Pemberkahan Awal Tahun: Mengukir Kebajikan Di Masa Pandemi

Jurnalis : Sunaryo (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Abdul Rahim, Mie Li (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)


Minggu, 31 Januari 2021, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan Pemberkahan Awal Tahun. Sebanyak 78 relawan mengikuti kegiatan yang digelar secara daring ini.

Suasana berbeda tampak pada Pemberkahan Awal Tahun di Tzu Chi Tanjung Balai Karimun yang digelar Minggu 31 Januari 2021. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan dalam satu ruangan secara bersama-sama, kali ini kegiatan digelar secara daring sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus Covid-19.

Pagi itu, sekitar pukul 08.30 WIB, para relawan sudah bersiap-siap menyalakan komputer dan memakai headset untuk mengikuti Pemberkahan Awal Tahun. Kegiatan diawali dengan bersama-sama melafalkan "Namo Ben Shi Shi Jia Mo Ni Fo." Setelah itu, para relawan dan partisipan lainnya memberikan penghormatan kepada Master Cheng Yen.


Pemberkahan Awal Tahun ini digelar secara daring di berbagai platform media sosial seperti Zoom dan Youtube. Terlihat tim relawan Zhen Shan Mei sedang memonitor layar komputer yang digunakan untuk live streaming.

Tema Pemberkahan Awal Tahun ini adalah "Memetik Pelajaran Besar Demi Manfaat Semua Makhluk, Mempraktikkan Kebajikan di Dunia Demi Tercapainya Keharmonisan." Pandemi turut mengingatkan kita semua untuk senatiasa mencintai bumi dan semua makhluk hidup. Kita hendaknya mawas diri dan berhati tulus, bervegetaris, dan menghimbau orang-orang membangkitkan ketulusan. Dengan bersyukur, menghormati, dan mengasihi kehidupan, barulah kita dapat segera menghentikan penyebaran wabah ini.


Susi sangat bersyukur bisa terus bersumbangsih di Tzu Chi untuk membantu masyarakat yang kesulitan. 

Selanjutnya, para Bodhisatwa Tzu Chi Tanjung Balai Karimun membawakan sebuah isyarat tangan berjudul "Sutra Makna Tanpa Batas Bab Sifat Luhur Bodhisattva.” Bab ini mengajak semua orang untuk membangkitkan Bodhicitta, dengan tulus menolong semua makhluk yang menderita.

Tahun ini Master Cheng Yen berharap semua orang dapat mempraktikkan kebajikan dengan penuh cinta kasih yang utuh dan menyeluruh. Selain itu, Master juga mengajak untuk bervegetaris agar semua orang tidak lagi membunuh, melindungi makhluk hidup dan mengembangkan cinta kasih, agar tercipta kehidupan yang aman, tenteram, damai dan bebas dari bencana.

Menjalin Jodoh Baik


Calvin mengakui, persiapan Pemberkahan Awal Tahun kali ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pandemi Covid-19 yang belum berakhir memang membuat aktivitas masyarakat di luar rumah semakin berkurang. Banyak masyarakat yang takut untuk beraktivitas seperti biasa. Namun berbeda dengan Susi (39), relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun yang berupaya tetap bersumbangsih untuk membantu sesama.

"Bersyukur karena keluarga juga mendukung. Dan di masa pandemi ini lebih banyak waktu karena sekolah libur, tidak antar anak jemput ke sekolah. Jadi di masa pandemi ini banyak waktu luang, jadi saya manfaatkan untuk membantu di Tzu Chi," tuturnya.


Terlihat relawan komite dan siswi Kelas Budi Pekerti dengan khidmat mengikuti kegiatan Pemberkahan Awal Tahun Tzu Chi secara online.

Kegiatan Misi Amal selama pandemi memang masih tetap berlangsung, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin. Dengan ini relawan tetap dapat membantu meringankan kesulitan masyarakat melalui berbagai kegiatan amal. Senyum bahagia pun terpancar di wajah Susi saat pemutaran video kilas balik kegiatan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun selama tahun 2020.  

Selain pelaksanaan Pemberkahan Awal Tahun yang tampak berbeda, persiapannya pun tentu berbeda. Seperti yang dirasakan Calvin (25) yang bertugas sebagai relawan Zhen Shan Mei.


Di penghujung kegiatan para partisipan dan relawan melakukan sesi foto bersama.

“Persiapan untuk acara tahun ini tidak begitu ribet, dan kita tidak perlu menyewa tempat. Kita hanya perlu bekerja sama dengan para relawan untuk membuat acara ini secara online mulai dari merekam pembawa acara dan Isyarat Tangan. Selebihnya, kita tinggal mengeditnya menjadi satu bagian yang nantinya akan kita tayangkan melalui berbagai platform media sosial seperti Zoom dan Youtube," ucapnya. 

Editor: Khusnul Khotimah


Artikel Terkait

Pemberkahan Akhir Tahun 2018

Pemberkahan Akhir Tahun 2018

07 Februari 2019
Pemberkahan Akhir Tahun 2018 Tzu Chi Indonesia kali ini terasa berbeda. Penampilan Persamuhan Dharma Wu Liang Yi Jing yang menjadi inti semangat Tzu Chi, menjadi isi dari pemberkahan akhir tahun. Sebanyak 865 orang relawan melafalkan Sutra dan melakukan gerakan isyarat tangan dengan sangat indah pada Minggu, 13 Januari 2019. Seminggu kemudian, Minggu, 20 Januari 2019 di tempat yang sama juga diadakan Pemberkahan Akhir Tahun 2018 untuk masyarakat umum. Kegiatan ini dihadiri 3.620 peserta (dua sesi, pagi dan siang).
Pemberkahan Akhir Tahun 2024: Merajut Cinta Kasih dan Harmoni

Pemberkahan Akhir Tahun 2024: Merajut Cinta Kasih dan Harmoni

20 Januari 2025

Melalui Pemberkahan Akhir Tahun 2024, Tzu Chi Medan merajut harmoni cinta kasih, menghadirkan seni, kebersamaan, dan kisah nyata yang menyentuh hati. Perayaan penuh makna untuk menginspirasi kebaikan tanpa batas.

Dengan Ketulusan Berikrar Menyelamatkan Semua Makhluk

Dengan Ketulusan Berikrar Menyelamatkan Semua Makhluk

25 Januari 2019

Pemberkahan Akhir Tahun 2018 dilakukan di Tzu Chi Pekanbaru, 19 Januari 2019 di Hotel Furaya. Dalam kegiatan pemberkahan ini, Mawie Wijaya berkesempan memberikan sharing tentang bagaimana misi amal berjalan seiringan dengan praktik Sutra Makna Tanpa Batas.

Giat menanam kebajikan akan menghapus malapetaka. Menyucikan hati sendiri akan mendatangkan keselamatan dan kesejahteraan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -