Selasa, 21 Mei 2019
Indonesia | English

Peresmian Aula Jing Si Batam: Semakin Giat Menggalang Bodhisatwa

18 Agustus 2018 Jurnalis : Khusnul Khotimah, Agus Lee (Tzu Chi Batam)
Fotografer : Arimami SA, Amir Tan (Tzu Chi Medan)


Sabtu, 18 Agustus 2018 benar-benar menjadi hari yang membahagiakan bagi relawan Tzu Chi Batam. Di hari jadi Tzu Chi Batam yang ke-13, mereka memiliki rumah baru yang diresmikan oleh tamu spesial, empat Shifu dari Griya Jing Si, Hualien, Taiwan.

Pengibaran bendera Merah Putih membuka hari yang bersejarah bagi Tzu Chi Indonesia dengan diresmikannya Aula Jing Si Batam, pagi ini Sabtu 18 Agustus 2018. Insan Tzu Chi Batam makin berbahagia karena peresmian Aula Jing Si yang kedua di Indonesia ini dibimbing langsung oleh empat Shifu dari Griya Jing Si, Hualien Taiwan.

Suasana yang syahdu begitu terasa saat Dé Jù Shīfu, Dé Chún Shīfu, Dé Ní Shīfu, dan Dé Níng Shīfu berjalan memimpin barisan relawan membuka pintu Aula Jing Si di lantai 2. Lagu Qin Xing Song yang membahana mengiringi derap langkah kaki relawan. Saat pintu terbuka, wajah-wajah relawan tampak berseri. Beberapa di antaranya saling bersalaman, saling mengucapkan selamat dan rasa syukur dengan senyum yang mengembang.

Diana Loe, relawan senior Tzu Chi Batam tak mampu menyembunyikan keharuannya. Mata Diana berkaca-kaca. “Sangat terharu. Saya bersyukur insan Tzu Chi seluruh dunia memberi dukungan yang akhirnya Aula Jing Si Batam ini berdiri. Terutama restu Master Cheng Yen. Saat genderang ditabuh tadi, terasa seperti Tuhan sedang memberkati kita,” ujar Diana.  


Saat pintu Aula Jing Si dibuka bersama-sama. Acara peresmian Aula Jing Si Batam ini terbagi menjadi dua sesi. Sesi internal, yang hanya dihadiri para relawan ini dimulai pukul 06.20 WIB. Sementara pada pukul 10.00 WIB, barulah sesi untuk tamu undangan dan masyarakat umum.

Ketua Tzu Chi Indonesia, Liu Sumei juga sangat berbahagia dengan bertambahnya pusat penggalangan Bodhisatwa ini. Aula Jing Si Batam harus menjadi tempat untuk mengembangkan kebijaksanaan, tempat berkumpulnya cinta kasih.

“Saya sangat senang karena relawan di Batam sangat bersungguh-sungguh, mau belajar, dan melakukan yang terbaik. Aula Jing Si adalah sebuah rumah yang memberi kita banyak pelatihan untuk bisa belajar lebih bijaksana, dan bisa menyebarkan cinta kasih ke semua orang,” tutur Liu Sumei.

Tak hanya relawan Tzu Chi Batam yang dipenuhi rasa syukur, relawan dari luar Batam yang hadir pun turut berbahagia. Ada banyak relawan Tzu Chi yang datang dari penjuru pulau di Sumatera seperti dari Tanjung Balai Karimun, Selat Panjang, Medan, Padang, bahkan ada relawan dari Tzu Chi Singapura dan Tzu Chi Malaysia.


Ketua Tzu Chi Indonesia, Liu Sumei (kiri) berpesan agar Aula Jing Si Batam benar-benar harus menjadi tempat untuk mengembangkan kebijaksanaan.


Diana Loe, Wakil Ketua Tzu Chi Batam ini sungguh bersyukur dengan hari yang bersejarah ini.

Usai bersama-sama membuka pintu rumah baru, para relawan berjalan menuju ruangan Jiang Jing Tang guna melaksanakan kebaktian. Dalam pesan cinta kasihnya Dé Níng Shīfu berpesan, setelah Aula Jing Si dibangun, para relawan harus makin giat menarik lebih banyak Bodhisatwa untuk datang ke Aula Jing Si.


Kehadiran Dé Jù Shīfu, Dé Chún Shīfu, Dé Ní Shīfu, dan Dé Níng Shīfu dalam rangkaian acara peresmian Aula Jing Si Batam ini rupanya memberikan motivasi yang lebih besar lagi bagi para relawan. Dé Níng Shīfu berpesan agar relawan makin giat memperpanjang barisan relawan, juga terus mendalami Dharma. 

“Hari ini saya percaya semua Bodhisatwa di sini dengan hati penuh hormat melafalkan Sutra Bunga Teratai. Di mana Sutra Bunga Teratai merupakan Sutra yang mengajarkan kita bagaimana menjalani Jalan Bodhisatwa. Berkat relawan TIMA Singapura datang ke Batam untuk mengadakan baksos, jalinan jodoh ini baru bisa terbentuk. Melalui proses yang panjang, dengan hati penuh syukur, akhirnya Aula Jing Si yang merupakan rumah kita bersama ini terbentuk,” tutur Dé Níng Shīfu.

Dé Níng Shīfu juga berpesan agar relawan terus mendalami Dharma. “Kita sangat bersyukur ada Master Cheng Yen yang selalu membimbing kita, hendaknya kita selalu menghirup Dharma Master, ikut Xun Fa Xiang. Dengan begitu, kita tidak ketinggalan langkah Master. Semoga Aula Jing Si memancarkan sinar welas asih ke seluruh penjuru, menyucikan hati manusia, masyarakat aman dan tentram, dunia bebas dari bencana,” tambah Dé Níng Shīfu.

Editor: Metta Wulandari

Artikel dibaca sebanyak : 1645 kali


Berita Terkait


Peresmian Aula Jing Si Batam: Siap Menyongsong Lembaran Baru

28 Agustus 2018

Peresmian Aula Jing Si Batam: Masyarakat Sekitar yang Turut Bersukacita

18 Agustus 2018


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Kendala dalam mengatasi suatu permasalahan biasanya terletak pada "manusianya", bukan pada "masalahnya".

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat