Jumat, 06 Desember 2019
Indonesia | English

Penghiburan Kepada Oma Opa, Kebahagiaan Bagi Semua

16 Juli 2019 Jurnalis : Agus DS (He Qi Barat 2)
Fotografer : Agus DS, Hermav Van Basno (He Qi Barat 2)


Tampak para opa oma yang sedang berjemur di pagi hari, tujuannya agar tubuh mereka menjadi lebih sehat dan dapat saling berinteraksi satu sama lain.

Hari masih pagi, saat beberapa relawan berkunjung ke Wisma Sahabat Baru yang berlokasi di Duri Kepa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Saat itu jam masih menunjukkan pukul 08.10 WIB pagi dan pintu gerbang Wisma Sahabat Baru masih tertutup. Tampak dari luar opa oma yang sedang berjemur di pagi hari untuk kesehatan mereka. Sekitar jam 08.30 WIB, tampak beberapa relawan sudah mulai berdatangan dan memasuki halaman Wisma Sahabat Baru. Para relawan mulai membantu mendorong kursi roda para opa oma yang sudah selesai berjemur untuk kembali ke ruang utama Wisma Sahabat Baru tersebut.

Sebanyak 35 relawan dari He Qi Barat 2 berkumpul bersama dan mulai menghibur para opa oma yang sebagian tampak sudah sepuh dan hanya berbaring saja di tempat tidur, sebagian lagi masih bersemangat walaupun bergerak di atas kursi roda.


Subandi dan Meili sedang bercakap-cakap dengan salah seorang oma sewaktu berjemur di depan.


Para relawan tidak ragu-ragu mengajak para lansia untuk bernyanyi bersama sambil menggerakkan bagian tubuh mereka agar lebih bersemangat.

Wisma Sahabat Baru merupakan tempat menampung dan merawat lansia sakit serta tidak memiliki keluarga. Para lansia yang kesepiaan ini sangat terhibur saat para relawan datang dan hadir di tengah-tengah mereka karena mereka dapat berinteraksi dan mendapatkan hiburan dari para relawan.

Hal ini disampaikan pula oleh Susi, PIC kegiatan ini. “Saya berharap, saya bisa memberikan kebahagiaan kepada opa oma karena mereka juga memerlukan kasih sayang dari relawan sebagaimana kita juga selalu memberikan kasih sayang kepada seluruh umat dan juga seluruh mahkluk hidup,” ungkap Susi.

Para relawan tidak hanya menghibur para lansia, mereka juga memberikan makanan kecil berupa roti, susu, buah serta 1 buah minyak kayu putih untuk menghangatkan tubuh mereka.


Para relawan mengajak opa oma untuk berdoa bersama sebelum memulai kegiatan.

Kebahagian para lansia tersebut, tentu saja memberikan kebahagiaan juga bagi seluruh penghuni Wisma Sahabat Baru. Salah satunya Suster Margareth. Suster Margareth yang sudah bekerja di Wisma Sahabat Baru sejak tahun 2017 sangat menyambut positif dukungan dari para relawan yang aktif setiap bulan mengunjungi Wisma Sahabat Baru. Kunjungan itu memberikan satu keceriaan tersendiri bagi para lansia maupun bagi Suster Margareth sendiri.

Menurut Suster Margareth, relawan Tzu Chi setiap bulan rutin ke Wisma Sahabat Baru menghibur opa oma, ada yang menyanyi, ngobrolsharing serta ada juga pasien yang dibantu oleh relawan Tzu Chi.

Perhatian yang Memberikan Penghiburan
Salah seorang penghuni Wisma Sahabat yang mendapat perhatian dari para relawan misi amal adalah Cu Tie Liang (55).  Ia sudah tinggal di Wisma Sahabat selama 4 tahun lebih. Cu Tie Liang menderita saraf kejepit di area lumbar dan cervical (tulang leher)Hal ini menjadi perhatian para relawan untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatan. Pada Maret 2019 lalu, Cu Tie Liang menjalani operasi saraf kejepit, khususnya di bagian tulang leher.


Rudi Sunardi memberikan tips kepada Cu Tie Liang untuk berlatih menggerakan otot kaki.

Setelah melakukan operasi, akhirnya kondisi rasa sakit dari saraf kejepit tersebut berangsur-angsur berkurang. Bapak Cu Tie Liang merasa bersyukur dan mulai rajin melakukan olah raga kecil, seperti menggerakkan lengan dan kaki, agar otot tidak kaku dan tubuh menjadi sehat dan dapat beraktivitas.

Saat kunjungan kasih tersebut, beberapa relawan memberikan semangat, salah satunya Rudi Sunardi yang memberikan beberapa tips kepada Cu Tie Liang untuk menggerakkan otot kaki dan ternyata Cu Tie Liang bersemangat mengikuti anjuran Rudi Sunardi. Cu Tie Liang berkata, “Yang penting kita sehat dulu, bisa beraktivitas dulu, soalnya umur saya masih muda.”

Cu Tie Liang sangat bersukacita berinteraksi dengan para relawan untuk mengobrol, beryanyi, dan bercerita banyak tentang aktivitas yang selama ini dia lakukan di panti Wisma Sahabat Baru. Demikian pula para relawan yang hadir saat itu, merasakan satu kebahagiaan tersendiri dalam menghibur opa oma di Wisma Sahabat Baru. Suatu saat kita pun akan mengalami masa tua dan kebahagiaan yang tak terhingga adalah bersama keluarga tercinta. Walaupun para opa oma jauh dari keluarga mereka, bersama para relawan, memberikan semangat hidup dan kebahagiaan yang tak terlupakan.

Editor: Metta Wulandari

Artikel dibaca sebanyak : 216 kali


Berita Terkait


Dharma Bukan Hanya Sekadar Kata-Kata

06 November 2019


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Bila kita selalu berbaik hati, maka setiap hari adalah hari yang baik.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat