Rabu, 18 September 2019
Indonesia | English

Perayaan Natal Bersama di Distrik Andei

18 Desember 2018 Jurnalis : Marcopolo AT (Tzu Chi Biak)
Fotografer : Marcopolo AT, Ame Lauw (Tzu Chi Biak)


Natal Bersama yang digelar Tzu Chi Biak pada Sabtu 15 Desember 2018, di halaman SD dan SMP 1 Atap Distrik Andei ini dipandu oleh relawan Tzu Chi, Nova dan Chatrin.

Kota Biak masih berselimutkan kabut. Sang mentari belum juga memunculkan wajahnya. Suasana lengang dan sepi seolah mengajak untuk kembali tidur. Tapi para relawan Tzu Chi Biak yang tergabung dalam tim konsumsi mengabaikan dingin dan kantuk. Mereka bergerak ke Kantor Sekretariat Tzu Chi Biak guna mempersiapkan makanan dalam pelaksanaan Natal bersama Tzu Chi Biak 2018 di Distrik Andei. Namun sebelum mulai memasak, relawan mendengarkan Dharma Master Cheng Yen. Rutinitas yang diadakan Tzu Chi Biak setiap Sabtu pagi.

Sabtu 15 Desember 2018, pukul 15.00 WIT, bertempat di halaman SD dan SMP 1 Atap Distrik Andei, Tzu Chi Biak mengadakan perayaan Natal Bersama masyarakat di empat kampung sekitar sekolah. Perjalanan yang ditempuh selama lebih dari 1 jam 10 menit tidak menyurutkan semangat relawan memeriahkan Natal Bersama ini. Tujuan Tzu Chi Biak menyelenggarakan Natal Bersama di luar Kota Biak adalah untuk menyebarkan cinta kasih kepada semua warga di Biak. Dengan tidak memandang perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan kegiatan Tzu Chi Biak merangkul semua orang dan golongan.


Muda-mudi Tzu Chi atau Tzu Ching Biak membawakan tarian khas Papua pada perayaan Natal Bersama di Distrik Andei.


Masyarakat di Distrik Andei bersukacita pada Natal Bersama ini.

Dalam acara ini relawan berkoordinasi dengan kepala Distrik Andei, kepala sekolah, dan empat kepala kampung. Seperti tahun-tahun sebelumnya Tzu Chi Biak mengadakan Natal Bersama dengan masyarakat di berbagai distrik dan tahun 2018 ini distrik Andei menjadi tempat penyelenggaraan Natal Bersama. Distrik Andei sendiri merupakan pemekaran dari Distrik Biak Utara. Di distrik ini Tzu Chi Biak sudah mengadakan kegiatan untuk pertama kalinya di Desa Rumbin yaitu bakti sosial Anak Rumbin di bulan oktober 2018.

Dengan tema Natal Nasional “Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita” Pastor John Buiney mengajak semua orang untuk  buka hati dekat dengan Tuhan, prioritaskan Tuhan, tidak ada hal yang lebih besar daripada saling mengasihi sesama satu dengan yang lain.”


Ketua Tzu Chi Biak memberikan kata sambutan.

Bingkisan Natal dari Tzu Chi Biak

Tiga hari sebelumnya pada Rabu 12 Desember 2018 relawan sudah turun untuk survei pembagian kupon sembako untuk tiap kepala keluarga (KK) dan kupon sembako anak. Sebanyak 20 relawan ikut bersama pada survei kali ini. mengabaikan panas, relawan berjalan dari rumah satu ke yang lainnya. Medan empat desa relatif berat. Relawan harus naik turun bukit dan tanjakan yang tinggi. Namun kegiatan survei dari pukul 10 pagi sampai 1 siang ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Pada Natal bersama ini Tzu Chi Biak membagikan 200 paket keluarga dan 231 paket sembako anak kepada warga Desa Warbinsi, Armnu, Roidifu dan Faknikdi.

“Terima kasih Yayasan Buddha Tzu Chi sudah datang dan berbagi kasih bagi kami di distrik Andei ini. Adanya perayaan Natal saja sudah luar biasa bagi kami ditambah lagi warga empat kampung mendapatkan bingkisan kasih. Saya selaku kepala distrik mewakili warga masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada Tzu Chi Biak,” tutur Kepala Distrik Hagar Makuker. 


Tim konsumsi Tzu Chi Biak melawan kantuk saat menyiapkan makanan bagi acara Natal Bersama.


Tiga hari sebelumnya acara, relawan gelar survei pembagian kupon sembako dari rumah ke rumah.


Tzu Chi Biak membagikan 200 paket keluarga dan 231 paket sembako anak kepada warga Desa Warbinsi, Armnu, Roidifu dan Faknikdi.

Tzu Chi Biak juga memberikan bingkisan kepada tiga jemaat berupa gitar dan alat kolekte serta memberikan bingkisan kasih kepada 50 masyarakat yang beruntung karena mendapatkan kupon bingkisan tambahan.

Editor: Khusnul Khotimah   

Artikel dibaca sebanyak : 416 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Memiliki sepasang tangan yang sehat, tetapi tidak mau berusaha, sama saja seperti orang yang tidak memiliki tangan.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat