Sabtu, 08 Agustus 2020
Indonesia | English

Perhatian untuk Petugas Kebersihan dan Pemakaman

01 Juli 2020 Jurnalis : Anand Yahya
Fotografer : Anand Yahya


Kakes Koops AU 1 Kol. TNI dr. Budi Saptono, Sp. PD menyerahkan paket sembako kepada marbut masjid di Kompleks Perumahan Lanud Halim Perdana Kusuma. TNI AU bersama Tzu Chi menyerahkan 187 paket sembako kepada petugas TPST dan pengurus Masjid (Marbut) di lingkungan Lanud Halim Perdana Kusuma pada 30 Juni 2020.

Menindaklanjuti penyerahan 1.000 paket sembako kepada Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU) pada 18 Juni 2020 lalu, relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia berkesempatan memberikan paket sembako kepada petugas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan pengurus Masjid (Marbut) di lingkungan Lanud Halim Perdana Kusuma. Paket sembako yang dibagikan sebanyak 187 paket untuk petugas kebersihan dan marbut, serta 100 paket untuk petugas pemakaman TPU Kebon Pala Kampung Makasar, Jakarta Timur pada Selasa, 30 Juni 2020.

Pemberian paket sembako berlangsung di TPST Komplek Perumahan TNI AU Lanud Halim Perdana Kusuma yang dihadiri oleh Kepala Koops 1 AU Kol. TNI dr. Budi Saptono, Sp. PD dan relawan Tzu Chi.


Relawan Tzu Chi Ricky Budiman memberikan paket sembako kepada petugas TPST di lingkungan Kompleks Perumahan TNI AU Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.


Petugas kebersihan TPST Lanud Halim Perdana Kusuma sedang memanfaatkan sampah dedaunan yang sudah difermentasi dan disaring menjadi pupuk organik yang bernilai jual.

Dalam sambutannya Kol.TNI dr. Budi Saptono mengungkapkan diberikannya paket sembako kepada petugas kebersihan ini karena menurutnya mereka ini orang-orang yang terdampak pandemi Covid-19 (secara ekonomi). Mereka menerima gaji dari iuran sampah warga Lanud Halim Perdana Kusuma, kemudian sampah-sampah ini oleh mereka diolah menjadi pupuk dan barang-barang kerajinan lainnya yang benilai jual.

“Mereka ini bukan pegawai honorer tapi mereka menerima gaji dari iuran warga lanud Halim setiap bulan kami mengumpulkan untuk pengolahan sampah terpadu ini. sampah warga komplek Lanud Halim Perdana Kusuma,dikumpulkan di tempat TPST ini dan mengolah untuk dimanfaatkan lebih lanjut” ungkap Kol.TNI dr. Budi Saptono.


Relawan dari komunitas He W Pusat berkesempatan memberikan paket sembako kepada petugas TPU Kebon Pala Kamboja di Kampung Makasar Jakarta Timur.

Selain itu Koops 1 AU juga memberikan paket sembako kepada petugas Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Kelurahan Halim Perdana Kusuma, Marbut di lingkungan Lanud Halim Perdana Kusuma dan penjaga Mess TNI AU.   

Kol.TNI dr. Budi Saptono mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia karena bantuan ini sangat membantu keluarga mereka di tengah masa pandemi Covid-19 ini. Selain itu, Budi Saptono mengimbau masyarakat agar ketika memasuki tatanan hidup normal yang baru masyarakat dapat beraktivitas dengan mematuhi protokol kesehatan sehingga roda perekonomian bisa berjalan kembali. “Wabah pandemi Covid-19 ini belum hilang, jadi tetap selalu menjaga jarak, memakai masker, tidak berkerumun, dan biasakan cuci tangan dengan sabun,” kata Kol. dr. Budi.


Ade Rodjali sudah bekerja lebih kurang 15 tahun sebagai penggali kubur dan perawat pemakaman. Ia sangat bersyukur menerima paket bantuan dari Tzu Chi dan Koops AU 1 yang sudah memberi perhatian kepada petugas pemakaman seperti dirinya.

Acara berlanjut ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Pala Kamboja, Kec. Makasar Jakarta Timur. Di TPU ini Koops 1 AU dan relawan Tzu Chi memberikan 100 paket sembako kepada para petugas pemakaman di Kebon Pala Kamboja. Paket sembako di berikan kepada 100 petugas TPU Kebon Pala yang tengah bertugas.

Pemberian sembako di TPU Kebon Pala ini dihadiri oleh Kepala Hukum Korpaskhas Kolonel Sus Dedy Eka Putra, S.H., M.H, mewakili Panglima Koops AU 1. Kol. Sus Dedy Eka Putra menyampaikan terima kasih dan berharap bantuan sembko ini bisa bermanfaat. Ia juga menegaskan kepada petugas yang hadir bahwa saat ini situasi belum normal, tapi memasuki hidup normal yang baru. Ia menghimbau kepada petugas pemakaman dan petugas kebersihan dapat disiplin menjalankan protokol kesehatan.


Kepala Hukum Korpaskhas Kolonel Sus Dedy Eka Putra, S.H., M.H. yang mewakili Pang KOOPS AU 1 menyerahkan langsung paket sembako kepada petugas TPU Kebon Pala Kamboja yang sehari-hari tetap bekerja mengurus pemakaman.

“Virus Corona ini ada, tapi tidak kelihatan. Virus ini ada, namun kita tidak tahu. Virus ini ada dimana-mana, buktinya setiap hari masih ada yang terpapar virus ini. Saya menghimbau selama vaksin ini belum ada kita harus waspada dan semoga para petugas yang ada di sini selalu diberikan kesehatan dan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi,” kata Kolonel Sus Dedy Eka Putra.

Salah satu penerima paket bantuan petugas TPU Kebon Pala Kampung Makasar adalah Ade Rodjali (46). Ade sudah bekerja lebih kurang 15 tahun sebagai penggali kubur dan perawat pemakaman. Ia sangat bersyukur menerima paket bantuan dari Tzu Chi dan Koops AU ini. “Terimakasih kepada Yayasan Tzu Chi dan Koops AU 1, saya nggak menyangka ada yang perhatiin kita juga di situasi Corona seperti ini,” ujar Ade. Ade juga menjelaskan keadaan ketujuh rekannya yang selama pandemi ini masih harus bertugas, dan bersyukur hingga saat ini semua dalam keadaan sehat.


Kolonel Sus Dedy Eka Putra, S.H., M.H. mengimbau masyarakat, khususnya petugas pemakaman untuk menjalankan kedisiplinan protokol kesehatan yang dibuat oleh pemerintah. Menjaga jarak fisik, selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjalankan pola hidup sehat.

Petugas pemakaman lainnya, Kartawijaya (46) yang sudah 25 tahun mendedikasikan pekerjaannya sebagai penggali kubur dan perawat makam selalu merasa khawatir bekerja di tengah pandemi seperti ini. Terlebih ia mengetahui jika virus ini dapat menular antar manusia. “Saya tahu virus ini bisa menulari keluarga saya, makanya saya sangat khawatir. Cuma karena sudah kewajiban saya menjalankan tugas dengan baik sesuai protokol kesehatan. Ini untuk menepis kekhawatiran itu.  Saya dan kawan-kawan juga selalu saling mengingatkan satu dan lainnya untuk selalu memakai masker, mencuci tangan agar kita menjaga diri dan keluarga kita di rumah,” ungkap Kartawijaya

Karta sangat senang dan bersyukur atas perhatian ini. “Saya Bersama kawan-kawan yang bertugas di sini sangat berterima kasih atas perhatian TNI AU dan Yayasan Buddha Tzu Chi,” ujar Karta tersenyum.


Di TPU Kebon Pala Kamboja ini ada 7 orang petugas yang berada dalam naungan Dinas Kehutanan DKI Jakarta. Mereka tetap menjalankan tugas di pemakaman sebagai penggali kubur dan perawatan makam.

Sementara itu, Joe Riadi, Ketua Tim Tanggap Darurat Tzu Chi bersama relawan He Qi Pusat mengimbau kepada masyarakat yang harus tetap bertugas di lapangan untuk menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin. “Saya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah, selalu menjaga jarak fisik, selalu pakai masker, sering cuci tangan, dan hindari berkerumun,” kata Joe Riadi. Semoga Pandemi ini cepat berlalu dan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dan bekerja dengan tenang dan aman.

Editor: Hadi Pranoto

Artikel dibaca sebanyak : 135 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Orang yang berjiwa besar akan merasakan luasnya dunia dan ia dapat diterima oleh siapa saja!

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat