Sabtu, 19 Oktober 2019
Indonesia | English

Peresmian Rumah Baru He Qi Timur

06 Juni 2017 Jurnalis : Felicite Angela Maria (He Qi Timur)
Fotografer : Felicite Angela Maria, Hadiyanto Kurniawan (He Qi Timur)

doc tzu chi

Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Liu Su Mei (kanan) memberikan potongan tumpeng kepada Ketua He Qi Timur Lynda Suparto (kiri) sebagai tanda peresmian rumah baru (kantor) relawan Tzu Chi He Qi Timur, Minggu, 4 Juni 2017.

Setelah 10 tahun berkarya dan bersumbangsih di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, relawan Tzu Chi He Qi Timur akhirnya mempunyai rumah baru (kantor Tzu Chi –red). Peresmian Kantor Tzu Chi komunitas He Qi Timur ini dilangsungkan pada Minggu, 4 Juni 2017 di lantai 3 Mall of Indonesia.

Rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 8.00 WIB ini diawali dengan kebaktian pagi. Relawan pun langsung menyiapkan berbagai macam keperluan lainnya usai kebaktian. Mereka bergegas merapikan  aula serta mengganti alas sembayang dengan kursi untuk tempat duduk para tamu undangan dan relawan yang hadir.

Banyak tamu undangan yang berkesempatan untuk melihat dan berkeliling rumah baru relawan He Qi Timur ini. Sebagian dari mereka juga kagum dengan ruangan yang sudah tertata rapi padahal beberapa hari sebelumnya masih terlihat dingin dan kosong.

Peresmian rumah baru relawan Tzu Chi He Qi Timur diawali dengan kebaktian pagi. Relawan Tzu Chi memulai kebaktian ini pada pukul 08.00 hingga 09.00 aula utama.

Relawan menampilkan “Lautan Dharma” yang mengagungkan nama Buddha Bhaisajyaguru.

Acara peresmian yang dipandu oleh Rensy dimulai pukul 11.00 WIB. Ia mengajak tamu undangan dan relawan yang hadir untuk bersama-sama menyatukan hati dan pikiran melantunkan Hymne Ajaran Jing Si, serta menyambut penampilan tambur yang dibawakan oleh 9 relawan He Qi Timur. Setelah penampilan tambur dan Hymne Ajaran Jing Si, acara dilanjutkan dengan penampilan bahasa isyarat tangan oleh murid-murid cilik kelas budi pekerti komunitas Timur.

Simbolis peresmian rumah baru He Qi Timur ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Liu Su Mei. Usai memotong tumpeng, Liu Su Mei mengucapkan terima kasih kepada relawan. Ia juga bersyukur dan mengungkapkan kebahagianya atas rumah baru relawan He Qi Timur, di Mall of Indonesia, Kelapa Gading.

Liu Su Mei pun kembali mengingatkan relawan bahwa benih Tzu Chi Indonesia bermula dari Kelapa Gading. Kala itu, di tahun 1993, Su Mei memulai kegiatan Tzu Chi di kediamannya dengan beberapa rekannya. Bermula dari satu benih di Kelapa Gading, kini Tzu Chi Indonesia telah mampu berkontribusi bagi masyarakat luas. “Sekarang He Qi Timur pun sudah lengkap. Relawan telah mempunyai toko buku ‘Jing Si Books & Café’, Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan, dan rumah baru ini. Jadi semua harus jia you (semangat –red)..,” ujarnya.

Penampilan Hymne Ajaran Jing Si bersama tambur yang dibawakan oleh 9 relawan relawan Tzu Chi He Qi Timur.

Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Liu Su Mei dalam pesan cinta kasihnya saat upacara peresmian rumah baru relawan Tzu Chi He Qi Timur. Ia mengenang sejarah awal mula Tzu Chi Indonesia yang kini bisa berkontribusi untuk masyarakat.

Lynda Suparto, Ketua He Qi Timur juga tidak kalah bahagia. Setelah proses pencarian lokasi selama 5 bulan terakhir, relawan He Qi Timur akhirnya berjodoh dengan satu tempat di pelataran parkir lantai 3, Mall of Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Lynda pun menyampaikan ungkapan terima kasih terdalam kepada para relawan dan semua pihak. “Semoga kami nantinya bisa mengumpulkan sebanyak-banyaknya cinta kasih dan Bodhisatwa di sini,” harapnya.

Di rumah baru tersebut juga, Lynda menuturkan akan bersama-sama mengajak relawan untuk belajar, melatih diri, dan menyebarkan cinta kasih untuk masyarakat. “Semua itu agar komunitas kita di Kelapa Gading ini juga bisa damai sejahtera,” imbuhnya.

Editor: Metta Wulandari

Artikel dibaca sebanyak : 1732 kali


Berita Terkait


Sukacita Bersama di Rumah Baru

09 Juni 2017


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Hadiah paling berharga di dunia yang fana ini adalah memaafkan.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat