA (Tzu Chi International Medical Association). Kegiatan ini dibuka pada pukul 08.00 WIB. Anak-anak yang mengikuti kegiatan ini didampingi oleh keluarga mereka untuk mendaftar dan  memeriksakan gigi mereka. Perawatan yang diberikan dalam baksos gigi ini meliputi tambal gigi berlubang dan cabut gigi. 

Anak-anak yang mendapat pelayanan kesehatan ini berusia antara 3-12 tahun.

Anak-anak datang dengan membawa kupon baksos yang sebelumnya telah dibagikan oleh RT/RW di blok masing-masing. Banyak yang datang dengan membawa celengan bambu yang sebelumnya pernah diberikan. Celengan bambu ini dibagikan ke setiap keluarga di rusun dan bertujuan agar para penerima bantuan Tzu Chi mendapat kesempatan untuk membantu sesama.

Pasien-pasien yang berhasil ditangani dalam kegiatan ini berjumlah 104 anak dengan kisaran umur antara 3-12 tahun. Baksos gigi untuk anak-anak ini lebih spesial karena didukung juga oleh Tzu Ching (muda mudi Tzu Chi) dari Taiwan. Kehadiran para Tzu Ching Taiwan pun menambah keceriaan suasana, mereka pun bernyanyi untuk menghibur anak-anak yang datang ke acara baksos gigi. Anak-anak yang semula takut untuk datang serasa lupa akan rasa takut ketika menyaksikan Tzu Ching Taiwan yang menari sambil menyanyi dengan ceria.  

Tzu Ching (muda mudi Tzu Chi) dari Taiwan yang berada di Jakarta turut serta menghibur anak-anak yang akan menjalani pemeriksaan gigi.

Surya Sadewa atau yang akrab disapa Surya, adalah salah satu anak yang mengikuti acara baksos. Awalnya ia merasa ketakutan, tetapi setelah dibujuk oleh salah satu relawan Tzu Chi He Qi Utara 1, Caecilia, akhirnya Surya mau diperiksa giginya. Setelah diperiksa, giginya hanya ada 1 yang berlubang dan harus ditambal. Caecilia pun menemani Surya sampai akhirnya giginya selesai ditambal dokter. Setelah selesai ditambal, Surya tersenyum lebar sambil memamerkan giginya yang putih bersih. “Tidak sakit sama sekali”, sahut Surya ketika ditanya tentang pengalamannya dengan dokter gigi.

Setelah anak-anak mendapatkan perawatan gigi, mereka mendapatkan penyuluhan tentang merawat gigi sehat, yang dibawakan oleh drg. Laksmi Widyastuti. Dalam penyuluhan ini, anak-anak dan orang tua diajarkan tentang cara menyikat gigi yang benar. Demo sikat gigi itu diperagakan juga oleh drg. Laksmi Widyastuti dengan menggunakan gigi palsu. 

Anak-anak yang memiliki celengan bambu dapat menuang isi celengannya.

Drg. Laksmi Widyastuti memberikan penyuluhan kepada para orang tua bagaimana merawat gigi anak-anak yang baik dan benar

Selain diajarkan cara menyikan gigi yang benar, anak-anak pun diajarkan untuk menyikat gigi pada pagi hari setelah sarapan dan pada malam hari sebelum tidur. Dengan itu, tidak ada sisa makanan yang bisa membuat gigi berlubang. Hal ini penting karena selama ini ada anak yang hanya asal sikat gigi 2 kali sehari. Misalnya, menyikat gigi di pagi hari setelah mandi dan sebelum sarapan, dan sikat gigi pada malam hari, tapi kemudian akan makan malam. Anak-anak juga disarankan untuk mengurangi jajanan yang manis dan lengket.

Acara baksos gigi tahun ini lumayan lengkap karena juga ada penyuluhan dari dokter gigi. Anak-anak dan orang tua bisa belajar cara merawat gigi yang sehat, karena gigi yang sehat itu harus dipelihara setiap hari. Anak-anak pun harus dibiasakan untuk rajin sikat gigi dan tak lupa cek ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali.

Editor : Arimami Suryo A.

Artikel dibaca sebanyak : 837 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Mengonsumsi minuman keras, dapat melukai orang lain dan mengganggu kesehatan, juga merusak citra diri.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat